Laporan Kegiatan Belajar Minggu II, 20 ~ 25 Juli Tahun Pelajaran 2020/2021

Terimakasih kepada para orang tua SD Negeri 7 Subagan yang telah mendukung pelaksanaan pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan beberapa strategi pembelajaran. pada siswa kelas I walaupun Google Class Roomnya telah ada tetapi masih lebih efektif proses pembelajarannya diselenggarakan dengan menerapkan beberapa strategi yaitu melalui Whatsaap Group dan orang tua siswa datang ke sekolah setiap minggu mengambil materi pelajaran. Sementara siswa kelas II ~ VI efektif menggunakan Google Class Room untuk pemuatan materi dan pengiriman tugas, Sementara Whatsaap Group untuk memperlancar proses interaksi antara siswa, guru dan orang tua siswa. Jika ada beberapa orang tua menemui kesulitan maka mereka tak segan-segan datang ke sekolah untuk mengambil materi maupun tugas. Walaupun tidak maksimal tetapi itulah yang dapat kami lakukan  dalam pelaksanan pembelajaran saat ini.

Terimakasih juga kepada para guru SDN 7  Subagan yang telah berupaya dan mampu merencanakan dan melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Penyelenggaraan pembelajaran menggunakan LMS Google Class Room telah memberi warna baru bagi proses penyelenggaraan pendidikan. Hal ini telah dirasakan langsung oleh para guru dalam merencanakan pembelajaran. Kegiatan pembelajaran diawali dengan perencanaan dengan menyusun RPP mingguan. RPP Minggu II telah dikerjakan mulai Hari Kamis pada kegiatan belajar Minggu I, hal ini dilakukan untuk mematangkan persiapan pelaksanaan pembelajaran. Pada hari Sabtu ketika RPP telah rampung, guru-guru siap untuk mengupload materi pada LMS Google Class Room.


Konten materi pada Google Class Room terdiri dari beberapa bagian yang digolongkan ke dalam istilah topik yaitu :

  1. Topik Pengumuman, topik pengumuman memuat beberapa informasi penting terkait kegiatan sekolah yang sifatnya umum dan harus diketahui oleh semua komponen warga sekolah yaitu, siswa, guru dan orang tua siswa.
  2. Topik Pembiasaan, topik pembiasaan memuat informasi yang bersifat mengingatkan (remainding)  dalam rangka bersama-sama membentuk karakter peserta didik ketika berinteraksi di rumahnya bersama dengan keluarganya masing-masing.  Orang tua siswa dalam hal ini berkewajiban untuk bersama-sama bermitra dengan guru dalam rangka mewujudkan karakter siswa yang positif.  Berikut adalah rangkaian kegiatan pembiasaan yang dilakukan siswa di rumah. :

    06.00 ~ 08.00 Wita
    1. Bangun pagi dan kegiatan kebersihan
    kamar dan rumah
    2. Mandi, berpakaian sekolah yang rapi, sarapan, berdoa dan mempersiapkan
    kegiatan belajar
    3. Kegiatan belajar dimulai dengan
    masuk ke Google Class Room
    4. Mengisi absensi (presensi kehadiran)
    Membaca petunjuk pengerjaan

    08.00 ~ 11.30 ( relatif, tergantung ketersediaan waktu siswa)
    1. Membaca atau menontonvideo yang disajikan
    2. Membuat pertanyaan
    3. Berdiskusi
    4. Mengerjakan tugas-tugas
    5. Beristirahat

    11.30 ~ 14.00 (relatif tergantung ketersediaan waktu siswa)
    1. Refleksi, samapakan pendapatmu tentang kegiatan belajar yang telah berlangsung
    2. Literasi, bacalah buku buku yang tersedia di bahan bacaan
    3. Mengisi jurnal harian
    4. Berdoa mengakhiri pelajaran
    5. Istirahat

  3. Topik Pembelajaran, kegiatan pembelajaran memuat beberapa komponen seperti mengakses LMS Google Class Room, mengeksplorasi materi pembelajaran, berdiskusi, mengerjakan tugas-tugas, dan berinteraksi di Whatsaap Group kelasnya masing. Kegiatan ini sangat relatif untuk diselenggarakan. Ketersediaan perangkat, jaringan dan waktu orang tua dalam membimbing siswa khususnya siswa kelas rendah menjadi pertimbangan paling utama dari kegiatan ini. Kadang-kadang orang tua dan siswa dapat melaksanakan kegiatan belajar pagi, siang, sore dan malam hari. Rencana Pelksanaan Pembelajaran yang disusun mingguan tujuannya adalah memberi kesempatan kepada orang tua dan siswa untuk memiliki rentang waktu yang leluasan dalam hal mempelajari materi demi materi dalam LMS berikut proses pengumpulan tugasnya. Terkadang ada orang tua yang memiliki perangkat yang digunakan bersama dengan anaknya, dan bekerja di luar kota, kebersamaan dengan anak waktunya hanya Jumat, Sabtu dan Minggu, maka mereka dipersilahkan untuk melunasi mengerjakan tugas di hari itu. Keleluasaan ini diberikan dalam rangka tetap ikut bersama-sama menjaga agar proses pembelajaran dapat berlangsung di tengah-tengah upaya mencegah penularan COvid-19 dan kesibukan orang tua yang mencari penghidupan juga tidak terganggu.

    Kegiatan lain yang tak kalah penting adalah refleksi yang merupakan bagian akhir dari kegiatan pembelajaran itu sendiri Kegiatan refleksi dalam hal ini kerupakan upaya bersama-sama antara guru, siswa dan orang tua untuk melihat keterbatasan pelaksanaan pembelajaran sambil mencari alternatif pemecahan masalah yang muungkin dapat dilakukan untuk mengatasinya. Hal ini berangkat dari prinsip pendidikan yang baik adalah menempatkan perbaikan proses pembelajaran, sebagai hal yang mutlak dilakukan secara berkelanjutan dalam rangka menyempurnakan mutu kegiatan pembelajaran yang hampir sulit dicapai jika persepsi kesempurnaan itu hanya domain dari guru. Keterlibatan siswa dan orang tua dalam proses refleksi untuk memberikan masukan dan saran terhadap proses pembelajaran harus  senantiasan dilakukan untuk mmengupayakan peningkatan mutu.

     


    Kegiatan lain yang juga penting dalam rangka kegiatan refleksi bagi guru adalah penugasan siswa untuk mengerjakan jurnal siswa secara disiplin. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa segala aktivitas siswa di rumahnya terkonfirmasi baik oleh guru maupun orang tuanya. Segala kegiatan siswa ditulis dalam jurnalnya sebgai bentuk lain dari buku harian. Aktivitas siswa yang baik sudah barang tentu akan sesuai dengan kegiatan pembiasaan seperti dimuat di atas. Intinya penulisan jurnal bertujuan untuk memastikan siswa melaksanakan kegiatan pembiasaan sebagai upaya kecil kita untuk berkontribusi dalam pembentukan karakter anak.

  4. Topik Literasi, topik literasi merupakan topik yang memuat beberapa konten seperti buku, video dan permainan dalam rangka mengembangkan kemampuan anak untuk melek terhadap sesuatu. Kehadiran pengetahuan alternatif sangat baik bagi siswa dalam rangka menambah wawasan mereka, untuk mengupayakan pembentukan sikap kritis dan kreatif. Guru dapat menambahkan tugas dalam rangka merangsang sikap kolaboratif dan komunikatif yang keempatnya diistilahkan dengan 4C (Critical thingking, Creativity, Colaborations dan Communications). Sikap-sikap tersebut sangat dibutuhkan siswa dalam rangka mengembangkan skill personal maupun komunitas dalam menghadapi Era Revolusi Industri Abad 21.

Gambaran aktivitas sekolah seperti di atas diharapkan berlangsung lancar, dan dukungan segenap warga sekolah dimana kami menganggap orang tua merupakan bagian dari kami sebagai sama-sama pendidik yang memiliki kedudukan stara dan saling membutuhkan. Prinsip ini tetap kami harapkan terpelihara walaupun kondisi nanti normal kembali. Hal ini kita lakukan semata-mata untuk buah hati Bapak/Ibu orang tua siswa, dimana kami walaupun orang asing, tetapi telah diberi kesempatan untuk ikut bersama-sama mewarnai masa depan mereka. Sebagai gambaran proses pembelajaran pada minggu ke II ini berikut kami lampirkan dokumen Jurnal Kepala Sekolah dan Rencana Kerja dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang akan dilaksanakan oleh guru. Semoga informasi ini mendapat manfaat bagi kita semua. Salam sehat.

 Jurnal dan Rencana Kerja Kepala Sekolah

RPP PJOK Kelas I

RPP PJOK Kelas II

RPP PJOK kelas III

RPP PJOK Kelas V

RPP PJOK Kelas VI

RPP Kelas II

RPP Kelas V

RPP Kelas IV

RPP Kelas VI

DOKUMENTASI KEGIATAN BELAJAR

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *