CAPAIAN MAPEL PENDIDIKAN SENI RUPA

3.1.8 CAPAIAN MAPEL PENDIDIKAN SENI RUPA

BACA JUGA

PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN DALAM KURIKULUM MERDEKA

Rasional

Setiap manusia memiliki kemampuan untuk melihat, merasakan dan mengalami sebuah keindahan. Kepekaan terhadap keindahan membantu manusia untuk dapat memaknai hidupnya dan menjalani hidupnya dengan optimal. Diharapkan melalui pembelajaran seni rupa, kepekaan tersebut dapat dibangun sejak dini. Semenjak zaman prehistorik, bahasa rupa merupakan citra yang memiliki daya dan dampak luar biasa dalam menyampaikan pesan, menghibur, melestarikan, menghancurkan dan menginspirasi hingga kurun waktu tak terhingga. Pembelajaran seni rupa mendorong terbentuknya Profil Pelajar Pancasila.

Melalui seni rupa, peserta didik dibiasakan dapat berpikir terbuka, kreatif, apresiatif, empatik, serta menghargai perbedaan dan keberagaman. Selain itu, peserta didik juga memperoleh pengalaman mengamati dan menikmati keindahan serta mengalami proses perenungan dari dalam maupun luar diri mereka untuk diekspresikan pada karya seni rupa yang berdampak pada diri, lingkungan maupun masyarakat.  Melalui pembelajaran seni rupa, peserta didik menyadari bahwa seni rupa dapat membentuk sejarah, budaya dan peradaban sebuah bangsa maupun seluruh dunia. Peserta didik menghargai dan melestarikan budaya Indonesia yang menjunjung tinggi kearifan lokal, kebinnekaan global, dan perkembangan teknologi. Dengan demikian, peserta didik diharapkan memiliki kemampuan mengembangkan nilai-nilai estetika, logika dan etika dalam dirinya untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila sesuai tujuan pendidikan nasional.

Karakteristik Capaian Mapel Pendidikan Seni Rupa

Elemen Deskripsi
Mengalami (Experisencing) Mengarahkan peserta didik untuk mendapatkan  pengalaman secara langsung dengan; mengamati, mengumpulkan, dan merekam informasi visual dari kehidupan sehari-hari sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Peserta didik mengeksplorasi dan bereksperimen dengan berbagai bahan, alat, dan prosedur dalam menciptakan sebuah karya seni rupa.
Menciptakan (Making/Creating) Memotivasi peserta didik untuk menciptakan sebuah  arya seni rupa.
Merefleksikan (Reflscting) Peserta didik mengevaluasi perkembangan diri, mampu menjelaskan, memberi komentar, dan umpan balik  ecara kritis atas karya pribadi maupun karya orang  lain dengan

mempresentasikannya secara runut, terperinci dan menggunakan kosa kata yang tepat.

Berpikir dan Bekerja Artistik (Thinking and Worrking Artstically) Peserta didik menggunakan berbagai sudupandang, pengetahuan dan keterampilan artistikdalam menciptakan sebuah peluang, menjawabtantangan dan menyelesaikan permasalahankehidupan sehari-hari. Peserta didik memiliki kebebasan dalammengeksplorasi dan bereksperimen dengan alatbahan dan prosedur sehingga menemukan caramereka sendiri dalam mengembangkangagasannya.
Berdampak (Impacting) Pembelajaran dan karya seni rupa peserta didik diharapkan memiliki dampak positif pada dirinya, lingkungan dan masyarakat serta dapat dipertanggungjawabkan.

Silahkan dilihat, capaian mapel pendidikan seni rupa dapat di lihat dan diunduh disini!

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *