CAPAIAN MAPEL MATEMATIKA

3.1.5 CAPAIAN MAPEL MATEMATIKA

BACA JUGA

PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN DALAM KURIKULUM MERDEKA

Rasional

Matematika merupakan ilmu atau pengetahuan tentang belajar atau berpikir logis yang sangat dibutuhkan manusia untuk hidup yang mendasari perkembangan teknologi moderen. Matematika mempunyai peranan penting dalam berbagai bidang disiplin ilmu dan memajukan daya pikir manusia. Matematika dipandang sebagai materi pembelajaran yang harus dipahami sekaligus sebagai alat konseptual untuk mendkonstruksi dan mrekonstruksi materi tersebut, mengasah dan melatih ekcakapan berpikir yang dibutuhkan untuk memecahkan permasalahan kehidupan. Belajar matematika dapat membantu peserta didik meningkatkan kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis dan kreatif. Kompetensi tersebut akan dibutuhkan dalam rangka memperoleh, mengelola dan memanfaatkan informasi untuk bertahan hidup pada keadaan yang selalu berubah, penuh dengan ketidakpastian dan bersifat kompetitif.

Tujuan Mata Pelajaran Matematika

Mata Pelajaran Matematika bertujuan untuk membekali peserta didik agar dapat:

  1. memehami materi pelajaran matematika berupa fakta, konsep, prinsip, operasi, relasi matematika dan mengaplikasikannya secara luwes, akurat, efisien dan tepat dalam pemecahan masalah matematis (pemahaman matematis dan kecakapan prosedural)
  2. menggunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi matematis dan membuat generalisasi, menyusun bukti, atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika (penalaran dan pembuktian matematis)
  3. memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami, merancang model matematika atau menafsirkan solusi yang diperoleh (pemecahan masalah matematis)
  4. mengomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk memperjalas keadaan atau masalah, serta menyajikan situasi ke dalam simbol atau model matematis (komunikasi dan representasi matematis)
  5. mengaitkan materi pembelajarna matematika berupa fakta, konsep, prinsip, operasi dan relasi matematis pada suatu bidang kajian, lintas bidang kajian, lintas bidang ilmu dan dengan kehidupan (koneksi matematis) dan
  6. memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu memiliki rasa ingin tahu, perhatian, dan minat dalam mempelajari matematika, serta sikap kreatif, sabat, mandiri, tekun, terbuka, tangguh, ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah (disposisi matematis)

Karakteristik Capaian Mapel Matematika

Capaian Mapel Matematika diorganisasikan dalam lingkup lima elemen konten adalah sebagai berikut:

1. Elemen Konten

ELEMEN DESKRIPSI
Bilangan Bidang kajian Bilangan membahas tentang angka sebagai simbol bilangan, konsep bilangan, operasi hitung bilangan, dan relasi antara berbagai operasi hitung bilangan dalam subelemen representasi visual, sifat urutan, dan operasi
Aljabar Bidang kajian Aljabar membahas tentang aljabar non- formal dalam bentuk simbol gambar sampai dengan aljabar formal dalam bentuk simbol huruf yang mewakili bilangan tertentu dalam subelemen persamaan dan pertidaksamaan, relasi dan pola bilangan, serta rasio dan proporsi.
Pengukuran Bidang kajian Pengukuran membahas tentang besaran- besaran pengukuran, cara mengukur besaran tertentu, dan membuktikan prinsip atau teorema terkait besaran tertentu dalam subelemen pengukuran besaran geometris dan non-geometris
Geometri Bidang kajian Geometri membahas tentang berbagai bentuk bangun datar dan bangun ruang baik dalam kajian Euclides maupun Non-Euclides serta ciri- cirinya dalam subelemen geometri datar dan geometri ruang
Analisis Data dan Peluang Bidang kajian Analisis Data dan Peluang membahas tentang pengertian data, jenis-jenis data, pengolahan data dalam berbagai bentuk representasi, dan analisis data kuantitatif terkait pemusatan dan penyebaran data serta peluang munculnya suatu data atau kejadian tertentu dalam subelemen data dan representasinya, serta ketidakpastian dan peluang.
Kalukulus Bidang kajian Kalkulus membahas tentang laju perubahan sesaat dari suatu fungsi kontinu, dan mencakup topik limit, diferensial, dan integral, serta penggunaannya

 

2. Elemen Proses

ELEMEN DESKRIPSI
Penalaran dan Pembuktian Matematis Penalaran terkait dengan proses penggunaan pola hubungan dalam menganalisis situasi untuk menyusun serta menyelidiki praduga. Pembuktian matematis terkait proses membuktikan kebenaran suatu prinsip, rumus, atau teorema tertentu.
Pemecahan Masalah Matematis 1.   Pemecahan masalah matematis terkait dengan proses penyelesaian masalah matematis atau masalah sehari- hari dengan cara menerapkan dan mengadaptasi berbagai strategi yang efektif.

2.   Proses ini juga mencakup konstruksi dan rekonstruksi pemahaman matematika melalui pemecahan masalah.

Komunikasi 1.   Komunikasi matematis terkait dengan pembentukan alur pemahaman materi pembelajaran matematika melalui cara mengomunikasikan pemikiran matematis menggunakan bahasa matematis yang tepat.

2.   Komunikasi matematis juga mencakup proses menganalisis dan mengevaluasi pemikiran matematis orang lain

Representasi Matematis 1.   Representasi matematis terkait dengan proses membuat dan menggunakan simbol, tabel, diagram, atau bentuk lain untuk mengomunikasikan gagasan dan pemodelan matematika.

2.   Proses ini juga mencakup fleksibilitas dalam mengubah dari satu bentuk representasi ke bentuk representasi lainnya, dan memilih representasi yang paling sesuai untuk memecahkan masalah

Koneksi Matematis Koneksi matematis terkait dengan proses mengaitkan antar materi pembelajaran matematika pada suatu bidang kajian, lintas bidang kajian, lintas bidang ilmu, dan dengan kehidupan.

 

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *