Pengantar

Saya akan bercerita tentang pindah akun belajar.id, ilustrasinya seperti ini. Pernahkah Anda mengajak teman Anda pindah tempat? Atau sekedar meminta teman Anda menggeser tempat duduknya. Anda tahu, bangku tersebut agak reot, sehingga anda mengingatkan mereka untuk pindah. Pasti beragam respon yang akan Anda dapatkan. Ada yang langsung menggeser tempat duduknya ke samping. Ada yang beralasan, “Gak apa-apa disini”. Atau juga ada yang diam saja, sambil asik dengan kesibukannya. Sementara tanggapan yang lain, “Memang apa peduli kamu, nyuruh-nyuruh aku?”. Beragam respon tersebut menurut penulis adalah hal yang manusiawi. Banyak faktor yang menyebabkan respon itu datang berbeda-beda. 

Kalau kita lihat kembali Hukum Fisika punyanya Newton, ada yang disebut Hukum Kelembaman. Hukum tersebut mengatakan bahwa semua benda pada dasarnya enggan untuk pindah tempat, alias lembam. Alasannya, karena pindah tempat itu memerlukan energi untuk memindahkannya. Hal yang membedakan memindahkan benda dengan manusia adalah terletak pada sumber energi. Benda diam umumnya memerlukan energi luar untuk memindahkannya. Perlawanan yang diperlukan hanya sebatas berat benda tersebut. Berbeda kasusnya dengan upaya memindahkan makhluk hidup dalam hal ini manusia. Besarnya energi yang diperlukan untuk memindahkan manusia tergantung dari keinginannya untuk pindah. Maka energi sebesar apapun yang kita miliki untuk memindahkannya, tetap saja tidak berarti jika niatnya pindah tidak ada.

Ilustrasi di atas menggambarkan bahwa manusia tidak dapat dipaksa berpindah sama halnya dengan benda. Karena benda tidak memiliki energi dari dalam dirinya. Sementara manusia memiliki energi yang jauh lebih besar daripada sekedar untuk berpindah tempat duduk, seperti dijelaskan pada ilustrasi di atas. Kuncinya adalah terletak pada niat atau keinginan. 

Keinginan untuk berpindah memerlukan alasan yang logis, kenapa mereka mesti pindah. Apa yang saya dapatkan jika saya pindah? Siapa yang menyuruh pindah tersebut? Apa pentingnya menyuruh kita pindah tempat? Perlu disadari, menyuruh orang pindah, sama dengan kita mengganggu kenyamanan mereka. Maka dari itu diperlukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tentang kenapa kita mesti berpindah.

Ilustrasi di atas saya gunakan untuk membuka pikiran tentang konsep “pindah”. Seperti halnya ketika kita telah memiliki akun Google yang dari dulu kita pakai, tetapi tiba-tiba ada ketentuan untuk pindah ke akun lain. Sungguh membuat kita tidak nyaman bukan? Kita sudah nyaman ketika menggunakan akun Google biasa tetapi tiba-tiba diminta pindah ke akun belajar.id. Apa keuntungan pindah akun belajar.id? Kenapa mesti pindah akun belajar.id? Siapa mereka yang menyuruh kita pindah akun? Kepentingannya apa menyuruh pindah akun? Nah itulah sederet pertanyaan yang kritis yang mesti dijawab ketika kita diminta pindah akun. Sekali lagi dalam upaya menggalakkan pemikiran kritis, hal itu perlu dipertanyakan.

Penulis sendiri sejak beberapa bulan lalu, telah menggunakan akun belajar.id. Sejak pertama kali diluncurkan oleh Kemendikbud Ristekdikti, penulis mencoba menggunakannya. Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas ternyata telah ditemukan.

Baca Juga

Apa keuntungan pindah akun belajar.id?

Seperti termuat situs belajar.id ada beberapa kuntungan pindah ke akun belajar.id yaitu diantaranya penulis sesuaikan dengan pengalaman penulis, yaitu:

  1. Pengguna Google Class Room, mendapatkan fitur mengundang orang tua
  2. Google Form yang terintegrasi dalam Google Class Room dalam membuat tes online lebih dari Google Form biasa
  3. Pengguna yang menggunakan Google Meet dapat menggunakannya sepuas hati tanpa batasan waktu dan jumlah pengguna yang banyak
  4. Pengguna Google Drive memiliki tempat penyimpanan yang tidak terbatas, yang berbeda dengan Google Drive akun biasa (gratisan) yang dipatok hanya 15 GB
  5. Dan banyak lagi keuntungan lain dari akun belajar.id yang dapat diakses pada situs belajar.id

Kenapa mesti pindah akun belajar.id? 

Selain alasan karna kelebihan dari akun belajar.id di atas, ada beberapa alasan lain yang menyebabkan kita pindah akun yaitu:

  1. Akun belajar.id akan menjadi sarana komunikasi program Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi kedepannya
  2. Akun belajar.id juga akan dipakai sarana untuk aktivasi berbagai aplikasi layanan Kemendikbud Ristekdikti 
  3. Akun belajar.id sudah diatur sedemikian rupa sesuai dengan struktur satuan pendidikan dan penggunaannya

Untuk siapa akun belajar.id ini?

Akun belajar.id ini akan mencakup semua warga sekolah dan semuanya gratis alias tidak bayar (karena telah dibayar oleh Kemendikbud Ristekdikti)

  1. Kepala sekolah, dengan format nama@admin.sd.belajar.id
  2. Guru dengan format nama@guru.sd.belajar.id
  3. Siswa dengan format nama@sd.belajar.id
  4. Selain itu, menurut pengalaman penulis juga pernah mendapatkan akun nama@instruktur.belajar.id

Siapa mereka yang menyuruh kita pindah akun? 

Pertanyaan terkait kata tanya “siapa” seperti itu, mengacu pada otoritas legal formalnya, yang dalam dunia birokrasi akan menjadi perhatian. Kemendikbud Ristekdikti menggelontorkan anggaran yang sangat besar untuk mendanai kegiatan ini bekerjasama dengan Google. Kepentingan yang lebih besar terkait bagaimana mewujudkan rencana strategis Kemendikbud Ristekdikti dalam mengupayakan digitalisasi dunia pendidikan. Bukan hanya Google, Kemendikbud Ristekdikti  juga bekerjasama dengan Microsoft, dalam upaya mendukung misi tersebut.

Penutup

Nah.. itu tadi dapat dijadikan jawaban logis dalam upaya untuk menjadi motivasi berpindah tempat, yang dulunya memakai akun google.com ke akun belajar.id. Setelah membaca alasan logis tersebut, sudah siap untuk berpindah akun? Sudah siap memakai akun belajar.id? Berdasarkan pengalaman penulis, ketidaknyamanan kita untuk pindah tempat atau akun tersebut, akan terbayar setelah kita menggunakan akun belajar.id. Maka dari itu mari bersama-sama pindah, bermigrasi ke tempat baru yang bernama akun belajar.id

loading...

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *