Sebelum penulis melanjutkan dengan ulasan masalah prestasi, berikut saya ucapkan selamat kepada siswa siswi dan guru  yang telah mendapatkan penghargaan hari ini,

I Putu Adi Wiranata juara I lomba Nyurat Aksara Bali dan   Ni Komang Arianti juara II lomba Nyurat Aksara Bali
Ni Wayan Rindi Juara III, Guru Mesatwa Bali

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang lomba merupakan, indikator dari pencapaian kompetensi kemampuan untuk menghadapi tantangan. Strategi motivasi berprestasi menjadi salah satu cara meningkatkan minat seseorang dalam bersaing untuk merebut peluang atau menghadapi tantangan. Prestasi menunjukkan mutu, meningkatkan mutu diharapkan mampu menjawab tantangan masa depan.

Pendidikan semakin maju ditandai oleh prestasi yang semakin meningkat. Apabila pernyataan itu dibalik, menjadi apabila prestasi meningkat maka pendidikan semakin maju. Kalau kedua pernyataan itu dibandingkan, sekilas tidak ada bedanya. Tetapi jika dicari maknanya lagi secara mendalam maka salah satu indikator kemajuan proses pendidikan adalah prestasi yang diraih, tetapi bukan itu satu-satunya.

Tujuan pendidikan saat ini adalah mewujudkan sumberdaya manusia yang mampu bersaing dalam menghadapi perubahan.  Ketika proses pendidikan hanya berhenti pada sebuah kata prestasi, maka belum jaminan mutu pendidikan tersebut akan meningkat. Maka ungkapan, “Prestasi adalah bonus dari kreativitas belajar” adalah sangat tepat. Boleh jadi prestasi bukan menjadi target, tetapi berkreativitas tiada kenal meyerah telah mampu mengantarkan banyak orang berhasil dalam hidupnya, walaupun tidak satu penghargaanpun mereka dapatkan. Bahkan tidak jarang, berkat kreativitas, seseorang mampu merubah dunia.

Mungkin kita semuanya tahu, Edhison, si pencipta lampu pijar dan beberapa penemuan lainnya. Terdapat seorang tokoh yang bernama Tesla, yang banyak karyanya berpengaruh dalam bidang energi kelistrikan yang digunakan saat ini. Demikian pula Newton, yang menemukan prinsip mekanika dasar. Amphere, Volt, Columb, dan Ohm yang penemuannya banyak dalam bidang arus, tegangan, muatan, dan tahanan listrik. Sementara penemuan yang paling progresif yang membawa perkembangan teknologi ke arah revolusi digital saat ini, yang disasari oleh penemuan tentang mekanika kuantum oleh Plank. Maxwel, Einstein dan banyak lagi yang lainnya. Para penemu itu kemungkinan tidak cukup waktu untuk memikirkan prestasi apa yang bakal diraihnya kelak, tetapi yang ada padanya adalah kreativitas yang tidak mengenal putus asa. Melalui buah pikiran kreatif mereka ahirnya membuahkan penemuan yang berpengaruh terhadap perkembangan peradaban manusia saat ini.

Penemuan para tokoh di atas telah dipelajari hingga kini dan menghasilkan ribuan bahkan jutaan penemuan baru yang sebagian besar telah teraplikasikan dalam bentuk teknologi yang bermanfaat bagi kehidupan saat ini. Gatget yang keseharian kita pegang hari ini adalah buah kreativitas ribuan penemu yang berkolaborasi sehingga mendatangkan manfaat bagi miliaran manusia di muka bumi.

Akan tetapi dalam rangka memotivasi agar proses belajar siswa di sekolah berjalan efektif maka prestasi itu menjadi penting, untuk memotivasi siswa dan guru untuk meningkatkan kreativitas mereka dalam belajar. Sekali lagi berhasil dalam berkreativitas sesungguhnya merupakan puncak prestasi dari seseoranng belajar. Belum berkesempatan mendapat penghargaan atas kreativitas yang kita lakukan sebagai sebuah prestasi, bukan berarti proses berkreativitas itu berhenti. Kalau motivasi berprestasi  hanya untuk meraih penghargaan maka kemungkinan proses belajar dan berkreativitas itu akan berhenti suatu saat.

Maka kepentingan untuk berkreativitas menghasilkan hasil karya sesungguhnya harus dijadikan target paling utama dalam belajar. Penghargaan atas prestasi yang diraih hanya merupakan sebuah bonus dari proses belajar dan berkreatifitas. Kreatif berkarya adalah proses belajar yang benar. Karya terbaik kita adalah prestasi kita.

Sekali lagi selamat kepada Bu Wayan Rindi , I Putu Adi Wiranata juara 1 lomba Nyurat Aksara Bali dan Ni Komang Arianti juara 2 lomba Nyurat Aksara Bali. Tetap semangat, tetap belajar, tetap berkreativitas dan berkarya, karena karya kita adalah prestasi kita.