LAPORAN MINGGU XII | 12 ~ 17 Oktober 2020 | Hari 57 ~ 62

Tidak terasa Pembelajaran Jarak Jauh telah berlangsung 12 minggu, dimana pada laporan saat ini menyajikan laporan kegiatan PJJ hari ke 57 ~ 62. Pada minggu ke XII ini hal-hal penting yang perlu dikemukakan adalah :

  1. Penguasaan dan keterampilan siswa atas kemampuannya menggunakan aplikasi Google Class Room terdeteksi telah baik
  2. Guru dalam melaksanakan pembelajaran telah terbiasa dalam menggunakan Google Class Room kecuali guru dan siswa kelas I yang masih tetap dominan menggunakan Whatsaap, karena kondisi siswa kelas I perlu dimaklumi belum relevan menggunakan aplikasi LMS, karena mereka masih fokus belajar menulis, membaca dan berhitung dasar.
  3. Pembelajaran yang dulunya direncanakan hanya berformat menonton video, atau membaca materi tetapi saat ini telah berkembang ke kegiatan-kegiatan project yang lebih bervariasi dan inovatif.
  4. Kepala sekolah bersama guru, terkait dengan bantuan paket pulsa dari pemerintah ikut bertanggung-jawab dalam menghadirkan proses pembelajaran yang lebih inovatif dan progresif. Dimana telah direncakaan untuk menghadirkan pembelajaran dengan format menghasilkan video karya guru sendiri tentang praktik-praktik kecakapan hidup yang dapat mereka selenggarakan di rumah. Kegiatan PJJ yang dulunya selalu monoton berformat Asincronous dengan LMS Google Class Room akan dikembangkan selangkah lagi ke PJJ berbasis aplikasi Sincronous yaitu menggunakan Zoom.
  5. Proses evaluasi yang dulu hanya dominan soal pilihan ganda telah didorong ke arah evaluasi yang lebih authentic melalui pengerjaan project-project yang lebih menghasilkan produk bermanfaat dan bermakna bagi siswa.
  6. Pendekatan parenting kepada orang tua telah pula diupayakan dalam rangka meningkatkan partisipasi siswa dalam proses belajar sehingga aktivitas dan alasan-alasan yang kurang produktif  bagi keberlangsungan belajar beralih ke aktivitas yang secara rela dan iklas dilakukan oleh orang tua dalam pembimbingan dan pendampingan anak saat belajar.
  7. Sekolah sekarang telah mengembangkan format asssesmen diagnostik dalam menyelenggarakan pembelajaran yang lebih inklusif berdasarkan kondisi, minat dan karakter siswa dan kondisi orang tua siswa.

Adapun kelemahan yang masih  teridentifikasi dalam kegiatan PJJ minggu-minggu sebelumnya yang telah mampu diatasi adalah :

  1. Partisipasi siswa beserta orang tua dalam pembelajaran berbasis LMS Google Class Room yang kecil telah meningkat, yang diatasi dengan kegiatan parenting melalui grup Whatsaap orang tua
  2. Motivasi guru dalam menghadirkan pembelajaran yang bertujuan melayani siswa dalam mewujudkan keterampilan berpikir kritis, kreatif inovatif, komunikatif dan kolaboratif yang dulunya kecil telah diatasi dengan menghadirkan proses belajar aktif  melalui penerapan Pendekatan Project Base Learning.
  3. Oran tua yang dulu banyak mengeluh baik dalam mendampingi anaknya, sinyal, pulsa dan waktu telah diatasi, walaupun tidak berhasil 100% tetapi telah menunjukkan peningkatan dimana keluhan – keluhan di atas tidak muncul lagi. hal tersebut telah mampu diwujudkan karena tindakan parenting bersama kepala sekolah dan guru kepada orang tua untuk meningkatkan kesadaran bersama tentang keberadaan dan eksistensi  putra-putri mereka kelak tergantung bagaimana mereka mendidiknya sekarang, yang tidak semata-mata tanggungjawab guru dan sekolah.

Berikut adalah aktifitas kegiatan belajar seperti dilaporkan berdasarkan data lampiran di bawah ini berupa laporan dan rencana kerja kepala sekolah, RPP guru dan dokumentasi kegiatan belajar seperti di bawah ini :

LAPORAN DAN RENCANA KERJA KEPSEK

RPP KELAS I

RPP KELAS III

RPP KELAS IV

RPP KELAS VI

RPP KELAS V

 

DOKUMENTASI

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *