Selasa, 01 ~ 05 Desember 2020

Setelah 11 bulan penulis dipindahkan dan menjalankan tugas sebagai kepala sekolah di SD Negeri 7 Subagan, akhirnya mendapat kesempatan untuk menunjukkan kegiatan Praktik Baik yang telah dilakukan. Menjalankan tugas yang dengan durasi semur jagung, apalagi di tengah ancaman Pandemi Covid~19 merupakan tantangan tersendiri bagi penulis. Kebetulan juga disaat yang sama SD Negeri 7 Subagan mendapat kesempatan didampingi dan difasilitasi oleh LPMP Bali dalam pengembangan mutu pendidikan berbasis SPMI.

Pengembangan mutu pendidikan yang terus menerus dilaksanakan hendaknya didukung oleh segala lapisan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan. Lembaga yang paling berperan dalam menjamin pengembangan mutu pendidikan adalah Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Bali.  LPMP memiliki kewajiban dalam penjaminan mutu pendidikan dari mulai jenjang pendidikan dasar hingga pendidikan menengah. Tugas dan fungsi LPMP adalah pemetaan, perencaan dan penjaminan pengembangan mutu.

Program LPMP dalam penjaminan mutu salah satunya adalah desiminasi praktik baik pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan, kepada sekolah-sekolah yang didampingi dan difasilitasi oleh LPMP. Kegiatan yang diawali pada Hari Selasa, 1 Desember 2020, sampai Hari Sabtu, 5 Desember 2020 di Hotel Ismaya Putri Bali  Adapun susunan acara :

  1. Pada Hari Selasa, 1 Desember 2020, kegiatan Pembukaan dilaksanakan di Ballroom Hotel Ismaya Putri Bali pada Pukul 15.00 Wita yang dibuka secara daring oleh Ketua LPMP Bali dari Bandara Sukarno Hata. Adapun pesan beliau ketika membuka adalah besarnya harapan Kepala LPMP Bali bahwa pelaksanaan pendampingan dan fasilitasi LPMP Bali dapat secara nyata mengembangkan asksi nyata sekolah dalam upaya mengembangkan sekolahnya
  2. Acara selanjutnya adalah pemberian Materi Orientasi Program Kegiatan Desiminasi Praktik Baik Pengembangan SPMI yang didampingi oleh LPMP
  3. Pada Hari Rabu, 2 Desember 2020 ~ Sabtu, 5 Desember 2020 dilaksanakan kegiatan presentasi Praktik Baik (Best Praktices) oleh peserta yang hadir sebanyak 125 orang peserta, yang sebarannya berasal dari unsur Kepala Sekolah, Pengawas dan TPMPD. Penutupan dan pengumuman nominasi Best Praktice akan dilakukan pada akhir kegiatan.

Penulis yang mendapat kesempatan untuk mempresentasikan hasil kegiatan Praktik Baik berjudul “Strategi Supervisi Pembelajaran GELAR untuk Mengembangkan Karakter Abad 21 Siswa di SD Negeri 7 Subagan Semester I Tahun Pelajaran 2020/2021”. Praktik baik tersebut menjelaskan tentang bagaimana kiat penulis dalam rangka mewujudkan pengembangan karakter Abad 21 melalui Layanan Aplikasi Google Class Room. Sasaran pengembangan beberapa aspek  dari Praktik Baik tersebut dengan subjek pengambilan data siswa, guru dan orang tua adalah :

  1. Aspek Critical Thingking dan Problem Solving melalui penyelenggaraan proses pembelajaran dengan mengedepankan aspek mendorong siswa mengembangkan nalar berpikirnya dalam rangka memecahkan masalah atas materi yang disajikan guru
  2. Aspek Creativity dan Inovasi melalui penyelenggaraan proses pembelajaran dengan memberikan siswa kesempatan berkreasi berlandaskan bakat dan minatnya di bawah bimbingan guru dan orang tua dalam upaya menghasilkan produk belajar ketika pembelajaran dilaksanakan
  3. Aspek Colaboration, yang mendorong siswa dalam upaya mengembangkan nalar dan kreativitasnya dengan bekerjasama tim
  4. Aspek Comunications, yang mendorong siswa dalam upaya mengembangkan cara berkomunikasi siswa baik tertulis maupun lisan.
  5. Aspek Intergritas, yang mendampingi dan memfasilitasi anak dalam rangka pengembangan karakter siswa

Penulis yang mendapat giliran tampil pada nomor urut ke empat telah berupaya menyajikan kegiatan Best Practices secara maksimal. Walaupun desiminasi ini bukan lomba tetapi enam nominasi yang dicari tersebut, baik dipikirkan atau tidak tetap saja menjadi pemikiran. Tetapi bukan itu yang utama sesungguhnya, yang terpenting adalah bagaimana prinsip berbagi yang dikembangkan oleh LPMP, telah berdampak pada banyak karya aksi nyata yang benar-benar menginspirasi bagi saya.

Perjalanan belum seleisai, keluar dari Hotel Inaya Putri Bali, merupakan perjalanan untuk merenung. Banyak hal yang belum sempat dilaksanakan, padahal itu hal yang termudah sekalipun. Karena banyak karya terbaik dimulai dari hal-hal yang simpel, sederhana, tetapi menjadi hebat dan luar biasa, karena memiliki dampak yang luar biasa bagi dunia pendidikan.

loading...
Categories: Uncategorized

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *