Mengembangkan Bahan Ajar

Penyegaran Calon Dosen/Instruktur PPG | Unit 1 Penyusunan Perangkat Pembelajaran

Fasilitator : Ahmad, PhD, dan Pamujo, M. Pd (Kemdikbud Dirjen GTK)

Daftar Isi Uni 1

  1. KB1 Merancang Pelaksanaan Observasi
  2. KB2 Mengembangkan Tujuan dan Indikator Pembelajaran
  3. KB 3 Merancang Langkah Pembelajaran
  4. KB 4 Mengembangkan Bahan Ajar
  5. KB 5 Evaluasi Pembelajaran
  6. KB 6 Peer Teaching
  7. KB 7 Refeksi

KB 4. Mengembangkan Bahan Ajar

Fungsi bahan ajar adalah sebagai pedoman bagi pendidik untuk mengarahkan ruang lingkup konten/materi pembelajaran yang dilaksanakan. Carey mengungkapkan bahwa bahan ajar berisi konten yang perlu dipelajari oleh siswa baik berbentuk cetak atau yang difasilitasi oleh pengajar agar dapat mencapai tujuan tertentu (Carey, 2009 : 230).

Capaian Pembelajaran yang diharapkan terjadi pada calon Dosen/Instruktur adalah :

  1. Menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan pengembangan bahan ajar
  2. Menjelaskan tahapan dalam mengembangkan bahan ajar
  3. Menentukan bahan ajar yang sesuai dengan topik dan tujuan pembelajaran
  4. Mentransfer pengetahuan dan melatihkan keterampilan tentang penyusunan bahan ajar

Baca Juga

  1. Strategi Penyusunan Kisi-Kisi Instrumen
  2. Strategi Refleksi Pembelajaran
  3. Manfaat Feedback Pembelajaran dari Siswa
  4. Pengembangan Leadership Skill Guru Pemula
  5. Menjadi Guru Mempesona
  6. Penyusunan Perangkat Pembelajaran Berbasis TPACK
  7. Strategi Perencanaan Refleksi
  8. Peer Teaching
  9. Konsep Evaluasi Pembelajaran
  10. Mengembangkan Bahan Ajar
  11. Merancang Langkah Pembelajaran
  12. Mengembangkan Indikator dan Tujuan Pembelajaran
  13. Praktik Keprofessionalan Mengajar
  14. Praktik Keprofessionalan Non Mengajar
  15. Platform LMS Moodle & Big Blue Button

Materi

Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu pengajar dalam proses pembelajaran di kelas, yang jenis-jenisnya adalah:

  1. Bahan ajar cetak seperti buku, modul, bacaan dan lain-lain
  2. Bahan ajar audio berupa rekaman CD, tape, radio dan suara alam
  3. Bahan ajar audio visual berupa video, DVD, internet video, dan kondisi nyata
  4. Bahan ajar multimedia interaktif seperti CAI (Computer Assisted Instructions)

Penggunaan bahan ajar akan efektif jika diterapkan dengan strategi yang tepat tergantung dari bagaimana kreativitas dan inovasi guru dalam melaksanakan pembelajaran.

Eksplore Lebih Lanjut

  1. Unit 1 tentang Penyusunan Perangkat Pembelajaran
  2. Unit 2 tentang Pembimbingan PPL
  3. Unit 3 tentang Pembimbingan Penilaian Pembelajaran
  4. Unit 4 tentang Pengembangan Keprofesionalan Berkelanjutan

Kemampuan mengembangkan dan menyediakan bahan ajar berdasarkan karakteristiknya sebagai berikut :

  1. Berisi paparan pengalaman dan realita yang berhubungan dengan topik atau materi yang diajarkan
  2. Mampu mestimulasi interaksi antar pembelajar atau percakapan yang nyata
  3. Mempu mendorong murid untuk mengembangkan kemampuan belajar, strategi dan aktivitas belajar mereka
  4. Mengakomodasi kemampuan LSRW (listen, speak, read, wrote) agar murid dapat mengintegrasikan keempat keterampilan tersebut (Bell and Gower)
  5. Menarik dari segi bentuk, keramahan dan kemudahan bagi pengguna, serta memiliki daya tahan yang baik.

Pengembangan bahan ajar harus menyesuaikan dengan sistematika yang baik yang minimal memuat :

  1. Pendahuluan, pada umumnya memuat penjelasan awal, petunjuk penggunaan, alasan logis pentingnya bahan ajar atau yang lainnya
  2. Penyajian, memuat bagian utama dari bahan ajar, dapat berupa video, audio, media interaktif hingga buku ajar
  3. Penutup, memuat bahan refleksi, penugasan, aktivitas atau hal lain yang sifatnya memberi penguatan

Menurut Rowntree tahapan penyusunan bahan ajar cetak adalah sebagai berikut :

  1. Idetifikasi tujuan dan indikator pembelajaran
  2. Menjabarkan materi dalam garis besar yang telah disesuaikan dengan rumusan tujuan pembelajaran
  3. Menuliskan materi secara lengkap berdasarkan jabaran garis besar tersebut dengan gaya bahasa yang lugas dan komunikatif
  4. Melaksanakan validasi untuk mengetahui tingkat keterbacaan bahan ajar
  5. Menentukan format dan tata-letak bahan ajar

Pengembangan bahan ajar audio agar sesuai tahapan sebagai berikut :

  1. Menyusun garis besar isi program media
  2. Merancang naskah bahan ajar audio
  3. Memproduksi bahan ajar dengan rekaman, pemberian tambahan suara atau suara latar (backsound) dan penyatuan bagian-bagian rekaman
  4. Mengevaluasi hasil audio pembelajaran dengan penilaian ahli, terkait noise, intonasi dan pelafalan
  5. Mendistribusikan bahan ajar melalui jaringan internet dan lain-lainnya

Pengembangan bahan ajar video dilakukan berdasarkan tahapan berikut :

  1. Menyusun garis besar isi program video
  2. Merancang bahan ajar dengan menggunakan storyboard
  3. Mengambil gambar sesuai dengan susunan storyboard meliputi penyuntingan gambar, insert audio, insert teks (caption) dan yang lainnya
  4. Mengevaluasi hasil video pembelajaran dengan penilaian ahli
  5. Mendistribuskan video melalui layanan unggah dan publikasi video di internet

Aktivitas pembelajaran Kegiatan Belajar 4 dilakukan dengan menganalisis bahan ajar dengan urutan sebagai berikut :

  1. Kegiatan awal dan penjelasan (10 menit) , Instruktur menjelaskan kegiatan yang akan dilaksanakan dan membagikan LK-Bahan Ajar 01 serta link bahan ajar yang dapat di cermati pada link ini.
  2. Melaksanakan tugas pertama menganalisis bahan ajar (20 menit), peserta melaksanakan kegiatan menganalisis secara individual dengan menggunakan LK-Bahan Ajar 01
  3. Tugas kedua merumuskan point-pont penting dari sebuah topik (20 menit), Instruktur memandu peserta untuk mengerjakan tugas kedua untuk memetakan topik penting menggunakan LK-Bahan Ajar 02

Berikut contoh instrumen pengamatan ciri-ciri bahan ajar

Nama bahan Ajar :………………………………………………………………

Nama pengarang :……………………………………………………………….

ppg18

Strategi pembuatan bahan ajar dapat dilakukan dengan pemetaan konsep rancangan bahan ajar seperti tugas LK-Bahan Ajar 02

ppg19

Kegiatan dilanjutkan dengan aktivitas reflektif berupa menjawab tes formatif yang terdiri dari 5 pertanyaan uraian. Kegiatan diakhiri dengan refleksi yaitu :

  1. Mungkinkah suatu bahan ajar yang dikembangkan tidak tergantung pada bahan ajar lainnya?
  2. Mungkinkan bahan ajar digunakan sendiri? atau harus bersamaan dengan bahan ajar lainnya?
  3. Manakah menurut Anda lebih baik, antara bahan ajar yang lengkap atau bahan ajar yang terpisah-pisah antar masing-masing topik?
  4. Perlukah melakukan analisis kurikulum sebelum mengembangkan bahan ajar? Atau cukup menganalisis karakteristik konten tertentu saja?
  5. Perlukah menganalisis karakteristik penggunaan bahan ajar.
  6. Perlukah menganalisis tingkat perkembangan hingga kemampuan berpikir pengguna bahan ajar?
  7. Silahkan membuat pertanyaan sendiri untuk melakukan self reflekctions.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 Responses to Mengembangkan Bahan Ajar

  1. Pingback: Menjadi Guru Mempesona – SDN 7 SUBAGAN

  2. Pingback: Pembimbingan Praktik Keprofesionalan Mengajar – SDN 7 SUBAGAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *