Peneduh Gumi Peringatan Hari Bumi Ke 50 Hari ini 22 April 2020

peneduh gumiPada hari ini tanggal 22 April 2020, bertepatan dengan Hari Tilem Kedasa, yang ditetapkan sebagai  Hari Peneduh Gumi di Pura Agung Besakih Karangasem Bali, maka dilaksanakan Ngeneng ( yang diartikan tinggal di rumah)  dan Ngening ( memiliki sedikit persamaan dengan Nyepi, dalam bentuk renungan suci ).  Maka seluruh masyarakat Hindu Bali bersama-sama mendoakan keselamatan dan kesejahteraan dengan memohon “Peneduh Gumi” . Peneduh Gumi jika diartikan memiliki makna Penyejuk Bumi, dapat dinterpretasikan sebagai upaya memohon kepada Tuhan agar Planet Bumi tempat kita tinggal ini kembali sejuk dan ramah lingkungan sehingga dapat memberi kesejahteraan kepada segenap kehidupan makhluk hidup yang tinggal di Planet Bumi ini.

Entah kebetulan apa tidak, penulis juga tidak tahu, dari halaman Setting Blog wordpress.com ada sebuah pengumuman yang bunyinya seperti ini : From April 22-24, experts, activists, artists, and performers will run a massive, three-day livestream to inspire people around the world to join the movement and take action against climate change. Show your support! Display the Earth Day Live Banner on your site. On April 22 – the 50th anniversary of Earth Day – the banner will become a full-site overlay that your visitors can dismiss.

Ternyata tanggal 22 April diperingati sebagai Hari Bumi (Earth Day), sehingga dari tanggal 22-24 April, para ahli, aktivis, seniman, dan pemain akan menjalankan streaming langsung besar-besaran selama tiga hari untuk menginspirasi orang-orang di seluruh dunia untuk bergabung dengan gerakan dan mengambil tindakan melawan perubahan iklim Bumi.  Diharapkan setiap situs internet menampilkan Spanduk  tentang Hari Bumi ke 50. Tetapi penulis memutuskan untuk mengaktifkannya nanti, karna dengan aktifnya fitur tersebut, tulisan ini tidak akan muncul, akibat ditutup oleh spanduk Peringatan hari Bumi ke 50 tersebut.

Kegiatan perenungan Tilem Kedase dalam rangka memohon “Peneduh Gumi”, secara lokal memilih waktu yang sangat tepat pada peringatan Hari Bumi (Earth Day) Internasional yang ke 50. Semoga dengan moment ini, bertepatan dengan kebijakan Lock Down hampir melanda seluruh negara, akan terjadi perenungan bersama umat manusia sedunia bahwa telah terlampau lama kita menyakiti Bumi (Ibu Pertiwi) sehingga selama beberapa minggu perlu diistirahatkan. Entah ini peringatan Tuhan kepada kita untuk selalu mencintai Bumi, karena secara tidak langsung dengan  berkurangnya aktifitas manusia turut pula menyumbang bagi berkurangnya polusi di Bumi yang secara keseluruhan akan berdampak pada membaiknya iklim di Bumi.

Through Peneduh Gumi,  Happy Anniversary  50th Earth day, hopefully the Earth will be better.

Link Siaran Langsung Hari Bumi Klik di sini

This entry was posted in Artikel, Uncategorized and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *