Supervisi Guru

Suka duka pekerjaan kita sebenarnya bukan terletak seberapa sulit dan kompleks pekerjaan kita tersebut. Hal tersebut sesungguhnya terletak dari sejauh mana kita loyal terhadap pekerjaan kita. Perlu dicermati di sini, loyalitas kepada pekerjaan adalah hal yang utama. Loyalitas yang ditujukan semata-mata kepada atasan, menurut pendapat penulis itu hanya loyalitas semu. Loyalitas sesungguhnya kata lain dari mencintai pekerjaan, mulai dari merencanakan, melaksanakan, memantau dan memastikan pekerjaan kita telah berjalan sesuai rencana, melihat kembali apakah pekerjaan kita telah berhasil atau belum, selanjutnya adalah memperbaiki kemungkinan kesalahan atau ketidak sesuaian pekerjaan kita seperti apa yang kita rencanakan sebelumnya.

Demikian halnya pekerjaan kita sebagai guru ataupun kepala sekolah, sepenuhnya terletak di tangan kita sendiri. Loyalitas guru hanya kepada kepala sekolahnya, atau loyalitas kepala kepala sekolah kepada pengawas atau kepala dinas, seusungguhnya loyalitas semu. Loyalitas semu boleh jadi berhasil dalam ukuran jangka pendek, dan mungkin berlaku untuk pekerjaan lain di luar guru. Kalau guru maupun kepala sekolah yang hanya loyal kepada atasan yang ada dampaknya adalah upaya untuk menyenangkan hati atasan semata, memenuhi apa yang dimintanya tanpa pernah menganalisisnya secara kritis. Loyalitas seperti ini akan mengerjakan pekerjaan yang mungkin bukan tugasnya demi untuk menyenangkan atasan.

Perlu untuk diingat, tugas dan fungsi pokok guru adalah melayani siswa dalam penyelenggaraan pembelajaran, bukan melayani kepala sekolah dalam rangka pembuatan laporan. Keberhasilan guru dalam mengemban tugasnya melayani siswa tercermin dari penguasaan kompetensi yang dipersaratkan pada siswa. Sementara keberhasilan tugas kepala sekolah adalah keberhasilan mengkondisikan agar guru maksimal dalam melayani siswa.

Landasan pemikiran inilah yang diupayakan sehingga setiap saat melakukan pendampingan, pembimbingan dan fasilitasi kepada guru sehingga guru mampu maksimal dalam melayani siswa. Siswa yang terlayani dengan maksimal merupakan wujud nyata dari loyalitas guru yang maksimal pada tugas pokoknya. Uraian di bawah ini adalah salah satu gambaran  beberapa hal yang penulis lakukan untuk tetap menjaga kesetiaan guru kepada pekerjaannya. Untuk itulah upaya membina, membimbing dan memfasilitasi guru secara intensif sehingga tujuan penyelenggaraan pendidikan yang mengedepankan pelayanan pada siswa tetap secara konsisten terwujud.

Berikut pembinaan yang penulis lakukan dan pelayananan kepada guru secara peroorangan seperti terangkum di bawah ini:

Gambaran Pembelajaran di Kelas IV (Jik Parnama)

Google Class Room Kelas IV

Kerjakan tugas di bawah ini !

1.Sebutkan beberapa kegiatan ekonomi di Indonesia ?

  1. Mengapa daerah Indonesia cocok untuk aktivitas pertanian ?
  2. Sebutkan beberapa hasil peternakan !
  3. Sebutkan beberapa hasil kehutanan !
  4. Apa saja manfaat hutan

Masukan Penulis

Sukseme Jik, materi yang dibawakan di atas sangat menarik dan, ijinkan saya memberikan masukan. Pembelajaran akan lebih  kontekstual lagi jika kita memberi satu lagi penugasan kepada siswa yang mampu mendorong aspek nalar kritisnya  misalnya dengan menannyakan

Apa pendapatmu, jika Pandemi Covid-19 ini terus berlangsung terkait sektor perekonomian yang digerakkan oleh pariwisata?

Berikan pendapatmu juga terkait pernyataan yang menyatakan bahwa: “Sektor pertanian adalah sektor yang paling dapat bertahan pada kondisi Covid-19, apakah kalian setuju? Jelaskan pendapatmu!

Pertanyaan di atas lebih  terbuka, untuk menggiring siswa berpendapat menggunakan nalar dan mengaitkannya dengan kehidupan dan fakta nyata kehidupan sehari hari.

Gambaran Pembelajaran Agama Hindu Kelas Tinggi

Google Class Room

Hari Raya Suci Galungan merupakan hari raya  Suci yang berdasarkan pawukon,yang datangnya setiap 6 bulan sekali atau 210 hari,Pertanyaannya:

  1. Coba tuliskan runtutan upacara hari suci Galungan !.
  2. Apa makna dari hari suci Galungan bagi Umat Hindu ?

 

Masukan Penulis

Sukseme/terimakasih  pertanyaannya sudah sangat baik dan saya harapkan dilaksanakan secara konsisten sehingga siswa tetap terangsang aspek nalarnya untuk selalu berkembang. Dapat ditambahkan pertanyaan terbuka selanjutnya misalnya

Pada saat perayaan Hari Raya Galungan, Ibu guru memberikan saya tugas untuk menceritakan hal-hal menarik yang saya alami saat itu. Lalu saya mengerjakan tugas tersebut dengan baik. Apakah kalian setuju dengan pernyataan tersebut? Kemukakan alasanmu. Jelaskan juga bagaimana cara kamu mengatur waktu agar pelaksanaan kegiatan kamu merayakan hari Raya Galungan tidak terganggu oleh pekerjaan rumah yang diberikan guru! Jelaskan!

Gambaran Pembelajaran PJOK ( Jik Purna)

Google Class Room

  1. Pililah salah satu jawaban yang paling tepat.
        1. Sebutkan Manfaat latihan lompat tali dalam berolahraga!
        2. Melatih kelincahan kaki dan membuat tubuh menjadi lentur dan bugar
        3. Membakar kalori dan untuk membesarkan otot tubuh.
        4. Melatih kekuatan otot kaki dan biar cepat tinggi.

2. Meningkatkan daya tahan tubuh dan biar tidak sakit-sakitan Faktor terpenting dalam menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar adalah..

        1. Makan
        2. Tidur
        3. istirahat
        4. Olahraga

3. Perhatikan hal-hal berikut (1) Daya tahan otot. (2) Komposisi tubuh (3) Kecepatan (4) Kelincahan (5) Koordinasi Berdasarkan pada hal-hal tersebut, kebugaran jasmani yang berhubungan dengan ketrampilan gerak adalah nomor…

        1. 5 dan 2
        2. 2 dan 3
        3. 1, 2 dan 3
        4. 3, 4 dan 5

4. Latihan kekuatan dan daya tahan menjadikan jasmani …

        1. Kuat dan bugar
        2. Keras dan kokoh
        3. Sehat dan segar
        4. Lelah dan lemas

5. Kemampuan sesorang untuk mengubah arah dengan cepat disebut…

              1. Kelenturan
              2. Kekuatan
              3. Kecepatan
              4. Kelincahan

Tanggapan dan saran penulis

Pertanyaan yang disajikan di atas telah bagus, jika berkenan silahkan kembangkan pertanyaan pilihan ganda komplkes dan pertanyaan  terbuka

Contoh

Apa manfaat berolah raga bersepeda. Jawablah pertanyaan di bawah ini, lebih dari satu

  1. Menguatakan otot kaki
  2. Menambah kelenturan sendi kaki
  3. Menguatkan otot paha
  4. Memperlancar peredaran darah di tungkai
  5. Melatih keseimbangan tubuh
  6. Melatih kekuatan otot leher

Pertanyaan terbuka misalnya seperti contoh :

Apakah kalian setuju jika kalian berolah raga akan menyebabkan awet muda ? Jelaskan pendapatmu kenapa demikian?

Gambaran Pembelajaran Kelas V (Mang Dita)

Google Class Room

Selamat pagi anak-anak. Pembelajaran hari ini tentang Upaya Melestarikan Budaya Bangsa. Kebudayaan bangsa Indonesia yg beraneka ragam merupakan kekayaan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, wajib untuk melestarikan dan mengembangkan kebudayaan bangsa agar tidak punah. Melestarikan kebudayaan bangsa perlu kita tingkatkan karena merupakan sikap positif dalam menyikapi keberagaman. Selain itu, melestarikan kebudayaan juga merupakan kegiatan untuk mengisi kemerdekaan bangsa. Ada banyak cara yang dapat kita lakukan untuk melestarikan kebudayaan bangsa yaitu,

  1. Melestarikan Kebudayaan Daerah lain
  2. Mengembangkan Kebudayaan Sendiri

TUGAS

  1. Carilah artikel atau bacaan yang menunjukkan upaya melestarikan budaya bangsa!
  2. Catatlah upaya untuk melestarikan budaya bangsa yang ada dalam bacaan!
  3. Susunlah bacaan tersebut menjadi sebuah kliping!

Masukan dan Saran Penulis

Salut pada Mang Dita, uraian materi, dan deskripsinya telah bagus, proses belajar seperti yang diuraian di atas akan menyebabkan siswa aktif dan kreatif.  Bisa ditambahkan dengan penugasan untuk mendeskripsikan keadaan tersebut. Seperti contoh:

Suatu saat budaya bangsa kita akan terkikis oleh pengaruh budaya bangsa lain. Apakah kalian setuju dengan pernyataan itu? Kemukakan alasanmu!

Gambaran Pembelajaran Bahasa Bali  ( Bu Rindi)

Google Class Room

Indayang  rereh kruna alus lengkara ring sor puniki  !

  1. Memen tiange meli nasi di peken ,Meli alusne…
  2. Luh Sari mara bangu, bangun alusne…
  3. Agung Ayu jani tusing masuk,masuk alusne…

4.I Made gegesonan masuk , bajune tusing meterik,baju alusne…

  1. Murid-muride mebaris mekejang mejujuk,Majujuk alusne…

Masukan Penulis

Niki paweweh saking titiang, rarisang sisyan druwene uwehin petakon sekadi ring sor!

“Memen tiange meli nasi di peken”, Yen alit-alite ngomong sareng anak sulinggih, lengkare beduwur mamunyi ……………….

Gambaran Pembelajaran Kelas II (Bu Asri)

Google Class Room

Selamat siang anak-anak. Maaf ya hari ini ibu guru post tugasnya kesiangan. Nah hari ini kita kaan belajar tentang pola irama lagu. irama adalag rangkaian bunyi yang teratur. Pola irama adalah panjang pendeknya bunyi. Panjang pendeknya bunyi dapat diketahui berdasarkan ketukan. Pola irama berjalan menurut birama tertentu. Birama adalah tekanan yang tetap dan teratur, srta selalu berulan-ulang. Birama dua adalah dalam satu birama terdapat dua ketukan. Pada birama dua, ketukan pertama mendapat tekanan, sedangkan yang kedua tidak mendapat tekanan. Tekanan nadapada ;agu ada dua yaitu tekanan nada kuat dan tekanan nada lemah. Kuat lemahnya dan keras lembutnya lagu dinyanyikandisebut dengan dinamik. Sekarang anak-anak simaklah video lagu “Pelangi” dibawah ini. perhatikan pola iramanya ya !

Nah kalian sudah menyimak video lagu “Pelangi” bukan sekarang tugas kalian adalah: 1. meyanyikan lagu “Pelangi” dengan pola irama yang tepat. 2. pada saat menyanyi gunakan pakaian sekolah Selamat bernyayi !

Masukan Penulis

Kalau berkenan, Saya sempurnakan dan tambahkan pertanyaan seperti di bawah ini:

Coba sekarang nyanyikan salah satu lagu di atas, ketuklah meja yang ada di depan kalian, berkolaborasi dengan adik, kakak atau orang tua kalian, ketukannya supaya berirama sesuai lagunya, ada keras dan lemahnya !

Adapun kegiatan proses belajar-mengajar yang penulis pantau di atas adalah bersumber dari deskripsi pelaksanaan pembelajaran pada Google Class Room, yang dimuat dan diupdate guru setiap harinya. Masukan di atas diberikan dalam rangka pelaksanaan tugas penulis sebagai kepala sekolah untuk tetap menjaga agar guru tetap nyaman dalam melaksanakan tugasnya.

Kenapa di supervisi bisa menyebabkan nyaman? Apakah dengan disupervisi guru justru akan merasa tidak nyaman? Keadaan itu perlu dijelaskan berdasarkan persepktif berikut. Seperti di sampaikan pada bagian awal tulisan ini, bahwa kepuasan seseorang dalam bekerja terletak dari sejauhmana pekerjaan itu dinikmati, dikerjakan dan dilaksanakan dengan penuh loyalitas. Sekalilagi loyalitas yang dimaksud adalah loyalitas pada pekerjaanya, bukan semata-mata pada atasannya.

Dengan serius dan loyal pada pekerjaannya maka seseorang yang menggeluti suatu pekerjaan akan selalu memiliki rencana, pelaksanaan pekerjaan dengan tetap melakukan pemantauan secara seksama terkait kepastian bahwa rencana yang ditetapkan telah terlaksana. Kegiatan selanjutnya adalah upaya mengatahui hasil dan perbaikan pelaksanaan yang mungkin terjadi kesalahan atau kekeliruan yang dilakukan secara berkelanjutan sehingga hasilnya dapat maksimal. Apabila hasil yang dicapai telah selaras dengan tujuan yang ditetapkan, maka disanalah terasa nikmatnya. Ibarat kita mendaki menuju puncak gunung, rasa lelah dan payah selama proses pendakian tidak akan terasa ketika melihat pemandangan yang indah terpampang luas di hadapan kita.

Untuk memuaskan guru sebagai penyelenggara pendidikan terdepan maka kepala sekolah berkewajiban memastikan para guru mencapai puncak tugasnya, yaitu berhasil dalam menyelengarakan pembelajaran. Sebagai kepala sekolah penulis mengupayakan hal itu dalam bentuk supervisi melekat secara mingguan. Selain untuk memastikan siswa tetap mendapatkan layanan pembelajaran dari guru, tetapi untuk menguatkan loyalitas guru pada pekerjaannya dan bagi kepentingan penulis sebagai kepala sekolah dalam menguatkan prinsip diri untuk loyal terharap pekerjaan dan profesi. Salam

loading...

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *