STRATEGI MENYUSUN RENCANA PENGEMBANGAN DIRI GURU

Lokakarya Menyusun Rencana Pengembangan Diri Guru

Setelah sempat belajar singkat mengenai Rundown Lokakarya 5 tentang 1) Kompetensi diri yang sudah berkembang selama Program Guru Penggerak, 2) Kompetensi yang belum berkembang, serta 3) Faktor pendukung pengembangan kompetensi Program Calon Guru Penggerak, tadi malam akhirnya pagi itu saya bersiap untuk meluncur menuju lokasi. Hujan lebat yang berangsur mereda, seolah memberikan saya jalan untuk memantapkan diri membersamai para CGP yang akan mengadakan Lokakarya 4, hari itu, Jumat, 20 Mei 2022. Lokasi diselenggarakanannya acara tersebut, berada tidak jauh dari rumah saya, yaitu di Villa Taman Surgawi Ujung Karangasem.

Beberapa saat sesampainya di sana, hujan telah mereda, dan nampak beberapa kawan pengajar praktik sudah siap menunggu di lobi bersama beberapa CGP yang juga nampak hadir. Menjelang acara dimulai, kami dikumpulkan oleh panitia dari P4TK Penjas BK, yang rupanya telah hadir tadi malamnya. Pada saat sesi pengarahan oleh panitia, kami diberikan informasi umum terkait kebijakan P4TK Penjas BK dan Kemendikbud Ristek. Informasi penting tersebut tentang berakhirnya penugasan P4TK dalam pengelolaan Program Guru Penggerak. Kelanjutan program ini menurut panitia akan dikelola oleh Balai Besar Program Guru Penggerak yang saat ini sudah mulai aktif melakukan pengalihan program.

Sesaat berselang setelah penyelesaian permasalahan administrasi, saya yang waktu itu berpasangan dengan PP Bapak Agus Sudipta, menghampiri ruangan tempat dilangsungkannya kegiatan Lokakarya 5 bersama CGP yang saya bersamai dalam belajar yaitu : Bapak I Wayan Surata, Ibu Ni Luh Sumarliani, Ibu Ni Putu Tustiana Dewi, Ibu Ni Made Dewi Radesi dan bapak Ngurah Dwika Kusuma Atmaja. Sementara teman CGP yang dibersamai oleh Pengajar Praktik Bapak Agus Sudipta adalah I Komang Metrayana, Ni Kadek Widiastrini, I Made Adi ISmaya, I Ketut Sandiyasa dan Ni Kadek Dwiyana Astriani

Baca Juga

PEMBUKAAN

Sebelum memulai kegiatan kami berdua menyiapkan perangkat kegiatan seperti Komputer, LCD, Audio dan peralatan lainnya yang mendukung kegiatan hari itu seperti media alat peraga yang juga sudah disiapkan oleh panitia. Tak lupa juga para CGP sangat antusias mengikuti kegiatan, kami dibantu untuk menyiapkan sarana dimaksud. Kegiatan sesi pembukaan kami mulai dengan menyampaikan salam kepada semua CGP, menanyakan kabar dan perasaan mereka, berdoa dan mengucapkan selamat karena kita diijinkan bertemu lagi hari ini. Kegiatan selanjutnya adalah menyampaikan agenda kegiatan yang dipandu oleh kawan Putu Sudipta, sebelum akhirnya saya menyajikan sesi acara pembuatan kesepakatan kelas.

EVALUASI DAN REFLEKSI KOMPETENSI CGP

Sesi selanjutnya adalah mengadakan evaluasi kompetensi calon guru penggerak, setelah selama 5 bulan belajar bersama fasilitator dan pengajar praktik terkait guru penggerak. Kegiatan belajar dilakukan secara berkelompok oleh masing-masing kelompok pengajar praktik. Kegiatan saat ini berisi aktivitas mengerjakan Lembar Kerja 1, dengan mengisi daftar cek dalam durasi waktu 30 menit.

Setelah identifikasi diri terkait kompetensi CGP, selama 45 menit selanjutnya diisi dengan refleksi capaian belajar CGP yang telah dilakukan selama 5 bulan. Peserta menyampaikan kompetensi yang sudah dan belum berkembang pada kertas plano terkait pertanyaan refleksi sebagai berikut:

  1. Kompetensi yang sudah berkembang dengan fokus pertanyaan: Apa kompetensi yang sudah berkembang baik selama program calon guru penggerak, Apa strategi yang dilakukan sehingga kompetensi tersebut dapat berkembang dan Bagaimana proses perkembangan kompetensi tersebut?
  2. Kompetensi yang belum berkembang dengan fokus pertanyaan: Apa kompetensi yang belum berkembang, kendala apa yang dihadapi CGP dan upaya apa yang sudah dilakukan dalam menghadapi kendala tersebut.

Peserta selanjutnya berbagi hasil refleksi kepada teman sejawat satu kelompok PP dan antar kelompok. Pada kegiatan ini masing-masing CGP mendengarkan cerita terkait refleksi kegiatan pengEmbangan diri yang sudah dilakukan pada kompetensi yang sudah dan belum berkembang. Masing-masing CGP kemudian diajak untuk menemukan hal-hal baik yang telah dilakukan kawan CGP lain terkait usaha mereka berhasil dalam mengembangkan kompetensi dan usaha mereka untuk mengatasi kendala dalam meningkatkan kompetensi yang belum berkembang.

MENGANALISIS FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT

Sesi berikutnya dari kegiatan CGP adalah mengidentifikasi faktor pendukung perkembangan kompetensi CGP dan juga mengidentifikasi faktor penghambat perkembangan kompetensi CGP tersebut. Fokus pertanyaan pada kegiatan ini adalah:

  1. Apa faktor pendukung yang membuat kompetensi Bapak/Ibu berkembang?
  2. Siapa yang membantu mempermudah kompetensi Bapak/Ibu berkembang?
  3. Apa yang bisa Bapak/Ibu lakukan untuk dapat meningkatkan faktor pendukung?

Kegiatan identifikasi faktor pendukung diisi dengan meminta CGP menuliskannya pada kertas posit yang ditempel pada papan plano. Selanjutnya salah seorang CGP mengelompokkan pernyataan yang sama dari masing-masing CGP, yang selanjutnya diceritakan oleh salah seorang pengajar praktik.

Kegiatan tersebut juga dilakukan atas pada fokus pertanyan point 2 dan 3.

Setelah acara makan siang, kegiatan diisi dengan energizer dilanjutkan dengan kegiatan refleksi faktor penghambat pengembangan kompetensi. Fokus pertanyaan mengacu pada:

  1. Apa faktor yang menghambat pengembangan kompetensi CGP?
  2. Siapa pihak yang bisa terlibat untuk meminimalisir faktor penghambat?
  3. Apa yang bisa dilakukan untuk meminimalisir faktor penghambat tersebut?

Seperti halnya kegiatan analisis faktor pendukung diatas peserta diminta untuk menuliskan jawaban pada kertas posit yang berbeda warna, untuk ditempelkan pada kertas plano yang sudah disiapkan. Selanjutnya PP meminta seseorang mengelompokkan jawaban yang sama yang diakhiri dengan menugaskan seorang CGP dari masing-masing kelompok untuk mendeskripsikan analisisnya.

RENCANA PENGEMBANGAN DIRI

Setelah sesi refleksi dan analisis faktor pendukung dan penghambat, selanjutnya kegiatan diisi dengan penyusunan Rencana Pengembangan Diri CGP dan sekaligus berbagi ide dengan kawan lain terkait rencana yang disusun tersebut. Kegiatan penyusunan Rencana Pengembangan Diri yang akan dilakukan 3 bulan ke depan (selama pelaksanaan sebelum Lokakarya 8). Fokus pertanyaan yang dapat dilakukan untuk menggiring CGP agar menghasilkan Rencana Pengembangan Diri tersebut mengacu pada:

  1. Apa kompetensi yang akan Bapak/Ibu kembangkan selama 3 bulan ke depan?
  2. Apa rencana Bapak/Ibu untuk mencapai kompetensi tersebut?
  3. Apa ukuran keberhasilan rencana pengembangan kompetensi tersebut?
  4. Bagaimana cara Bapak/Ibu mengatasi faktor penghambat atau gangguan untuk mencapai kompetensi tersebut?

Kegiatan penyusunan Rencana Pengemabngan Diri selesai mereka kemudian menceritakannya kepada rekan di sebelahnya.

PENUTUP

Sebelum mengakhiri kegiatan CGP melakukan evaluasi kegiatan lokakarya dengan mengisi lembar kerja yang sudah disiapkan. Kegiatan refleksi ini menjadi sangat penting pada setiap kegiatan belajar, sehingga PP mengajak peserta untuk mengucapkan secara bersama-sama “Belajar tanpa refleksi adalah sia-sia, Refleksi tanpa belajar adalah berbahaya”. Kegiatan refleksi mengacu pada beberapa pertanyaan berikut:

  1. Apa yang sudah saya pelajari hari ini?
  2. Apa yang ingin saya tingkatkan setelah kegiatan lokakarya ini?

Lokakarya selanjutnya ditutup dengan memberikan informasi terkait pembuatan program yang berpihak pada murid yang akan dibawa CGP pada Lokakarya 6 bulan depan. Kegiatan selanjutnya diakhiri dengan foto bersama.

Demikianlah, akhirnya kegiatan Lokakarya 5 pada hari itu telah selesai dilaksanakan. Tidak terasa waktu cepat berjalan sehingga jam di tangan telah menunjukkan pukul 3 sore, selepas para CGp dan pengajar praktik nampak pulan. Sementara beberapa diantaranya masih berdiskusi dan ada yang sedang berswa foto di pelataran vila dengan latar belakang pemandangan hamparan pantai dan laut selat Lombok.

Link Situs Sekolah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *