CERITA INSPIRATIF CALON GURU PENGGERAK

Published by I Kadek Supadma on

Kualitas pendidikan Indonesia masih terpuruk sesuai dengan hasil Programme for International Student Assessment (PISA) pada tahun 2018, CERITA INSPIRATIF CALON GURU PENGGERAK. Beberapa catatan seperti termuat dalam laporan PISA tersebut adalah terkait kemampuan membaca. Berdasarkan survey yang dilaksanakan oleh negara-negara OECD tersebut tergambar bahwa Indonesia sudah bagus dalam pemahaman untuk single text, tetapi masih lemah dalam memahami multiple text. Siswa Indonesia pandai dan bagus dalam mencari informasi, mengevaluasi dan merefleksi informasi, tetapi lemah dalam memahami informasi. Skor perolehan PISA Indonesia di antara negara-negara OECD adalah 371 dari skor rata-rata OECD yaitu 478. Kemudian untuk skor rata-rata matematika mencapai 379 dengan skor rata-rata OECD 487. Selanjutnya untuk sains, skor rata-rata yakni 371, dengan rata-rata OECD 487. Temuan menarik yang masih terjadi pada pendidikan di Indonesia adalah kualitas pendidikan antara anak perempuan dan laki-laki. Pada laporan tersebut termuat temuan bahwa siswa perempuan lebih baik dari laki-laki dalam semua bidang PISA. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan Indonesia masih berada pada kuadran low performance dengan high equity. Pembelajaran Calon Guru Penggerak.

Melihat fakta tersebut, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi selanjutnya memprogramkan beberapa kebijakan unggulan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Kebijakan tersebut selanjutnya diistilahkan dengan Merdeka Belajar. Program kebijakan Merdeka Belajar yang dirilis secara bertahap, hingga saat ini telah berhasil meluncurkan 21 Episode Merdeka Belajar, yaitu:

 

Categories: Uncategorized

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: