Keberlanjutan suatu proses tidak dapat berlangung jika tidak ada kepastian. Kepastian dimaksud adalah kepastian tujuan yang ingin di capai, dan kepastian tahapan proses pelaksanaan yang konsisten. Melalui upaya berkelanjutan yang bersifat memastikan suatu proses tetap pada rute dan relnya secara berkelanjutan dan intensif, maka kepastian mencapai tujuan peluangnya semakin besar. Istilah populer untuk hal ini adalah pendampingan melekat dan berkelanjutan.

Hal ini berlaku pada upaya kepala sekolah dalam penyelenggaraan pengelolaan sekolah. Memaksimalkan capaian hasil belajar adalah tujuan pelaksanaan pembelajaran di sekolah. Tujuan itu tidak serta-merta dapat berhasil jika dalam pelaksanaannya, pembelajaran tidak dilaksanakaan secara maksimal. Upaya memaksimalkan proses pembelajaran yang diselenggarakan guru merupakan tugas kepala sekolah. Upaya memastikan proses perencanaan, pelaksanaan dan refleksi pembelajaran harus berlangsung konsisten. Tindakan supervisi yang bersifat multi metode harus dilakukan. Supervisi kompleks yang bersifat klinis, kelasikal dari persepektif akademik, pedagogik, disiplin dan sebagainya menjadi hal yang harus dilaksanakan

Menentukan jenis supervisi tertentu yang dilaksanakan merupakan strategi yang lumrah dilakukan selama ini, tetapi itu tidak relevan dalam mengatasi permasalahan sekolah yang kompleks dan senantiasa berubah dinamis. Maka penerapan pendekatan yang kompleks dalam penerapan supervisi dapat memberi keleluasaan pada kepala sekolah untuk memberi dan melakukan tindakan atas masalah yang dialami guru. Melalui pendekatan itu, kita tidak lagi terkungkung dengan sitaks-sintaks yang baku, atau prosedur SOP yang telah dibuat tetapi justru mengkita kita sendiri.

Pendekatan kompleks dimaksud adalah pemberian pendampingan yang, setiap saat dapat disesuaikan, lentur dan bersifat variatif, sesuai dengan konteks permasalahan yang dialami guru yang berubah dinamis. Bayangkan jika kita tetap mengandalkan pendekatan supervisi berbasis kelas mode tatap muka pada masa pandemi, tentu tidak relevan lagi bukan? Maka dari itu pelaksanaan supervisi saat ini jauh lebih kompleks dan variatif dengan perbedaan karakteristik permasalahan yang tidak dapat disamakan dengan sebelum Pandemi Covid-19.

Terkait dengan itu maka penulis sebagai kepala sekolah mencoba mengembangkan strategi supervisi kepala sekolah dengan pendekatan tips, berupa masukan dan saran atas materi dan tampilan postingan guru di Google Class Room yang perlu secara intensif disempurnakan, dan dilaksanakan mingguan. Tujuan dari semuanya itu adalah berpulang semata-mata untuk siswa. Melalui proses perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang disupervisi secara intensif maka diharapkan hasil belajar siswa dalam bentuk kompetensi utuh dapat dicapai.

Masukan dan saran tersebut beranjak dari tampilan postingan materi guru di Google Class Room yang dibuat guru, konten materi dan media yang disajikan,  strategi guru untuk mengukur keberhasilan belajar dan hal lain seperti kegiatan apersepsi, literasi dan pengembangan sikap siswa ketika berinteraksi dengan anggota keluarga di rumah. Berikut adalah deskripsi kondisi pembelajaran di Google Class Room dan masukan penulis berupa tips seperti di uraikan di bawah ini:

Deskripsi Pembelajaran Guru Kelas I ( Ni Komang Sukerti)

Tambilan Google Class Room Kelas I

Terkait dengan pembelajaran siswa kelas I yang masih sangat susah menerapkan mode daring melalui Google Class Room maka deskripsi dan tampilan posting guru masih tidak maksimal di bawah ini.

 

Masukan dan Tips

    1. Penulisan di Google Class Room hendaknya selalu memperhatikan ejaan, penempatan tanda titik, koma dan sebagainya harus tepat.
    2. Terimakasih Bu Komang sudah berupaya membuat Google Class Room, upayakan siswa selalu mengisi daftar hadir yang formnya disediakan setiap hari, untuk membiasakan siswa dan orang tua berinteraksi dengan aplikasi Google Class Room
    3. Upayakan setiap hari menekankan kepada siswa dan orang tua untuk mengisi jurnal kegiatan anak di rumah, dengan urutan panduan kegiatan mulai dari aktivitas bangun pagi, kegiatan kebersihan, membantu prang tua, mandi, berdoa, sarapan dan bersiap untuk belajar, kegiatan refleksi, diskusi, literasi sederhana istirahat dan kegiatan lainnya yang dilakukan oleh siswa seharian
    4. Upayakan secara berkelanjutan memberi orang tua masukan dan saran agar selalu memperhatikan dan mendampingi anak belajar dengan prinsip yang humanis seperti bebas bulliying dan serangkaian aktivitas belajar di rumah yang menumbuhkan dan meningkatkan partisipasi siswa belajar
    5. Saran saya berikutnya, lakukan kunjungan rumah pada siswa-siswa yang orang tuanya mengijinkan, dan mengalami keterbelakangan dalam belajar

Deskripsi Pembelajaran Guru Kelas II ( Ni Putu Asriani)

Tampilan Google Class Room Kelas II

Selamat pagi anak-anak, semangat pagi! Semoga kabar kalian pagi ini tetap sehat dan bugar ya..  baiklah hari ini kita akan kembali belajar tentang satuan baku untuk mengukur panjang. Tapi sebelum mulai belajar jangan lupa untuk berdoa ya agar Kegiatan hari ini diberikan kelancaran.

 

Dalam mengukur suatu benda kita perlu menentukan alat ukur yang sesuai untuk mengukur benda tersebut. Panjang, tinggi, dan lebar benda dapat diukur dengan penggaris atau meteran.

Meteran digunakan untuk mengukur benda yang panjangnya melebihi penggaris dan juda dapat digunakan untuk mengukur jarak antara dua benda.

Hasil pengukuran itu dinyatakan dengan satuan ukuran panjang baku, yaitu sentimeter (cm) atau meter (m).

100 cm = 1 meter

1 meter = 100 cm

Bagaimana mengukur dengan penggaris? Perhatikan pada penggaris terdapat angka- angka. Angka 0 – 1 dihitung 1 cm. Dari Angka 1 ke 2 juga dihitung 1 cm. Jika dari angka 0 ke 2 maka dihitung 2 cm.

Biasanya untuk mengukur benda menggunakan penggaris 30 cm yang artinya memiliki angka dari 0 sampai 30. Untuk mengukur panjang baku, pensil atau kuas digunakan penggaris.

Untuk mengukur penjang meja, bambu, atau besi atau panjang tanah digunakan rol meter. Untuk mengukur lingkar pinggang, baju digunakan pita meter.

Selamat belajar!

Masukan dan Tips

Selamat Ibu, telah ada kemajuan dalam pengantar pembelajaran, dan menyajikan permasalahan seperti deskripsi di atas, telah sangat bagus. Masukan saya :

  1. Penulisan di Google Class Room hendaknya selalu memperhatikan ejaan, penempatan tanda titik, koma dan sebagainya harus tepat.
  1. Penugasan agar lebih jelas dan fokus tentang apa dan bagaimana anak mengerjakan tugasnya, sehingga anak-anak memiliki gambaran cara belajar yang jelas dan tidak bingung, buat seperti LKS/LKPD sederhana
  2. Sajikan beberapa contoh soal sederhana tentang pengukura
  3. Lakukan kunjungan rumah untuk mengatasi permasalahan pada anak-anak yang mengalami keterbelakangan belajar

Deskripsi Pembelajaran Guru Kelas III ( Ni Luh Sudiasri)

https://drive.google.com/file/d/1DCfYpWF9ZAScSBqzf0EtU8yEeafKqDmi/view?usp=sharing

Jawablah pertanyaan dibawah ini !

  1. Berikan beberapa contoh hak dalam memanfaatkan sumber energi .
  2. Teks untuk soal no . 2 .

Tampilan Google Class Room Kelas III

Matahari merupakan sumber energi panas utama dan terbesar di bumi Matahari mempunyai peranan yang sangat penting  bagi seluruh kehidupan dipermukaan bumi. Matahari memancarkan energi panas dengan cara radiasi yaitu perpindahan panas yang terjadi tanpa melalui zat perantara .

 

  1. Informasi penting apa yang terkandung dalam teks di atas , coba jelaskan !
  2. Buatlah gambar dengan luas bagian 15 persegi satuan .
  3. Anak – anak tentunya sudah pernah mengenal kincir angin .
  4. Coba sebutkan bahan – bahan untuk membuat kincir angin .

Masukan dan Tips

Selamat Bu, tampilan dan rencana pembelajaran Ibu yang telah diposting telah baik dan dapat disempurnakan lagi persis seperti saran saya kepada Bu Asri (Guru Kelas II) yaitu :

  1. Penulisan di Google Class Room hendaknya selalu memperhatikan ejaan, penempatan tanda titik, koma dan sebagainya harus tepat.
  2. Penugasan agar lebih jelas dan fokus tentang apa dan bagaimana anak mengerjakan tugasnya, sehingga anak-anak memiliki gambaran cara belajar yang jelas dan tidak bingung, buat seperti LKS/LKPD sederhana
  3. Sajikan beberapa contoh soal sederhana tentang pengukuran
  4. Lakukan kunjungan rumah untuk mengatasi permasalahan pada anak-anak yang mengalami keterbelakangan belajar

Deskripsi Pembelajaran Guru Kelas IV ( Jik Parnama)

Tampilan Google Class Room Kelas IV

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat dan jelas !

  1. Mengapa Indonesia memiliki ras dan suku bangsa yang beragam ?
  2. Buatlah puisi tentang “Keindahan Negeriku ” !
  3. Tulislah tahap-tahap daurhidup kupu-kupu !
  4. Mengapa sumberdaya alam harus kita jaga kelestariannya ?
  5. Bapak mempunyai sawah berbentuk persegi panjang dengan panjang 50 m, dan lebar 30 m.

Hitunglah keliling sawah bapak !

  1. Hitunglah luas sawah bapak !
  2. Jika pandemi Covid 19 terus berlangsung ,sektor pertanian adalah sektor yang paling bertahan. Mengapa bisa
  3. Jelaskan pendapatmu!
  4. Jawab pada buku tulis,kemudian difoto dan kirim ke classroom ya…!

Masukan dan Tips

Selamat Jik, materi dan pertanyaannya yang disajikan sudah sangat baik, sebagai penyempurnaan saya kasi masukan sama seperti masukan saya kepada Bu Jero Sudiasri yaitu :

  1. Penulisan di Google Class Room hendaknya selalu memperhatikan ejaan, penempatan tanda titik, koma dan sebagainya harus tepat.
  2. Buatlah semacam LKS/LKPD sederhana yang berisi petunjuk pengerjaan, terutama pada daur hidup kupu-kupu, dapat dikembangkan pada tugas menyendiri berupa tugas projek mengamati kupu-kupu, yang dapat berlangsung 2 sampai 3 minggu. Mullai dari ulat hingga kepompong dan itu difoto dan divideokan oleh siswa
  3. Setelah tugas yang diberikan, barulah dibuat pertanyaan seperti di atas!
  4. Sesekali lakukan kunjungan rumah untuk memastikan siswa mengerjakan tugasnya, dengan ssepengetahuan dan bantuan orang tua.

Deskripsi Pembelajaran Guru Kelas V ( Ni Komang Dita)

Tampilan Google Class Room Kelas V

TUGAS EVALUASI (Sabtu, 20 Februari 2021)

Ayo, menjawab dengan jelas dan tepat!

  1. Nuri anak yang pandai. Ia tidak pernah menyombongkan diri. Nuri selalu membantu teman-teman dengan belajar bersama. Ia juga mau berteman dengan banyak teman. Ia tidak memilih-milih teman.

Apakah sikap Nuri mencerminkan nilai-nilai Pancasila? Jelaskan nilai yang terdapat dalam sikap Nuri!

Sikap apa yang dapat diteladani dari Nuri?

  1. Surat undangan merupakan surat yang berisi pemberitahuan dan permintaan kesediaan seseorang untuk menghadiri suatu acara atau kegiatan. Surat undangan dibedakan menjadi tiga jenis yaitu surat resmi, setengah resmi dan tidak resmi. Dalam surat undangan terdapat bagian-bagian dari surat. Kutipan dibawah ini merupakan bagian dari…
    • Kepala SD Negeri Timur
    • Di tempat
  1. Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menjumpai peristiwa pengembunan. Ketika pagi hari lihatlah daun-daun di sekitar rumah kalian. Pada daun-daun tersebut terdapat titik-titik air atau tetes-tetes air di balik daun, sekitar rumah pun basah. Dari manakah air tersebut?
  2. Indonesia adalah negara yang akan kaya budaya. Setiap daerah mempunyai keunikan masing-masing, salah satunya adalah seni rupa daerah. Seni rupa daerah disebut juga seni rupa tradisional. Mengapa seni rupa daerah juga disebut sebagai seni rupa tradisional?
  3. Kebudayaan bangsa Indonesia yang beraneka ragam merupakan kekayaan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, kita wajib untuk melestarikan dan mengembangkan kebudayaan bangsa agar tidak punah. Ada banyak cara yang dapat kita lakukan untuk melestarikan kebudayaan bangsa. Sebutkan contoh kegiatan yang menunjukkan upaya melestarikan budaya bangsa!

Masukan dan Tips

Selamat Mang, penyajian materi dan soal yang diberikan telah baik, dan sebagai masukan untuk bahan kesempurnaan berikut saya sampaikan:

  1. Penulisan di Google Class Room hendaknya selalu memperhatikan ejaan, penempatan tanda titik, koma dan sebagainya harus tepat.
  2. Untuk point 3, dapat diformat tugasnya menjadi bentuk pengamatan yang dipandu LKS, dimana media daun dapat dicari dari sekitar rumahnya, pengamatan yang didokumentasikan dan akan lebih baik lagi jika berkolaborasi dengan orang tua.
  3. Untuk poin 5, dapat diformat dengan tugas pojek, dimana anak-anak diarahkan untuk emngidentifikasi budaya lokal Bali yang akan punah, sumbernya dapat dicari di internet. Pengerjaannya dipandu dengan LKS, dimana siswa ditugaskan mengidentifikasi, nama, jenis, asal kebudayaan yang akan punah tersebut. Tugaskan siswa untuk memberi alasan kenapa kebudayaan dimaksud dikatakan akan punahk. Sertakan juga pertanyaan, bagaimana cara agar budaya tersebut tidak punah
  4. Lakukan kunjungan rumah untuk memastikan aktivitas belajar siswa telah berjalan baik, terutama siswa yang memiliki keterbelakangan dan motivasi belajar yang rendah.

Deskripsi Pembelajaran Guru Kelas VI ( Ni Nengah Tunjung)

Tampilan Google Class Room Kelas VI

  1. Selamat pagi anak – anak salam sehat semuanya.
  2. Marilah singsingkan lengan baju untuk menyongsong masa depan yang lebih baik, dengan rajin berdoa dan berkarya yang bermanfaat !
  3. Tugas :

Gambarlah sebuah bangun gabung tabung dan kerucut dengan :

  1. tinggi kercut : 12 cm.
  2. tinggi tabung 20 cm.
  3. jari – jari 7 cm.
  4. Hitunglah luas permukaan bangun gabung tersebut !
  5. Diketahui luas permukaan sebuah balok adalah 392 cm2.Jika panjang balok 12 cm dan lebar 5 cm, tentukan tinggi
  6. balok tersebut !

Masukan dan Tips

Selamat Bu Nengah, penyajian materi dan pertanyaanya telah baik, sebagai bahan penyempurnaan, berikut masukan yang dapat dipakai pertimbangan yaitu :

  1. Penulisan di Google Class Room hendaknya selalu memperhatikan ejaan, penempatan tanda titik, koma dan sebagainya harus tepat.
  2. Akan lebih baik lagi jika siswa dengan dipandu LKS siswa mengerjakan projek membuat jaring-jaring kerucut dan tabung dan menggabungkannya, sehingga memiliki pengalaman konkret dalam menghitung luasnya.
  3. Lakukan web meeting melalui Google Meet untuk membimbing siswa dalam melaksanakan tugas projeknya.
  4. Lakukan kunjungan rumah untuk memastikan siswa sestiap harinya belajar dan membimbing bagi mereka yang mengalami keterbelakangan dalam pengerjaan tugas dan hambatan lainnya.

Deskripsi Pembelajaran Guru PJOK

Tampilan Google Class Room PJOK

Pilihlah jawaban jika (b) benar dan (s) salah yang paling tepat di bawah ini! .

  1. Apa yang di maksud dengan gerakan non lokomotor adalah gerakan yang berpindah tempat
  2. Contoh gerakan vareasi dan kombinasi non lokomotor adalah mengayun, menekuk, dan memutar
  3. Menggabungkan gerakan menekuk dan mengayun adalah melangkahkan kaki kedepan dan menekuk tangan dari bawah ke atas.
  4. Gerakan vareasi dan kombinasi gerak non lokomotor adalah gerakan yang dilakukan ditempat.
  5. Melakukan gerakan push up, lari ditempat, dan mendorong dingding termasuk contoh gerak lokomotor.

Masukan dan Tips

Terimakasih Jik Pur, materi Video Pembelajaran  dan deskripsi penugasan yang disajikan dan bentuk soal di atas telah baik, sebagai bentuk masukan dan saran saya dapat sampaikan:

  1. Penulisan di Google Class Room hendaknya selalu memperhatikan ejaan, penempatan tanda titik, koma dan sebagainya harus tepat.
  2. Oleh karena PJOK bersifat kinestetik, yang bertujuan selain penguasaan pengetahuan, keterampilan untuk melatih siswa menjaga kesehatan, kebugaran serta pengembangan bentuk tubuhnya sejak dini, maka menjadi sangat penting lebih banyak intervensi aktivitas belajar secara drill dari guru, maka memastikan anak melakukan gerakan dengan benar dan konsisten harus dilakukan guru. Intensitas latihan yang rutin, dapat dilakukan melalui Whatsaap Grup, dengan jadwal yang disiplin. Kegiatan ini dapat terlaksana jika jadwal kegiatan olah raga menjadi hal yang rutin, dimana guru berfungsi sebagai pengingat pada waktu tertentu anak-anak diharapkan mengadakan kegiatan olah-raga bersama orang tuanya secara rutin.
  3. Maka dari itu, komunikasi melalui Google Class Room, Whatsaap Grup dan Google Meet menjadi rutinitas yang penting sekali. Durasi waktu pertemuan virtual tidak mesti lama, yang terpenting adalah keberlanjutan dan konsisten sesuai jadwal yang telah disepakati.
  4. Kegiatan kunjungan rumah menjadi hal yang penting, sebgai bentuk intervensi guru untuk memastikan siswa mekalukan aktivitas olehraga secara rutin berkolaborasi dengan orang tua atau anggota keluarga yang lain. Hal ini dilakukan terutama kepada siswa yang mengalami keterlambatan belajar akibat motivasi yang kurang.

Deskripsi Pembelajaran Guru Agama Kelas Tinggi ( Ni Wayan Rindi) dan Kelas Rendah ( Ni Nengeah Suartini)

Tampilan Google Class Room Mapel Agama Hindu

Hari Raya Suci Galungan merupakan hari raya  Suci yang berdasarkan pawukon, yang datangnya setiap 6 bulan sekali atau 210 hari.

Pertanyaannya:

  1. Coba tuliskan runtutan upacara hari suci Galungan !
  2. Apa makna dari hari suci Galungan bagi Umat Hindu?

Masukan dan Tips

Selamat Bu Wayan, uraian materi dan sajian soalnya telah baik, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Mohn dicermati:

  1. Penulisan di Google Class Room hendaknya selalu memperhatikan ejaan, penempatan tanda titik, koma dan sebagainya harus tepat.
  2. Sesekali tugaskan siswa melakukan Project Base Learning berbantuan LKS/LKPD dengan petunjuk yang jelas, seperti :
  3. Menugaskan anak-anak mempersiapkan sarana upakara setiap hari yang ada kaitannya dengan Dewa Yadnya dan Butha Yadnya, kemudian menuliskan kegiatan itu di Jurnal Siswa, dengan mengkomunikasikan dengan orang tua agar membimbingnya.
  4. Menugaskan anak-anak untuk berlatih setiap saat dalam melafalkan Bait-bait mantram Tri Sandya
  5. Menugaskan anak-anak untuk berlatih dan membantu orang tua dalam menyiapkan sarana upakara pada acara-acara tertentu dan melaporkannya kepada guru
  6. Sesekali menugaskan anak untuk mendokumentasikan foto sarana upakara yang telah terampil mereka buat dalam bentuk video

Kesan dan Pesan

  1. Secara umum penyajian materi, soal dan penugasan di Google Class Room telah baik, baik dari sisi tampilan maupun substansi, mohon dipertahankan seperti itu
  2. Masih ada beberapa penulisan yang belum sesuai EYD, sehingga perlu terus disempurnakan secara berkelanjutan
  3. Masih minimnya kegiatan projek dari penugasan yang diberikan Bapak/Ibu Guru
  4. Masih minimnya kegiatan yang berorientasi produk belajar yang mencerminkan siswa telah memiliki kompetensi seperti yang dipersaratkan dari kurikulum
  5. Sasaran belajar yang paling jitu adalah bagaimana siswa mampu melakukan dan berbuat sesuatu, baik dapam produk berpikir berupa kemampuan berpikir kritis, nalar yang logis masih perlu ditingkatkan
  6. Upaya guru untuk mengaktifkan siswa dalam belajar, sehinga mampu berinovasi dan berkomunikasi baik lisan maupun ertulis masih perlu diperbaiki
  7. Yang terpenting yang perlu ditekankan adalah, upaya guru untuk memastikan siswa telah belajar belum maksimal, solusinya adalah dengan selalu berkomunikasi dengan siswa dan orang tua sehingga kita tahu masalah dan hambatan belajar yang mereka miliki

Demikian sajian dari refleksi pembelajaran yang diselenggarakan oleh Bapak/Ibu guru SD Negeri 7 Subagan berdasarkan pantauan penulis baik melalui RPP yang telah dibuat dan tampilan materi pada Google Class Room, Semoga kegiatan refleksi ini dapat menjadi masukan dan perbaikan atas semangat kita sebagai pendidik untuk senantiasa belajar dan terus berkembang, yang sejatinya bukan semata-mata untuk siswa kita kelak, tetapi dalam jangka pendek dan persepektif yang sempit, juga menjadi faktor penting dari kedewasaan kita bersikap sebagai guru yang profesional. Melalui perbaikan proses pembelajaran secara konsisten dan berkelanjutan maka kepercayaan diri kita sebagai seorang pekerja yang profesioanl layak emndapat penghargaan. Gaji sertifikasi guru yang kita terima setiap bulan, akan sangat bermakna karena sangat setimpal dengan apa yang telah kita kerjakan.  Mohon maaf atas kesalahan kata baik dalam konteks pengetikan maupun makna, yang tidak terlepas dari keterbatasan penulis selaku kepala sekolah yang merupakan bagian dari mahkluk yang disebut manusia dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Salam.

loading...

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *