Sebelum membicarakan tentang Tips Mengajar Sukses dalam PJJ, penjelasan berikut ini menjadi penting untuk diingat bersama. Seperti kita ketahui bersama, semua elemen masyarakat sangat mengharapkan pembelajaran dilaksanakan dengan tatap muka. Tidak ada yang senang jika pembelajaran jarak jauh ini harus dilaksanakan, tetapi apa boleh buat, situasi Pandemi Covid-19 yang masih belum memungkinkan untuk dilaksanakan pembelajaran tatap muka, terutama di wilayah Jawa dan Bali.

Pendahuluan

Pelaksanaan belajar secara jarak jauh adalah pilihan yang terpaksa dilakukan, dari pada membiarkan peserta didik tinggal di rumah tanpa aktivitas apapun. Akan tetapi menyelenggarakan PJJ asal-asalan seperti sekedar menugaskan peserta didik juga bukan pilihan yang baik. Kehadiran teknologi memungkinkan kita untuk berinovasi dalam menghadirkan PJJ yang mendorong peserta didik untuk aktif belajar dan tujuan pembelajaran yang telah guru ditetapkan dapat tercapai, walaupun tidak optimal.

Tips mengajar sukses dalam PJJ bertolak dari pemikiran bahwa sesungguhnya terdapat cara untuk meningkatkan aktivitas belajar peserta didik. Hal ini berdasarkan pengalaman penulis dalam mengelola pembelajaran, bahwa tugas kita sebagai guru dalam melaksanakan pembelajaran adalah:

  1. untuk membuat peserta didik merasa senang belajar,
  2. membuat peserta didik mampu memahami petunjuk pembelajaran yang kita selenggarakan,
  3. membuat peserta didik mau mengerjakan tugas yang diberikan guru,
  4. membuat peserta didik  mau menyelesaikan tugas yang diberikan.

Perasaan senang belajar adalah pintu masuk untuk memotivasi peserta didik agar mau belajar dan mengerjakan tugas-tugas yang diberikan. Perasaan senang membuat peserta didik lebih nyaman sehingga mereka belajar bukan karena atas dasar paksaan, tetapi niat belajar tersebut memang tumbuh dari dalam dirinya. Perasaan senang tanpa tekanan ini akan berdampak pada aspek psikologis peserta didik sehingga mereka akan lebih termotivasi untuk mengerjakan tugas

Petunjuk yang jelas, merupakan cara guru dalam memberi arahan yang akan berdampak pada point dan langkah penting yang harus dikerjakan oleh guru sehingga peserta didik mudah memahaminya. Petunjuk yang jelas tidak menimbulkan perasaan bingung, yang justru menghabiskan perhatian peserta didik hanya untuk memahami petunjuk saja, sehingga memperlambat proses penyelesaian tugas. Hal ini juga berdampak bagi guru yang justru akan terbuang waktunya untuk menjelaskan petunjuk lagi, yang terkadang menimbulkan kebingungan baru bagi peserta didik.

Tugas yang diberikan harus menarik, sehingga peserta didik mau mengerjakannya. Hal ini sangat penting dipahami, karena tugas yang terlalu banyak terkadang membuat peserta didik frustasi. Tugas yang tidak relevan juga akan berdampak pada peserta didik mengalami kebingungan dalam menjawab. Apalagi tugas yang mengharuskan peserta didik menggunakan sarana, bahan dan sumber belajar yang tidak ada di lingkungan sekitarnya.

Setelah tugas dikerjakan, terkadang peserta didik akan terkendala menyelesaikannya di tengah jalan, karena sesuatu dan lain hal. Hal ini menjadi penyebab tugas yang diberikan tidak diselesaikan secara tuntas, yang tidak sesuai sesuai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Maka dari itu tugas yang diberikan harus ditentukan terlebih dahulu batas pengerjaannya secara jelas. Tugas yang harus diselesaikan juga diperhatikan kompleksitasnya, misalnya tugas yang rumit diberikan alokasi waktu yang jekas, sehingga tidak akan berdampak pada stres dan frustasi peserta didik.

Baca Juga

Jenis-jenis tugas

Berikut beberapa jenis tugas yang dapat diberikan berdasarkan pertimbangan aspek tertentu yang harus diperhatikan.

Jenis tugas berdasarkan aspek urutannya

  1. Tugas terstruktur, yaitu tugas yang diberikan pada peserta didik dengan keharusan mengikuti langkah-langkah yang telah ditetapkan seperti termuat dalam Lembar Kerja
  2. Tugas Tidak Terstruktur, yaitu tugas yang diberikan kepada peserta didik dengan tidak mengharuskan mengikuti langkah-langkah yang telah ditetapkan

Jenis tugas berdasarkan tingkat kompleksitas dan kerumitan langkah-langkahnya

  1. Tugas rumit, yaitu tugas yang terdiri dari beragam langkah yang menggabungkan penguasaan beberapa konsep, seperti tugas dalam Project base Learning
  2. Tugas mudah, yaitu tugas yang terdiri dari langkah-langkah sederhana seperti tugas membaca wacana dan menjawab pertanyaan terkait wacana dimaksud

Jenis tugas berdasarkan durasi penyelesaiannya

  1. Tugas berdurasi lama, yaitu tugas yang memerlukan waktu penyelesaian lebih dari 1 (satu) hari, biasanya terdapat pada tugas Project Base Learning
  2. Tugas berdurasi singkat, yaitu tugas yang memerlukan waktu penyelesaian tidak lebih dari satu hari, seperti menyelesaikan tugas pengamatan, dan pembuatan laporan singkat, berikut persentasenya
  3. Tugas singkat, yaitu tugas yang diberikan yang waktu penyelesaiannya memerlukan waktu kurang dari sehari, atau beberapa jam saja, seperti tugas menjawab soal, tugas membaca naskah bacaan singkat dan lain-lain

Jenis tugas berdasarkan metode, strategi dan pendekatan yang diterapkan

  1. Tugas portofolio, tugas yang diberikan kepada peserta didik dalam durasi waktu yang lama dalam memenuhi unsur portofolio yang harus dikumpulkan
  2. Tugas Project Base Learning, yaitu tugas yang diberikan kepada peserta didik dengan menggunakan lembar kerja, untuk menghasilkan proses mendapatkan pengalaman belajar untuk menghasilkan produk belajar
  3. Tugas pengamatan, yaitu tugas yang diberikan dengan menggunakan lembar pengamatan yang diberikan guru atau dibuat sendiri oleh peserta didik terhadap objek belajar sesuai kompetensi yang sedang diajarkan
  4. Tugas menyimpulkan isi bacaan, yaitu tugas membaca dan menyimpulkan isi bacaan, baik singkat seperti ilustrasi peristiwa, cerpen, bahkan novel dan bacaan lain
  5. Tugas presentasi, yaitu tugas untuk mengkomunikasikan produk-produk belajar yang telah dilakukan peserta didik untuk melatih kemampuannya berkomunikasi

    Jenis tugas berdasarkan aspek ranah taksonomi Bloom

    1. Tugas sikap, yaitu tugas-tugas yang diberikan berkaitan dengan pengembangan sikap, seperti kritis, empati, disiplin, bergotong-royong dan lain-lain
    2. Tugas pengetahuan, yaitu tugas yang diberikan berkaitan dengan penegmbangan pengetahuan untuk memotivasi rasa ingin tahu peserta didik
    3. Tugas keterampilan, yaitu tugas untuk melatih skill tertentu yang berwujud kecakapan fisik

    Tips Mengajar Sukses PJJ

    Berdasarkan bentuk tugas di atas, berikut tips-tips yang dapat dilakukan untuk menjamin keberhasilan guru dalam pembelajaran jarak jauh yaitu :

    Untuk membuat peserta didik merasa senang belajar

    Terdapat beberapa tips untuk membuat peserta didik senang belajar yaitu

    1. Menyapa peserta didik setiap pagi, dengan menanyakan kabar, dan bertanya terkait aktivitas peserta didik, yang dapat disajikan dalam bentuk video, suara maupun tulisan pada media Google Class Room dan Whatsapp Group atau media lain yang digunakan
    2. Menanggapi setiap pertanyaan dan tanggapan peserta didik secara lengkap dan perseorangan, bisa langsung ke kontak peserta didik atau di grup
    3. Menyertakan ikon jempol, senyum dan bentuk lain yang memberi kesan bahwa kita menyampaikannya secara gembira dan semangat
    4. Menghindari kata-kata yang membuat peserta didik merasa rendah diri dan dibuli
    5. Menyarankan peserta didik tetap berperilaku dan berkata-kata sopan dalam percakapan di media

    Membuat peserta didik mampu memahami petunjuk pembelajaran yang kita selenggarakan

    1.  Mengawali petunjuk dengan sapaan yang sopan
    2. Menulis petunjuk dengan lengkap dengan komponen, konten tugas, sarana yang diperlukan, jangka waktu pengerjaan, tempat mengumpulkan tugasnya, kelengkapan tugas dan batas akhir mengumpulkan tugas.
    3. Melengkapi petunjuk tugas dengan video dan suara yang berformat tutorial
    4. Menyediakan contoh atau format pengerjaan tugas
    5. Menutup kalimat penugasan dengan salam penutup yang bersifat menyemangati

    Membuat peserta didik mau mengerjakan tugas yang diberikan guru

    1. Hadirkan tugas yang menggunakan sarana dan sumber belajar yang mudah diakses peserta didik, seperti lingkungan rumah, internet, atau berdasarkan buku yang sebelumnya telah dibagikan pada peserta didik
    2. Berikan tugas dengan durasi yang masuk akal dengan mempertimbangkan kerumitan/kompleksitas tugas
    3. Berikan jangka waktu pengumpulan tugas yang masuk akal, dengan mempertimbangkan kepemilikan gadget, kuota dan kesibukan peserta didik
    4. Berikan tugas dengan menghadirkan media seperti gambar, video, suara dan ilustrasi yang relevan
    5. Setiap saat memotivasi peserta didik dengan cara mengingatkan menggunakan media platform belajar dengan bahasa santun dan tidak terkesan mengintervensi

    Membuat peserta didik  mau menyelesaikan tugas yang diberikan

    1. Kemukakan tujuan dari pembuatan tugas pada komentar saat guru menanggapi tanggapan atau pertanyaan peserta didik
    2. Tidak menghakimi peserta didik ketika menyelesaikan tugasnya belum maksimal, tetapi dengan penguatan dan motivasi
    3. Tidak membully peserta didik yang belum mengerjakan atau menyelesaikan tugas tetapi dihubungi secara pribadi untuk memberikan semangat
    4.  Secara rutin mengkomunikasikan penyelesaian tugas kepada peserta didik kepada orang tuanya
    5.  Memberi penguatan dan apresiasi kepada peserta didik yang telah menyelesaikan tugas baik verbal maupun bentuk lain sambil memotivasi peserta didik yang lain
    6. Membantu menyelesaikan masalah bagi peserta didik yang berkesulitan dengan cara komunikasi yang efektif

    Kesimpulan

    Demikianlah tips mengajar sukses dalam PJJ yang dapat menjadi pertimbangan untuk diterapkan. Keberhasilan belajar peserta didik di masa Pandemi Covid-19 tercermin dari aktivitas belajar peserta didik. Aktivitas belajar tersebut tidak serta merta berbanding lurus dengan ketuntasan mereka dalam mengerjakan tugas. Maka tujuan pelaksanaan pembelajaran yang disusun guru, ketercapaiannya sangat relatif dan bervariasi sesuai dengan kondisi peserta didik. Tips di atas mencoba untuk menghadirkan sisi manusiawi guru bahwa tujuan belajar bukan terletak pada penyelesaian tugas dan menghasilkan produk. Yang terpenting adalah bagaimana peserta didik memperoleh pengalaman belajar ketika menyelesaikan tugas.

    Berbagai kumpulan RPP PJJ ada di sini

    loading...
    Categories: Uncategorized

    0 Comments

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *