Pengembangan Karakter Melalui KBM PJOK diharapkan dapat dilaksanakan oleh semua guru termasuk guru mata pelajaran, Guru merupakan pembimbing yang secara formal senantiasa mendampingi anak-anak baik dalam belajar dan pengambangan karakter anak. Tak kalah dengan guru kelas, guru PJOK juga berhak, berpeluang dan wajib ikut serta dalam berkontribusi dalam pengembangan karakter anak. Pada masa pandemi Covid-19 guru PJOK memiliki peluang kecil dalam menerapkan KBM berdasarkan materi yang sebelumnya wajib dibelajarkan secara wajar. Oleh karena kondisi tidak wajar ini, maka guru PJOK diharapkan menyelenggarakan KBM hanya berdasarkan teori, demonstrasi dan penugasan, tanpa pelibatan siswa dalam melakukan gerakan psikomotorik, karena alasan resiko tertular virus.

Walaupun demikian tidak mengurangi semangat saya dalam menyelenggarakan KBM sambil melakukan pengembangan karakter melalui KBM PJOK. Sesuai arahan kepala sekolah, dan berdasarkan himbauan pemerintah, guru diharapkan melakukan KBM dengan mengedepankan pengembangan karakter anak ketika belajar di rumah berkolaborasi dengan orang tua. Konten materi dapat dipelajari secara mandiri, berlatih di rumah, sementara guru menghadirkan panduan belajar melalui video, baik buatan sendiri maupun orang lain, dari sumber-sumber yang banyak tersedia di internet. Sesekali panduan belajar diberikan dengan teks, melalui Google Classroom dan Wahtsapp Group sebagai bentuk variasi pembelajaran.

Baca Juga

Praktik Baik Pengembangan Karakter Melalui KBM PJOK

Karakter anak sebagai gambaran dari tingkah laku dan sifat anak akan mempengaruhi pembelajaran dalam pendidikan maupun kehidupan sehingga perlu fokus yang intens dalam pengembangannya. Di masa pandemi seperti ini, pengembangan karakter anak memang sulit dilakukan karena pembelajaran dilakukan secara daring. Maka dari itu selama KBM PJOK saya biasanya mengajak peserta didik untuk memulai kegiatan dengan seksama, seperti:

  1. Kegiatan awal: membiasakan anak (peserta didik) bangun pagi, membersihkan diri dan tempat tidur. 
  2. Berdoa sebelum melaksanakan pembelajaran yang dapat mengembangkan karakter anak yang selalu bersyukur dan mengingat Tuhan.
  3. Kegiatan inti: mengajak berinteraksi lewat classroom dengan video pembelajaran yang mudah dimengerti tetapi sebelumnya mengingatkan untuk melakukan pemanasan sehingga peserta didik bisa berolahraga sekaligus mengerjakan tugas yang diberikan. Ini dapat menggambarkan karakter anak sehat. 
  4. Mengevaluasi pekerjaan ataupun tugas peserta didik sehingga terjalin interaksi dan komunikasi walaupun secara virtual. Komunikasi ini, biasanya dengan menanyakan apakah ada kesulitan dalam pembelajaran lewat WA dan senantiasa memberikan motivasi untuk selalu semangat, rajin membantu orangtua serta selalu menjaga kesehatan di tengah pandemi.

Tips Pegembangkan Karakter

Sesuai pengalaman saya, beberapa hal yang dilakukan dalam meningkatkan capaian pengembangan karakter dari sisi Mata Pelajaran PJOK adalah: 

  1. Menjadi contoh dan teladan bagi peserta didik, contoh dan teladan tersebut akan saya lakukan lewat penerapan KBM di kehidupan sehari-hari dengan mengajak siswa untuk selalu sehat dengan olahraga. 
  2. Mengutamakan kejujuran dan semangat kerja, dengan semangat kerja yang berlandaskan kejujuran dan tanggung jawab biasanya membuktikan pembentukan karakter anak menjadi lebih baik. Kejujuran dan semangat kerja akan menentukan bagaimana anak (peserta didik) mengerjakan tugas saya berikan, apakah terlaksana dengan baik dalam waktu pembelajaran. Untuk itu, kiranya saya perlu melakukan pemantauan dan pengarahan baik kepada peserta didi atau orang tua. 
  3. Memberikan kesempatan, kesempatan yang saya akan berikan berupa kesempatan untuk mengajukan pendapat ataupun menanyakan materi maupun tugas yang dianggap belum dimengerti. 
  4. Menanamkan rasa nasionalisme seperti memperkenalkan atlet-altet kebanggaan Indonesia atau mengajarkan permainan daerah dalam olahraga. Sehingga dengan sikap nasionalisme yang tinggi terhadap bangsa dan negara saya harap peserta didik bisa menjadi bagian dari atlet Indonesia.

Praktik Baik Mengembangkan Karakter Kreatif Melalui Mapel PJOK

Kreatifitas di setiap peserta didik akan selalu berbeda dan tidak bisa saya salahkan selama dalam konteks yang pasti. Walaupun di masa pandemi, saya yakin kreatifitas anak-anak yang aktif tidak terbatas. Untuk itu, saya mengajak anak-anak untuk belajar berinovasi lewat video pembelajaran. Saya akan berupaya menyajikan video pembelajaran yang mudah untuk dipahami, terutama dalam berolahraga tidak akan lengkap jika hanya sekedar teori tanpa dipraktekkan. Dengan berinovasi siswa bisa menumbuhkan dan merangsang kreatifitas. Video kreatifitas siswa kemudian saya kumpulkan dan jadikan sebagai dokumentasi untuk ditelaah kembali sehingga dapat memberikan motivasi bahwa mereka siswa-siswa yang kreatif. 

Dalam meningkatkan kreatifitas siswa yang berbeda di setiap individu memang sulit dilakukan, dengan begitu saya akan melakukan peningkatan skill kreatif siswa melalui pengembangan ide kreatif dengan memberikan kiat-kiat membuat video kreatif berolahraga baik saya jelaskan sendiri ataupun via media youtube. Dengan begitu anak mudah mengolah kreativitasnya kemudian dapat menuangkan idenya dalam projek video yang akan dikerjakan atau ditugaskan. 

Praktik Baik Mengembangkan Karakter Bernalar Kritis Melalui Mapel PJOK

Berpikir kritis merupakan kemampuan pelajar untuk bisa menganalisis sebuah topik atau permasalahan secara objektif dengan pemahaman masing-masing individu. Dengan pemikiran kritis siswa dapat dengan mudah menyelesaikan masalah dan mengetahui kemampuan dirinya. Dalam pengembangannya, saya memberikan tugas dengan pertanyaan yang memiliki standar penjelasan ataupun analisis perbandingan sesuai pada pedoman AKM (Asesmen Kompetensi Minimum), sehingga siswa bisa menuangkan pemikirannya apakah pertanyaan tersebut memiliki jawaban majemuk. 

Pemikiran kritis tanpa diimbangi dengan karakter yang baik maka dapat menyebabkan masalah dan rasa kurang bertanggung jawab sehingga peningkatannya memerlukan pemantauan lebih lanjut. Memberikan tugas video dengan materi yang memerlukan penalaran, seperti membandingkan video A dengan video B. Lalu menugaskan siswa untuk memberikan pendapat tentang kedua video tersebut contohnya apakah terdapat perbedaan atau tidak dalam kedua video atau yang mana video yang termasuk dalam materi belajar.

Praktik Baik Mengembangkan Karakter Kolaboratif Melalui Mapel PJOK

Kolaborasi merupakan bentuk kerja sama antar siswa dalam kelas. Kolaborasi yang baik dapat menentukan tingkat kerja sama dan interaksi siswa dalam kelas. Selama masa pandemi membuat terbatasnya bentuk kolaborasi siswa, yang membuat siswa tidak kenal dengan teman sebaya. Untuk itu saya biasanya menggunakan forum diskusi di classroom (komentar kelas) untuk membuka interaksi siswa yang ingin bertanya ataupun menanggapi pertanyaan temannya. Dengan ini akan terjadi kolaborasi siswa dengan pemanfaatan teknologi di masa pandemi. Pembuatan tugas video juga menunjukan akan adanya kolaborasi antar siswa di lingkungan keluarga dan sekitarnya, sehingga peran keluarga penting dalam menumbuhkan kolaborasi dalam bentuk kerja sama, yaitu:

  1. Membantu memecahkan masalah jika ada siswa yang mengalami kesulitan, 
  2. Menjalin komunikasi dengan siswa karena di masa ini komunikasi yang utama. Sikap terbuka siswa yang mau sharing permasalahan dapat dijadikan bentuk kolaborasi yang baik. 
  3. Untuk kolaborasi yang lebih intens dapat terlaksana jika pembelajaran dilakukan secara tatap muka sesuai protocol kesehatan. Kolaborasi ini dapat berupa bentuk permainan tradisional secara bersama-sama, menentukan kelompok belajar, ataupun melakukan cerdas cermat terkait materi PJOK.

Praktik Baik Mengembangkan Karakter Komunikatif Melalui Mapel PJOK

Hal baik yang telah saya lakukan dalam upaya menumbuhkan kemampuan berkomunikasi pada siswa adalah menjadi tenaga pengajar yang memiliki daya tarik yang baik dalam komunikasi seperti 

  1. Merespon siswa yang mengalami kesulitan, 
  2. Menjalin komunikasi dengan siswa baik melalui WA ataupun classroom, 
  3. Menyapa siswa dalam video pembelajaran dan kegiatan mengajar, 
  4. Mengingatkan untuk bangun pagi, membersihkan diri dan tempat tidur, pemanasan sebelum melakukan kegiatan, rajin membantu orang tua serta berdoa dan selalu bersyukur. 
  5. Memberikan evaluasi tentang penugasan yang telah dilakukan oleh siswa, dan memberitahu bagaimana perkembangan anak kepada orangtuanya.
  6. Berpegang teguh tentang apa yang dilakukan harus selalu bertanggung jawab selama pembelajaran PJJ ini
  7. Selalu menjadi pendengar yang baik dengan dapat memberikan solusi atau hanya sekedar semangat untuk suatu masalah
  8. Bersikap tidak arogan dan menjaga nada bicara kepada orang tua yang hanya bisa menjudge guru.
  9. Berupaya selalu sabar dalam menghadapi siswa yang menanyakan sesuatu dengan jawabnya yang sudah tertera dalam ketentuan pembuatan tugas. 
  10. Bersikap terbuka atas saran dan petunjuk yang diberikan 
  11. Berusaha mengajar siswa dengan ketulusan tanpa pamrih untuk mendidik siswa berhati mulia yang sehat secara jasmani dan rohani 

Harapan

Bagi saya sebagai guru PJOK, peluang untuk dapat melaksanakan KBM tidak bisa menyamai sewaktu kegiatan belajar masih normal. Pandemi Covid-19 ini telah berdampak kepada pelaksanaan KBM yang terpaksa dilaksanakan dengan segala keterbatasan pembelajaran daring. Maka dari itu pengembangan karakter melalui KBM PJOK sesuai dengan uraian di atas dicoba untuk dilaksanakan. Semoga dengan menurunnya status pandemi dapat meningkatkan kembali interaksi belajar siswa ketika melaksanakan KBM tatap muka terbatas, yang sudah mulai dilaksanakan.

Situs Sekolah

loading...

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *