Mengenal Benda-Benda Ruang Angkasa

Selama ini kalian telah mengenal benda-benda ruang angkasa pada tata surya kita. Berdasarkan data terkini yang dirilis oleh NASA (National Aeronautics and Space Administration), terdapat beberapa benda angkasa yang baru terdeteksi dan dikelompokan ke dalam golongan bukan planet.

Tata Surya bumi kita terdiri dari matahari, planet, bulan, asteroid, komet dan debu angkasa. Matahari sebagai pusat peredaran Tata Surya, dengan susunan planet Merkurius, Mars, Venus, Bumi, Jupiter, Saturnus, Neptunus dan Pluto yang dulunya masuk ke dalam planet ke sembilan dalam tatasurya kita, telah di keluarkan oleh NASA ke dalam keanggotaan Tata Surya. Sehingga jumlah planet dalam Tata Surya kita sekarang tinggal berjumlah delapan planet. Alasan para ahli mengeluarkan planet Pluto adalah karena setelah dilakukan penelitian ternyata lintasannya menyimpang dari orbit seperti normalnya planet lainnya. Para peneliti NASA menggolongkan Pluto ke dalam golongan Dwarf Planet.

Tata Surya

Ukuran planet dan Matahari sebagai latar belakang

Nah berikut anggota tata surya kita mulai

1. Matahari

Matahari

Matahri, Sumber : klik gambar

Matahari adalah jantung tata surya kita. Matahari adalah termasuk salah satu bintang jenis katai kuning. Bola gas panas yang menyala yang tiap hari kamu saksikan menjadi benda paling terang di tata surya kita. Bahan penyusun matahari adalah Unsur Hidrogen sebanyak 92,1%, sisanya adalah Unsur Helium sebanyak 78%. Sinar matahari yang menyala terang tersebut terjadi akibat pelepasan energi reaksi fusi atau penyatuan dua inti atom Hidrogen. Penyatuan dua atom Hidrogen tersebut di sebut reaksi fusi yang menghasilkan atom Helium disertai pelepasan energi.

Besarnya massa matahari sekitar 99,8% massa seluruh benda-benda di Tata Surya jika di gabungkan. Ukuran tersebut menghasilkan grafitasi yang sangat besar yang mampu menjaga sesuatu dari planet terbesar hingga partikel terkecil untuk tetap di orbitnya. Inti Matahari memiliki suhu sekitar 15 juta derajat celcius. 

Arus listrik di Matahari menghasilkan medan magnet. Medan magnet Matahari mampu menggerakann gas bermuatan listrik yang bertiup keluar dari Matahari ke segala arah yang disebut angin Matahari. Angin matahari yang terdiri dari partikel bermuatan listrik tersebut menyebar ke segala arah menjauhi Matahari dan menghujani permukaan-permukaan planet, termasuk Bumi.

Hubungan antara Matahari dengna Bumi yang mengitarinya telah menciptakan perubahan musim, arus laut, cuaca, iklim, sabuk radiasi dan aurora. Meskipun Matahari adalah benda angkasa yang memberi sumber kehidupan dan paling istimewa bagi kita tetapi di luar sana, ada miliaran bintang seperti Matahari kita yang tersebar di galaksi Bima Sakti, dengan ukuran yang kadang lebih kecil dan ada pula yang ratusan kali ukuran Matahari kita.

Berikut 10 hal yang harus kamu tahu tentang Matahari, yaitu sebgai berikut :

  1. Jika Matahari setinggi pintu depan rumah kamu, Bumi akan seukuran kelereng.
  2. Matahari adalah pusat tata surya kita dan membentuk 99,8 persen massa seluruh Tata Surya.
  3. Kahatulistiwa Matahari berputar sekali setiap 25 hari, tetapi pada kutubnya Matahari berputar sekali pada porosnya setiap 35 hari Bumi.
  4. Sebagai bintang, Matahari adalah bola gas (hidrogen 92,1 persen dan helium 7,8 persen) yang disatukan oleh gravitasinya sendiri.
  5. Matahari tidak memiliki cincin.
  6. Banyak pesawat ruang angkasa terus-menerus mengamati Matahari, membantu kita mengawasi cuaca luar angkasa yang dapat memengaruhi satelit dan astronot.
  7. Tanpa energi Matahari, tidak akan ada kehidupan di Bumi.
  8. Inti Matahari memiliki temperatur sekitar 27 juta derajat Fahrenheit (15 juta derajat Celsius).
  9. Matahari diorbit oleh delapan planet, ditambah dengan lima planet kerdil, puluhan ribu asteroid, dan hingga tiga triliun komet dan badan es.
  10. Permukaan matahari yang terlihat kadang-kadang memiliki bintik-bintik matahari gelap, yang merupakan area aktivitas magnet yang intens yang dapat menyebabkan ledakan matahari.

2. Planet

Benda angkasa yang tergolong planet adalah Merkusius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Uranus dan Neptunus. Para ahli beberapa waktu lalu berdebat tentang pengertian planet yang mana Pluto yang sebelumnya termasuk ke dalam salah satu planet akhirnya di keluarkan dari keanggotaan planet. Pengertian planet terbaru diadopsi oleh International Astronomical Union pada tahun 2006, yang menyatakan bahwa sebuah planet harus memenuhi tiga kondisi berikut ini :

  1. Benda itu harus mengorbit bintang (dalam hal Tata Surya kita disebut Matahari).
  2. Benda itu harus cukup besar sehingga memiliki gravitasi yang cukup untuk memaksanya menjadi bentuk bola.
  3. Benda itu harus cukup besar sehingga gravitasinya dominan dan dapat menarik benda-benda lain dengan ukuran yang sama di dekat orbitnya.

Berikut jajaran planet pada sistem Tata Surya yang memenuhi syarat sebagaimana para ahli menyatakannya yaitu :

Merkurius

771_pia16853

Planet Merkurius. Sumber : klik gambar

Merkurius yang memiliki terdekat dengan Matahari dan terkecil diantara planet lainnya di tata surya kita dengan ukuran hanya sedikit lebih besar dari Bulan Bumi. Dari permukaan Merkurius, Matahari akan nampak tiga kali lebih besar daripada ketika dilihat dari Bumi, dan sinar matahari akan tujuh kali lebih terang. Terlepas dari kedekatannya dengan Matahari, Merkurius bukanlah planet terpanas di tata surya kita gelar itu milik Venus di dekatnya, berkat atmosfernya yang padat. 

522_pia19423

Gambar miring ini menyoroti interior spektakuler kawah Abedin. Lantai kawah ditutupi dengan batu yang pernah meleleh karena peristiwa benturan. Sumber : klik gambar

521_pia19449

Pada 18 Maret 2011, MESSENGER membuat sejarah dengan menjadi pesawat ruang angkasa pertama yang mengorbit Merkurius. Sebelas hari kemudian, pesawat menangkap gambar pertama yang pernah diperoleh dari orbit Merkurius, Sumber : klik gambar

Berikut adalah hal yang unik dari planet Merkurius!

  1. Terkecil, Merkurius adalah planet terkecil di tata surya kita — hanya sedikit lebih besar dari Bulan Bumi.
  2. Ini adalah planet terdekat dengan Matahari pada jarak sekitar 36 juta mil (58 juta kilometer) atau 0,39 AU.
  3. Satu hari di Merkurius (waktu yang diperlukan bagi Merkurius untuk berputar mengitari bintang terdekatnya yaitu Matahari) membutuhkan 59 hari Bumi. Satu malam hari di Merkurius membutuhkan 175,97 hari Bumi. Merkurius membuat orbit lengkap mengelilingi Matahari (satu tahun dalam waktu Merkurius) hanya dalam 88 hari Bumi.
  4. Merkurius adalah planet berbatu, juga dikenal sebagai planet terestrial. Merkurius memiliki permukaan yang padat dan berongga, seperti bulan di bumi.
  5. Atmosfer tipis Merkurius, atau eksosfer, sebagian besar terdiri dari oksigen (O2), natrium (Na), hidrogen (H2), helium (He), dan kalium (K). Atom-atom yang diledakkan dari permukaan Matahari dan terbawa bersama angin matahari menimbulkan dampak dampak meteor-meteor kecil yang turut andail dalam  menciptakan eksosfer Merkurius.
  6. Kedekatan dengan Matahari menyebabkan grafitasi Merkurius tidak mampu menahan benda lain yang jatuh ke permukaan Matahari. Sehingga tidak ada benda yang mampu ditahan untuk mengitari dirinya sehingga Merkurius tidak memiliki bulan.
  7. Seperti halnya planet lain yang memiliki cincin Planet Merkuriuspun tidak mampu menahan benda-benda kecil yang akan membentuk formasi cincin.
  8. Tidak ada bukti kehidupan telah ditemukan di Merkurius. Suhu siang hari dapat mencapai 430 derajat Celcius (800 derajat Fahrenheit) dan turun hingga -180 derajat Celcius (-290 derajat Fahrenheit) di malam hari. Kondisi ini tidak mungkin bagi keberlangsungan khidupan mahkluk hidup seperti di Planet Bumi.
  9. JIka kamu berdiri di permukaan Merkurius pada pada siang hari maka Matahari, akan nampak tiga kali lebih besar dari pada kamu melihatnya dari Bumi.
  10. Dua pesawat ruang angkasa Bepi Colombo milik ESA-JAXA sedang dalam perjalanan menuju Mercurius. Pesawat ruang angkasa Mariner 10 NASA adalah pesawat pertama dengan misi menjelajahi Merkurius. Wahana MESSENGER NASA adalah yang pertama dapat mengorbit planet terdalam tersebut.

Venus

Venus

Planet Venus  Sumber : klik gambar

Sebelum dijelaskan mengenai Venus, berikut pemberitahuan dari NASA, bahwa di awal April 2020 ini kalian bisa  meyaksikan penampakan Planet Venus di langit

[youtube https://www.youtube.com/watch?v=qDZtsjHg8iY&w=560&h=315]

Sudah menyaksikan video di atas, nah sekarang lanjut penjelasan mengenai Planet Venus.

Nama                                                                                                                                                      

Nama Venus diambil dari nama keindahan dan dewi cinta dari kisah Romawi kuno, yang dikenal sebagai Aphrodite. Pada tanggal 31 Januari 2019, sebuah kelompok penelitian Jepang telah mengidentifikasi struktur garis raksasa di antara awan yang menutupi Venus berdasarkan pengamatan dari pesawat ruang angkasa Akatsuki. Tim juga mengungkapkan asal-usul struktur ini menggunakan simulasi iklim skala besar. Kelompok ini dipimpin oleh Asisten Proyek Profesor Hiroki Kashimura (Universitas Kobe, Sekolah Pascasarjana Ilmu Pengetahuan Alam Jepang) dan temuan ini dipublikasikan pada 9 Januari di Jurnal Nature Communications.

Planet kedua dari Matahari dan tetangga terdekat planet kita, Venus memiliki struktur dan ukuran yang mirip dengan Bumi, tetapi sekarang dunia yang sangat berbeda. Venus berputar perlahan ke arah yang berlawanan dengan kebanyakan planet. Atmosfernya yang tebal memerangkap panas dalam efek rumah kaca yang tak terkendali, menjadikannya planet ini menjadi planet terpanas di tata surya kita,  dengan suhu permukaan yang cukup panas untuk melelehkan timbal. Sekilas di bawah awan tersingkap gunung berapi dan pegunungan yang tidak stabil. 

Jarak                                                                                                                                          

Dengan radius 3.760 mil (6.052 kilometer), ukuran Venus sedkit lebih kecil dari Planet Bumi. Jarak Venus ke Matahari kurang lebih 67 juta mil (108 juta kilometer),  0,7 AU (Astronomi Unit/Ukuran Astronomi) dari Matahari. Satu Unit Astronomi (disingkat AU), adalah jarak dari Matahari ke Bumi. Waktu yang diperlukan sinar matahari menuju permukaan Venus adalah 6 menit .

Rotasi dan Orbit                                                                                                                       

Rotasi dan orbit Venus tidak biasa dalam beberapa hal. dimana hanya dua planet yang berputar dari timur ke barat. Hanya Venus dan Uranus yang memiliki rotasi “mundur” ini. Venus menyelesaikan perputaran pada sumbunya (rotasi) selama 243 hari Bumi. Sehari di Venus adalah hari terpanjang dari planet mana pun di tata surya kita akibatnya Matahari tidak terbit dan terbenam setiap “hari” di Venus seperti di kebanyakan planet lain. Di Venus, satu siklus malam hari membutuhkan 117 hari Bumi.

Venus membuat orbit lengkap mengelilingi Matahari (satu tahun dalam waktu Venus) sama dengan 225 hari Bumi atau sedikit kurang dari dua siklus siang-malam Venus. Lintasan atau orbit Venus mengelilingi Matahari adalah yang paling melingkar dari planet manapun, orbit Venus hampir membentuk lingkaran sempurna, sementara orbit planet lain lebih lonjong atau oval. Tidak seperti di Bumi yang memiliki kemiringan 23,5 derajat, kemiringan aksial Planet Venus hanya 3 derajat, perputran Venus pada sumbunya hampir tegak, maka di Venus tidak akan mengalami musim seperti layaknya di Bumi.

Struktur                                                                                                                                       

Venus mirip dengan Bumi. Venus memiliki inti besi dengan radius sekitar 2.000 mil (3.200 kilometer). Lapisan atasnya terdiri atas mantel yang merupakan batu panas yang perlahan bergolak karena panas dalam inti planet ini. Permukaannya yang tidak stabil akibat dari lapisan batu tipis yang banyak tonjolan dan bergerak dinamis saat mantel Venus bergeser sehingga menciptakan gunung berapi.

Venus telah berumur kurang lebih 4,5 miliar tahun. Venus terbentuk ketika gravitasi menarik gas dan debu yang berputar-putar mengelilingi intinya yang lama kelamaan memadat. Seperti sesama planet terestrial, Venus memiliki inti pusat, mantel berbatu, dan kerak.

Permukaan Venus

Gambar Magellan ini berpusat di 74,6 derajat lintang utara dan 177,3 bujur timur, di Wilayah Atalanta Venus timur laut. Sumber : klik gambar

Permuakaan Venus 2

Kawah Isabella, dengan diameter 175 kilometer (108 mil), terlihat pada gambar radar Magellan ini, adalah kawah tumbukan terbesar kedua di Venus. Sumber : klik gambar

Berikut 10 hal terunik dari Palnet Venus adalah sebagai berikut :

  1. Jika matahari setinggi pintu depan kelas kalian, maka Venus akan seukuran  biji jagung.
  2. Venus mengorbit Matahari kita, bintang. Venus adalah planet terdekat kedua dengan matahari pada jarak sekitar 67 juta mil (108 juta km).
  3. Satu hari di Venus sama dengan 243 hari di Bumi.  Venus berputar mundur, dengan matahari terbit di barat dan terbenam di timur.
  4. Permukaan padat Venus adalah lanskap vulkanik yang ditutupi oleh dataran luas yang menampilkan gunung berapi tinggi dan dataran tinggi bergerigi.
  5. Venus tidak memiliki bulan dan tidak ada cincin.
  6. Suhu permukaan planet ini sekitar 900 derajat Fahrenheit (465 derajat Celsius) angat cukup untuk melelehkan timbal.
  7. Banyak ilmuwan percaya air pernah ada di permukaan. Penjelajah Venus di masa depan akan mencari bukti samudera purba.
  8. Lebih dari 40 pesawat ruang angkasa telah menjelajahi Venus. Misi Magellan tahun 90-an memetakan permukaan planet dan Akatsuki saat ini juga sedang mengorbit Planet Venus.
  9. Temperatur ekstrem dan awan asam Venus menjadikannya tempat yang mustahil bagi kehidupan layaknya yang berlangsung di Planet Bumi.
  10. Permukaan planet berotasi perlahan, angin bertiup dengan kekuatan badai, mengirimkan awan sepenuhnya ke seluruh planet setiap lima hari.

Bumi

bumi bagus

Bumi adalah planet tempat kita tinggal. Planet Bumi adalah planet ketiga dari Matahari, dan satu-satunya tempat yang kita ketahui sejauh ini yang dihuni oleh makhluk hidup. Sementara Bumi hanya planet terbesar kelima di tata surya, ia adalah satu-satunya dunia di tata surya kita dengan air cair di permukaan. Ukuran Bumi hanya sedikit lebih besar dari Venus. Bumi adalah planet terbesar dari empat planet terdekat dengan Matahari, yang semuanya terbuat dari batu dan logam.

Nama                                                                                                                                                     

Bumi telah diberi nama setidaknya sejak  1.000 tahun yang lalu. Semua planet, kecuali Bumi, dinamai menurut dewa dan dewi Yunani dan Romawi. Namun, nama Bumi adalah berasal dari Bahasa Jerman, yang berarti “tanah.”  Dengan radius 3.959 mil (6.371 kilometer), Bumi termasuk planet yang terbesar dari planet-planet terestrial, dan planet kelima terbesar secara keseluruhan planet pada Tata Surya. Dari jarak rata-rata 93 juta mil (150 juta kilometer), Jarak Bumi ke Matahari adalah sama dengan satu unit astronomi(disingkat AU). Unit ini menyediakan cara mudah untuk dengan cepat membandingkan jarak planet-planet dari Matahari. Sinar Matahari memerlukan sekitar delapan menit untuk mencapai Bumi.

Rotasi dan Orbit                                                                                                                             

Saat Bumi mengorbit Matahari, ia menyelesaikan satu rotasi setiap 23,9 jam. Dibutuhkan 365,25 hari untuk menyelesaikan satu perjalanan mengelilingi Matahari. Waktu edar Bumi mengelilingi yang tidak bulat telah mempengaruhi sistem kalender. Kalender yang dihitung satu tahun sebagai 365 hari menyisakan kelebihan seperempat hari sehingga  setiap empat tahun ditambah satu hari. Hari itu disebut hari kabisat, dan tahun yang ditambahkan itu disebut tahun kabisat.

Bumi berotasi pada sumbunya dengan kemiringan 23,4 sehingga memiliki simpangan  bidang orbit Bumi mengelilingi Matahari. Kemiringan ini menyebabkan siklus musim tahunan di Bumi. Kemiringan itu terjadi silih berganti, terkadang Belahan bumi utara mendekati  Matahari dan pada kesempatan berbeda belahan bumi bagian selatan yang miring mendekati Matahari. Kejadian ini akan berdampak pada penampakan dan kekuatan sinar Matahari yang diterima Bumi.  Setiap enam bulan belahan Bumi Utara yang condong ke Matahari mengalami pemanasan sinar Matahari yang lebih besar, sehingga menghasilkan Musim Panas. Sementara hal sebaliknya terjadi di belahan Bumi selatan yang mengalami Musim Dingin. Enam bulan kemudian, situasinya terbalik. Ketika musim semi dan gugur mulai, kedua belahan menerima jumlah panas yang kira-kira sama dari Matahari.

Struktur                                                                                                                                                 

Bumi terdiri dari empat lapisan utama, dimulai dengan inti dalam di pusat planet, diselimuti oleh inti luar, mantel dan kerak. Inti bagian dalam adalah bola padat yang terbuat dari besi dan logam nikel dengan radius sekitar 1.291 kilometer. Bagian inti suhunya setinggi 9.800 derajat Fahrenheit (5.400 derajat Celsius). Yang mengelilingi inti dalam adalah inti luar. Lapisan ini tebalnya sekitar 1.400 mil (2.300 kilometer), terbuat dari zat besi dan cairan nikel. Di antara inti luar dan kerak adalah mantel, lapisan paling tebal. Campuran batuan cair yang panas dan kental ini memiliki ketebalan sekitar 1.800 mil (2.900 kilometer). Lapisan terluar, kerak bumi, rata-rata kedalamannya 30 mil (30 kilometer). Di dasar lautan, kerak bumi lebih tipis dan memanjang sekitar 3 mil (5 kilometer) dari dasar laut ke puncak mantel.

lapisan Bumi

Lapisan penyusun Bumi

Bumi terbentuk bersamaan dengan terbentuknya Tata Surya sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu. Bumi terbentuk ketika gravitasi menarik gas dan debu yang berputar untuk menjadi planet ketiga dari Matahari. Seperti planet-planet terestrial lainnya, Bumi memiliki inti pusat, mantel berbatu, dan kerak bumi yang kokoh.

Seperti Mars dan Venus, Bumi memiliki gunung berapi, gunung, dan lembah. Litosfer bumi, yang meliputi kerak (baik benua dan samudera), yang dibagi menjadi lempeng-lempeng besar yang terus bergerak. Sebagai contoh, lempeng Amerika Utara bergerak ke barat di atas cekungan Samudra Pasifik, kira-kira dengan laju yang sama dengan pertumbuhan kuku kita. Gempa bumi terjadi ketika lempeng-lempeng saling bertabrakan, naik satu sama lain, bertabrakan untuk membuat gunung, atau terbelah dan terpisah.

Samudra di seluruh permukaan Bumi, yang mencakup hampir 70 persen permukaan planet, memiliki kedalaman rata-rata sekitar 2,5 mil (4 kilometer) dan mengandung 97 persen air. Hampir semua gunung berapi di Bumi tersembunyi di bawah lautan ini. Gunung Mauna Kea di Hawaii lebih tinggi daripada Gunung Everest, tetapi sebagian besar di bawah air. Pegunungan terpanjang di bumi juga berada di bawah air, di dasar samudra Arktik dan Atlantik. Ini empat kali lebih panajang dari gabungan Andes, Rockies dan Himalaya.

Bumi memiliki atmosfer yang terdiri atas 78 persen nitrogen, 21 persen oksigen, dan 1 persen gas lain seperti argon, karbon dioksida, dan neon. Atmosfer memengaruhi iklim jangka panjang Bumi dan cuaca lokal jangka pendek dan melindungi kita dari banyak radiasi berbahaya yang datang dari Matahari. Ini juga melindungi kita dari meteoroid, yang sebagian besar terbakar di atmosfer, dipandang sebagai meteor di langit malam, sebelum mereka dapat jatuh ke permukaan Bumi sebagai meteorit.

Rotasi planet kita yang cepat dan inti besi-nikel cair menghasilkan medan magnet. Angin matahari adalah aliran partikel bermuatan yang terus-menerus dikeluarkan dari Matahari. Ketika partikel bermuatan dari angin matahari terperangkap dalam medan magnet Bumi, mereka bertabrakan dengan molekul udara di atas kutub magnet planet kita. Molekul-molekul udara ini kemudian mulai bersinar yang kita sebut dengan aurora, atau cahaya utara dan selatan.

Medan magnet inilah yang menyebabkan jarum kompas mengarah ke Kutub Utara terlepas dimanapun kita berada. Tetapi polaritas magnetik Bumi dapat berubah, membalik arah medan magnet. Catatan geologis memberi tahu para ilmuwan bahwa pembalikan magnetik terjadi rata-rata setiap 400.000 tahun, tetapi waktunya sangat tidak teratur. Sejauh yang kita ketahui, pembalikan magnetis seperti itu tidak menyebabkan kerusakan pada kehidupan di Bumi, dan pembalikan sangat kecil kemungkinannya terjadi setidaknya seribu tahun lagi. Tetapi ketika itu benar-benar terjadi, jarum kompas cenderung mengarah ke berbagai arah selama beberapa abad, 

Bulan
Bumi adalah satu-satunya planet yang memiliki satu bulan. Bulan kita adalah objek paling terang dan paling dikenal di langit malam. Dalam banyak hal, Bulan bertanggung jawab untuk membuat Bumi menjadi rumah yang hebat. Ini menstabilkan goyangan planet kita, yang telah membuat iklim lebih bervariasi selama ribuan tahun.

Bumi terkadang untuk sementara didekati sejumlah asteroid atau batu besar yang mengorbit. Mereka biasanya terperangkap oleh gravitasi Bumi selama beberapa bulan atau tahun sebelum kembali ke orbit di sekitar Matahari. Terkadang ada juga asteroid yang terlalu dekat dengan bumi dan manabrak Bumi.

Bulan adalah potongan-potongan batu yang ditangkap oleh gravitasi planet, tetapi Bulan kita kemungkinan merupakan hasil tabrakan benda angkasa miliaran tahun yang lalu. Ketika Bumi kita masih muda, sebagian besar batu menabraknya, menggeser sebagian kerak dan mantel Bumi. Potongan yang dihasilkannya menggumpal dan membentuk Bulan kita. Dengan radius 1.080 mil (1.738 kilometer), Bulan adalah bulan terbesar kelima di tata surya kita (setelah Ganymede, Titan, Callisto, dan Io).

Bulan lebih jauh dari Bumi daripada yang disadari kebanyakan orang. Bulan berjarak rata-rata 238.855 mil (384.400 kilometer) jauhnya. Itu berarti 30 planet seukuran Bumi bisa masuk di antara Bumi dan Bulan.

Bumi memiliki suhu yang sangat ramah dan campuran bahan kimia yang memungkinkan kehidupan berlangsung. Bumi unik karena sebagian besar planet kita tertutup air, karena suhu Bumi memungkinkan air cair dalam jangka waktu yang lama. Lautan luas bumi menyediakan tempat yang nyaman bagi kehidupan untuk dimulai sekitar 3,8 miliar tahun yang lalu.

Foto bumidan bulan dari mars

Gambar gabungan Bumi dan bulan ini, seperti yang terlihat dari Mars, menggabungkan gambar Bumi terbaik dengan gambar bulan terbaik dari empat set gambar yang diperoleh pada 20 November 2016, oleh kamera Eksperimen Pencitraan Ilmiah Resolusi Tinggi (HiRISE) di NASA Orbiter Pengintai Mars. Sumber: klil gambar

Bumi

Bulan bergerak di atas Samudra Pasifik dekat Amerika Utara seperti yang terlihat oleh pesawat ruang angkasa Iklim Observatory (DSCOVR). Sumber : klik gambar

Bumi di kejauhan

Gambar titik Bumi ini adalah bagian dari “potret” pertama tata surya dari jarak yang sangat jauh  oleh wahana Voyager 1 ketika meninggalkan Tata Surya menuju ruang antar bintang. Sumber : kli gambar

Berikut 10 hal unik yang harus kamu ketahui tentang Bumi

  1. Jika Matahari setinggi pintu rumah kamu, maka Bumi akan sebesar biji kacang.
  2. Bumi mengorbit sebuah bintang yaitu Matahari kita. Bumi adalah planet ketiga dari Matahari pada jarak sekitar 93 juta mil (150 juta km).
  3. Satu hari di Bumi adalah 24 jam. Bumi membuat orbit lengkap mengelilingi matahari (satu tahun dalam waktu Bumi) dalam waktu sekitar 365 hari.
  4. Bumi adalah planet berbatu dengan permukaan gunung, ngarai, dataran yang padat dan dinamis dan banyak lagi. Sebagian besar planet kita tertutup air.
  5. Atmosfer bumi adalah 78 persen nitrogen, 21 persen oksigen, dan 1 persen bahan lainnya, membentuk keseimbangan sempurna untuk bernafas bagi mahkluk hidup.
  6. Bumi memiliki satu bulan.
  7. Bumi tidak memiliki cincin.
  8. Banyak pesawat ruang angkasa yang mengorbit mempelajari Bumi dari atas sebagai suatu keseluruhan sistem sambil mengamati atmosfer, lautan, gletser, dan bumi yang padat.
  9. Bumi adalah tempat yang sempurna untuk kehidupan seperti yang kita ketahui.
  10. Atmosfer melindungi kita dari meteoroid yang masuk, yang sebagian besar terbakar di atmosfer, sebelum mereka dapat menghantam permukaan Bumi.

Mars

Mars

Planet Mars. Sumber : klik gambar

Nama                                                                                                                                                Mars diambil dari nama dewa perang orang Romawi kuno karena warna kemerahannya mengingatkan pada darah. Peradaban lain juga memberi nama planet untuk atribut ini; misalnya, orang Mesir menyebutnya “Desher-nya,” yang berarti “yang merah.” Bahkan saat ini, sering disebut “Planet Merah” karena mineral besi di tanah Mars teroksidasi, atau berkarat, menyebabkan permukaan tampak merah.

Penjelajahan
Planet Mars merupakan planet di luar Bumi yang dipelajari secara intensif. Mesir kuno telah mengamati planet ini lebih dari 4.000 tahun yang lalu. Mereka memetakan pergerakan planet ini di langit, hingga saat ini, robot sains ruang angkasa mempelajari Mars dari semua sudut.

Berikut enam pesawat ruang angkasa sedang berada di orbit di Mars. Trio ilmuwan NASA adalah Mars Reconnaissance Orbiter, Mars Odyssey dan MAVEN. ESA mengelola misi ExoMars Trace Gas Orbiter dan Mars Express. Tidak ketinggalan wahana antariksa Planet Merah pertama India bernama Mars Orbiter Mission (MOM) – sejak 2014.
dSedangkan ua pesawat robot ruang angkasa sedang menjelajah permukaan Mars. Penjelajah Curiosity NASA sedang menjelajahi Gunung Sharp di Gale Crater. NASA InSight, pendarat stasioner, sedang menyelidiki interior Mars dari sebuah tempat di dataran rata yang datar yang disebut Elysium Planitia. Baik NASA dan ESA memiliki rencana untuk mengirim manusia ke Mars di masa yang akan datang.

Pada tahun 2020 ini NASA kembali akan mengadakan penjelajahan ke Mars. Tim Penjelajah Mars pada musim panas tahun  2020 tepatnya pada bulan Juli 2020 melanjutkan langkah NASA untuk melakukan penjelajahan Planet Merah. Misi Mars 2020 akan mencari tanda-tanda kehidupan mikroba masa lalu, menandai iklim dan geologi planet, dan akan menjadi misi planet pertama yang mengumpulkan dan menyimpan batu Mars sampel inti dan debu. Pada misi tersebut NASA direncanakan akan bekerja sama dengan Badan Antariksa Eropa. Misi akan mengirim pesawat ruang angkasa ke Mars untuk mengumpulkan sampel-sampel dari permukaannya dan mengembalikannya ke Bumi untuk dianalisis secara mendalam.

Saksikan video berikut ini !

[youtube https://www.youtube.com/watch?v=hrF5YwR-j24&w=560&h=315]

 

[youtube https://www.youtube.com/watch?v=0PVjj0PEPMA&w=560&h=315]

 

Ukuran dan Jarak
Dengan radius 2.106 mil (3.390 kilometer), ukuran Mars adalah sekitar setengah ukuran Bumi. Jika Bumi seukuran kacang tanah, Mars akan sebesar sebesar jagung.

Dari jarak rata-rata 142 juta mil (228 juta kilometer), Mars berjarak 1,5 unit astronomi dari Matahari. Satu unit astronomi (disingkat AU), adalah jarak dari Matahari ke Bumi. Dari jarak ini, dibutuhkan sinar matahari 13 menit untuk mencapai permukaan Mars.

Orbit dan Rotasi
Saat Mars mengorbit Matahari, dia menyelesaikan satu rotasi setiap 24,6 jam, yang sangat mirip dengan satu hari di Bumi (23,9 jam). Hari Mars disebut sol, kependekan dari “solar day”. Setahun di Mars berlangsung 669,6 sol, yang sama dengan 687 hari Bumi.

Sumbu rotasi Mars memiliki kemiringan 25 derajat terhadap bidang orbitnya di sekitar Matahari. Ini adalah kesamaan lain dengan Bumi, yang memiliki kemiringan aksial 23,4 derajat. Seperti Bumi, Mars memiliki musim yang berbeda, tetapi Mars bertahan lebih lama dari musim di Bumi karena Mars membutuhkan waktu lebih lama untuk mengorbit Matahari (karena jaraknya lebih jauh). Dan sementara di sini di Bumi, musim tersebar secara merata sepanjang tahun, berlangsung selama 3 bulan (atau seperempat tahun), di Mars musimnya bervariasi panjangnya karena orbit elips, berbentuk telur mengelilingi Matahari.

Musim semi di belahan bumi utara (musim gugur di selatan) adalah musim terpanjang di 194 sol. Musim gugur di belahan bumi utara (musim semi di selatan) adalah yang terpendek yaitu 142 hari. Musim dingin utara / musim panas selatan adalah 154 sol, dan musim panas utara / selatan adalah 178 sol.

Struktur
Mars memiliki inti padat di pusatnya antara 930 dan 1.300 mil (radius 1.500 hingga 2.100 kilometer). Inti Mars terbuat dari besi, nikel dan belerang. Yang mengelilingi inti adalah mantel berbatu setebal antara 770 dan 1.170 mil (1.240 hingga 1.880 kilometer), dan di atasnya, kerak yang terbuat dari besi, magnesium, aluminium, kalsium, dan kalium. Kerak Mars memiliki kedalaman antara 6 dan 30 mil (10 hingga 50 kilometer).

Lapisan Mars

Pembentukan
Ketika tata surya terbentuk sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu, Mars terbentuk ketika gravitasi menarik gas dan debu yang berputar untuk menjadi planet keempat dari Matahari. Mars sekitar setengah ukuran Bumi, dan seperti planet-planet terestrial lainnya, ia memiliki inti pusat, mantel berbatu, dan kerak bumi yang kokoh.

Permukaan
Planet Merah sebenarnya banyak warna. Di permukaan kita melihat warna seperti coklat, emas dan cokelat. Alasan Mars terlihat kemerahan adalah karena oksidasi — atau karat besi pada batu, regolith (“tanah Mars), dan debu Mars. Debu ini terangkat ke atmosfer dan dari kejauhan membuat planet ini tampak sebagian besar berwarna merah.

Menariknya, sementara Mars sekitar setengah diameter Bumi, permukaannya hampir sama dengan daratan kering Bumi. Gunung berapi, kawah tumbukan, gerakan kerak, dan kondisi atmosfer seperti badai debu telah mengubah lanskap Mars selama bertahun-tahun, menciptakan beberapa fitur topografi tata surya yang paling menarik.

Sistem ngarai besar yang disebut Valles Marineris cukup panjang untuk membentang dari California ke New York, lebih dari 3.000 mil (4.800 kilometer). Ngarai Mars ini berjarak 200 mil (320 kilometer) pada bagian terluasnya dan 4,3 mil (7 kilometer) pada bagian terdalamnya. Itu sekitar 10 kali ukuran Grand Canyon Bumi.

Kawah Mars

Salah satu kawah di Mars. Sumber : klik gambar

SunSetOn Mars

Matahari terbenam di Mars. Sumber : klik gambar

Mars adalah rumah bagi gunung berapi terbesar di tata surya, Olympus Mons. Ini tiga kali lebih tinggi dari Mt. Everest dengan basis ukuran negara bagian New Mexico.

Mars tampaknya memiliki masa lalu yang berair, dengan jaringan lembah sungai kuno, delta dan danau, serta bebatuan dan mineral di permukaan yang hanya bisa terbentuk dalam air cair. Beberapa fitur menunjukkan bahwa Mars mengalami banjir besar sekitar 3,5 miliar tahun yang lalu.

Ada air di Mars saat ini, tetapi atmosfer Mars terlalu tipis untuk ada air cair lama di permukaan. Saat ini, air di Mars ditemukan dalam bentuk air-es tepat di bawah permukaan di wilayah kutub serta di air asin (asin), yang secara musiman mengalir turun ke beberapa lereng bukit dan dinding kawah.

Atmosfir
Mars memiliki atmosfer tipis yang sebagian besar terdiri dari karbon dioksida, nitrogen, dan gas argon. Bagi mata kita, langit akan menjadi kabur dan merah karena debu yang menggantung, bukan warna biru yang kita lihat di Bumi. Atmosfer Mars yang tipis tidak menawarkan banyak perlindungan dari dampak benda-benda seperti meteorit, asteroid, dan komet.

Suhu di Mars bisa setinggi 70 derajat Fahrenheit (20 derajat Celcius) atau serendah -225 derajat Fahrenheit (-153 derajat Celcius). arena suasananya sangat tipis, panas dari Matahari dengan mudah lolos dari planet ini. Jika Anda berdiri di permukaan Mars di khatulistiwa pada siang hari, rasanya seperti panas di kaki Anda (75 derajat Fahrenheit atau 24 derajat Celsius) dan musim dingin di kepala Anda (32 derajat Fahrenheit atau 0 derajat Celsius).

Kadang-kadang, angin di Mars cukup kuat untuk menciptakan badai debu yang menutupi sebagian besar planet ini. Badai setebal itu, mungkin berlangsung berbulan-bulan sebelum semua debu mengendap.

Magnetosfer
Mars tidak memiliki medan magnet global saat ini, tetapi area kerak Mars di belahan bumi selatan sangat bermagnet, menunjukkan jejak medan magnet sejak 4 miliar tahun lalu.

Cincin
Mars tidak memiliki cincin. Namun, dalam 50 juta tahun ketika Phobos menabrak Mars atau pecah, itu bisa membuat cincin berdebu di sekitar Planet Merah.

Bulan
Mars memiliki dua bulan kecil, Phobos dan Deimos, yang mungkin ditangkap asteroid. Mereka berbentuk kentang karena memiliki massa gravitasi yang terlalu sedikit untuk membuatnya bulat.

Bulan Mars

Bulan Mars Phobos. Sumber : klik gambar


Nama-nama bulan tersebut diperoleh dari nama kuda-kuda yang menarik kereta perang dewa perang Yunani, Ares. Dalam bahasa Yunani kuno, Phobos berarti “terbang,” dan Deimos berarti “ketakutan.”

Phobos, bulan terdekat dan lebih besar, memiliki banyak kawah, dengan lekukan yang dalam di permukaannya. Secara perlahan bergerak menuju Mars dan akan menabrak planet ini atau pecah dalam sekitar 50 juta tahun mendatang.

Deimos sekitar setengah sebesar Phobos dan mengorbit dua setengah kali lebih jauh dari Mars. Deimos yang berbentuk aneh ditutupi oleh kotoran longgar yang sering mengisi kawah di permukaannya, membuatnya tampak lebih halus daripada Phobos yang berongga

Potensi untuk Hidup
Para ilmuwan tidak berharap banyak dapat menemukan makhluk hidup yang saat ini hidup di Mars. Mereka hanya mencari tanda-tanda kehidupan yang sudah ada sejak dulu, ketika Mars lebih hangat dan tertutup air.

Earth From Mars

Titik putih seperti bintang adalah kenampakan Bumi dari Planet Mars. Sumber : klik gambar

Berikut 10 hal unik tentang Planet Mars

  1. Jika Matahari setinggi pintu rumah kalian,  Bumi akan seukuran sangat kecil, demikian juga halnya Mars yang hanya akan berukuran biji kedelai.
  2. Mars mengorbit bitang yang merupakan Matahari kita. Mars adalah planet keempat dari Matahari pada jarak rata-rata sekitar 228 juta km (142 juta mil) atau 1,52 AU.
  3. Suatu hari di Mars membutuhkan waktu lebih dari 24 jam. Mars membuat orbit lengkap mengelilingi Matahari (satu tahun dalam waktu Mars) dalam 687 hari Bumi
  4. Mars adalah planet berbatu. Permukaannya yang padat telah diubah oleh gunung berapi, tumbukan, angin, gerakan kerak dan reaksi kimia.
  5. Mars memiliki atmosfer tipis yang sebagian besar terdiri dari karbon dioksida (CO2), argon (Ar), nitrogen (N2), dan sejumlah kecil oksigen dan uap air.
  6. Mars memiliki dua bulan bernama Phobos dan Deimos.
  7. Tidak ada cincin di sekitar Mars.
  8. Beberapa misi telah mengunjungi planet ini, dari flybys yang hanya mampu mengortbit Mars hingga mendaratkan pesawat dan robot ruang angkasa. Kesuksesan misi Mars yang pertama adalah flyby Mariner 4 pada tahun 1965.
  9. Pada saat ini, permukaan Mars tidak dapat mendukung kehidupan seperti yang kita ketahui. Misi saat ini hanya untuk mempelajari masa lalu Mars yang berhubungan dengan air dan kehidupan dan sehingga di masa yang akan datang dapat berpotensi untuk mendukung kehidupan lagi.
  10. Mars dikenal sebagai Planet Merah karena mineral besi yang teroksidasi atau berkarat di tanah Mars, yang menyebabkan tanah dan atmosfer terlihat berwarna merah.

Jupiter

Jupiter

Planet Jupiter. Sumber : klik gambar

Jupiter memiliki sejarah panjang yang mengejutkan para ilmuwan. Sejak tahun 1610 ketika Galileo Galilei menemukan bulan pertama di luar Bumi. Galileo Galilei menggunakan penemuan baru yang disebut teleskop untuk melihat Jupiter dan menemukan bulan-bulan pertama yang diketahui ada di luar Bumi. Walau penemuan itu menyebabkan malapetaka baginya, tetapi hal tersebut merupakan tinggak penting bagi eksplorasi ruang angkasa hingga masa kini. Penemuan itu mengubah cara kita melihat alam semesta. Jupiter adalah planet terbesar dalam Tata Surya kita. Jupiter merupakan planet kelima dari Matahari kita dan dengan ukuran dua kali lebih besar dari semua planet lain jika digabungkan. Garis-garis dan pusaran Jupiter sebenarnya adalah badai awan amonia dan air yang mengambang di atmosfer yang terdiri dari hidrogen dan helium. Bintik Merah Jupiter yang ikonik adalah badai raksasa yang lebih besar dari Bumi yang telah mengamuk selama ratusan tahun.

Jupiter dikelilingi oleh puluhan bulan. Jupiter juga memiliki beberapa cincin, tetapi tidak seperti cincin Saturnus yang terkenal, cincin Jupiter sangat redup dan terbuat dari debu, bukan es.

Eksplorasi
Sembilan pesawat ruang angkasa telah mempelajari Jupiter dari dekat. Wahana antariksa Juno milik NASA saat ini sedang mengorbit dan mempelajari planet gas raksasa tersebut. Wahana antariksa itu, yang tiba di Jupiter pada Juli 2016, adalah yang pertama mempelajari interior misterius planet yang diselimuti awan. Para ilmuwan juga mengamati Jupiter menggunakan Teleskop Luar Angkasa Hubble yang mengorbit Bumi dan teleskop berbasis darat.

Pioneer 10 adalah pesawat ruang angkasa pertama yang terbang melewati Jupiter. Kemudian diikuti oleh flybys Pioneer 11, Voyager 1 dan Voyager 2. Misi Galileo NASA pertama kali adalah mengorbit Jupiter dan melakukan penelitian terhadap awan dan badai di atmosfernya. Beberapa wahana ruang angkasa memanfaatkan grafitasi Jupiter untuk mendapatkan stimulus energi gerakan baru sehingga sampai ke tempat sasaran penelitian berikutnya. Beberapa di antaranya adalah Misi internasional Ulysses menggunakan gravitasi Jupiter yang kuat untuk melemparkan diri ke lintasan orbital kutub utara dan selatan Matahari. Cassini dan New Horizons juga memanfaatkan grafitasi Jupiter ketika mereka meluncur ke sasaran sains utama mereka yaitu Saturnus.  Cassini dikhususkan untuk mengamati Pluto dan New Horizon untuk mengamati Sabuk Kuiper. Melalui teknik tersebut para wahana antariksa dapat memiliki fungsi ganda, selain mengamati Jupiter sambil mencari energi baru untuk didorong menuju sasaran penelitian berikutnya.

Ukuran dan Jarak
Dengan radius 43,440,7 mil (69,911 kilometer), Jupiter 11 kali lebih luas dari Bumi. Jika Bumi seukuran kacang, maka Jupiter akan sebesar bola basket.

Dari jarak rata-rata 484 juta mil (778 juta kilometer), Jupiter berjarak 5,2 unit astronomi dari Matahari. Satu unit astronomi (disingkat AU), adalah jarak dari Matahari ke Bumi. Dari jarak ini, dibutuhkan Sinar Matahari 43 menit untuk melakukan perjalanan dari Matahari ke Jupiter.

Orbit dan Rotasi
Jupiter memiliki hari terpendek di tata surya. Satu hari di Jupiter hanya membutuhkan sekitar 10 jam (waktu yang diperlukan Jupiter untuk berputar atau berputar sekali), dan Jupiter membuat orbit lengkap mengelilingi Matahari (satu tahun dalam waktu Jovian) dalam sekitar 12 tahun Bumi (4.333 hari Bumi) .

Ekuatornya memiliki kemiringan dengan bidang orbitnya ketika mengelilingi Matahari hanya 3 derajat. Ini berarti Jupiter berputar hampir tegak dan tidak memiliki musim yang ekstrim seperti planet lain.

Struktur
Komposisi Jupiter mirip dengan Matahari, kebanyakan hidrogen dan helium. Jauh di atmosfer, tekanan dan suhu meningkat, mengompresi gas hidrogen menjadi cairan. Ini memberi Jupiter lautan terbesar di tata surya. Lautan yang terbuat dari hidrogen dan bukan air. Para ilmuwan berpikir bahwa, pada kedalaman yang mungkin setengah jalan menuju pusat planet, tekanannya menjadi begitu besar sehingga elektron-elektron diperas dari atom-atom hidrogen, membuat cairan tersebut secara elektrik bersifat seperti logam. Perputaran cepat Jupiter diperkirakan menyebabkan adanya arus listrik dan menghasilkan medan magnet yang kuat di planet ini. Masih belum jelas apakah Jupiter memiliki inti dari bahan padat, atau mungkin seperti sup yang kental, super panas dan padat. Suhu inti diperkirakan sampai 90.032 derajat Fahrenheit (50.000 derajat Celsius). Sebagian besar inti diperkirakan terbuat dari besi dan mineral silikat (mirip dengan kuarsa).

pia23444-1600

Permukaan Jupiter. Sumber: klik gambar

Pembentukan
Jupiter terbentuk diakhir tata surya terbentuk sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu. ketika gravitasi menarik gas dan debu yang berputar untuk menjadi bola gas raksasa. Jupiter mengambil sebagian besar massa yang tersisa setelah pembentukan Matahari. Masa yang diambil untuk pembentukan Jupiter lebih dari dua kali bahan gabungan dari benda-benda lain di tata surya. Bahkan, Jupiter memiliki bahan yang sama dengan bintang, tetapi tidak tumbuh cukup besar untuk menjadi bintang dan memiliki cahaya sendiri. Sekitar 4 miliar tahun yang lalu, Jupiter menetap di posisinya saat ini di tata surya luar, di mana ia adalah planet kelima dari Matahari.

Permukaan
Sebagai raksasa gas, Jupiter tidak memiliki permukaan yang nyata. Planet ini sebagian besar berupa gas dan cairan yang berputar-putar. Sehingga sulit bagi sebuah pesawat ruang angkasa untuk mendarat di Jupiter, dan kemungkinan untuk selamat dan mampu keluar dari Jupiter dengan teknologi terkini belum memungkinkan. Tekanan dan suhu ekstrem jauh di dalam planet ini akan melumat habis badan pesawat. Pesawat yang akan mencoba meloloskan diri akan dihancurkan, dicairkan dan diuapkan.

Atmosfir
Penampilan Jupiter ibarat pita dihiasi titik awan berwarna-warni. Planet gas itu kemungkinan memiliki tiga lapisan awan berbeda di langitnya yang, secara bersama-sama, membentang sekitar 44 mil (71 kilometer). Awan bagian atas mungkin terbuat dari es amonia, sedangkan lapisan tengahnya kemungkinan terbuat dari kristal amonium hidrosulfida. Lapisan paling dalam mungkin terbuat dari es dan uap air.

Permukaan Jupiter

Permukaan Jupiter. Sumber : klik gambar

Warna-warna cerah yang Anda lihat pada pita tebal di sepanjang Jupiter mungkin berupa gas belerang dan gas yang mengandung fosfor yang naik dari bagian dalam planet yang lebih hangat. Rotasi cepat Jupiter berputar sekali setiap 10 jam menciptakan aliran gas yang kuat, memisahkan awan-awannya menjadi sabuk gelap dan zona terang.

Bintik pusaran gas Jupiter dapat bertahan selama bertahun-tahun, karena tidak ada benda padat yang menahannya. Badai Jupiter yang banyak itu beberapa mencapai  kecepatan hingga 335 mil per jam (539 kilometer per jam) di khatulistiwa. Bintik Merah Besar yang nampak dari Bumi merupakan golakan badai awan dua kali lebih lebar dari Bumi, yang telah berlangsung lebih dari 300 tahun. Baru-baru ini, tiga badai berbentuk oval yang lebih kecil bergabung untuk membentuk bintik badai yang lebih besar, yang telah mencapai ukuran sekitar setengah ukuran bintik badai utama yang lebih besar. Para ilmuwan belum tahu apakah oval dan pita yang mengitari planet ini dangkal atau dalam dan berakar ke dalam zona inti Jupiter.

2479_grs_animation_1200

Bintik merah putaran gas badai Jupiter. Sumber : klik gambar

Magnetosfer
Magnetosfer Yovian (sebutan untuk segala sesuatu yang terjadi di Jupiter) adalah wilayah ruang yang dipengaruhi oleh medan magnet Jupiter yang kuat. Medan magnet ini serupa dengan balon berukuran 600.000 hingga 2 juta mil (1 hingga 3 juta kilometer) menuju Matahari (tujuh hingga 21 kali diameter atau Jupiter sendiri) dan mengecil menjadi ekor berbentuk kecebong yang membentang lebih dari 600 juta mil (1 miliar kilometer) di belakang Jupiter, sejauh orbit Saturnus. Medan magnet Jupiter yang luar biasa adalah 16 hingga 54 kali lebih kuat dari Bumi. Medan magnet tersebut berputar melalui planet lainnya dan menyapu partikel yang memiliki muatan listrik. Zona yang dekat dengan Jupiter ini, medan magnetnya menjebak kawanan partikel bermuatan dan mempercepatnya sehingga memiliki energi yang sangat tinggi, menciptakan radiasi yang kuat yang membombardir bulan-bulan Jupiter dan dapat merusak pesawat ruang angkasa yang melewatinya. Medan magnet Jupiter juga menyebabkan beberapa aurora paling spektakuler yang pernah teramati pada kutub-kutub palanet Tata Surya.

Cincin
Cincin Jupiter ditemukan pada tahun 1979 oleh pesawat ruang angkasa NASA Voyager 1,. Cincin Jupiter adalah penemuan baru sebagai kejutan bagi apara ahli, karena mereka terdiri dari partikel-partikel kecil dan gelap dan sulit untuk dilihat kecuali bila diterangi oleh Matahari. Pesawat ruang angkasa Galileo memiliki data yang menunjukkan bahwa sistem cincin Jupiter dapat dibentuk oleh debu yang bergerak cepat ketika meteoroid antar planet menabrak bulan-bulan terdalam planet kecil di planet raksasa itu.

Bulan
Jupiter diiringi oleh empat bulan besar dan banyak bulan kecil lainnya. Jupiter membentuk semacam tata surya mini. Jupiter memiliki 53 bulan yang dikonfirmasi dan 26 bulan sementara menunggu konfirmasi penemuan. Bulan diberi nama setelah mereka dikonfirmasi.

10_pia02879_800

Bulan Io melayang di atas Jupiter berhasil ditangkap oleh pesawat ruang angkasa Cassini NASA pada awal milenium baru, 1 Januari 2001. Sumber : klik gambar

Empat bulan terbesar Jupiter yaitu Io, Europa, Ganymede, dan Callisto yang berhasil pertama kali diamati oleh astronom Galileo Galilei pada 1610 menggunakan teleskop buatannya sendiri. Keempat bulan ini sekarang dikenal sebagai satelit Galilea, dan mereka adalah beberapa tujuan paling menarik di tata surya untuk diamati lebih jauh. Io adalah benda dengan aktivitas vulkanik paling tinggi di tata surya. Ganymede adalah bulan terbesar di tata surya (bahkan lebih besar dari planet Merkurius). Sedangkan Callisto memiliki sedikit kawah yang mengindikasikan aktivitas permukaan yang sedikit di benda itu. Eropa memiliki lautan air cair dengan bahan-bahan kehidupan mungkin berada di bawah keraknya, sehingga bulan Jupiter ini menarik untuk dijelajahi.

184_184_pia17043_1000

Pemandangan jupiter dari bulan Jupiter Eropa. Sumber : klik gambar

Potensi untuk Hidup
Lingkungan Jupiter mungkin tidak kondusif bagi kehidupan seperti yang kita ketahui. Suhu, tekanan, dan bahan yang menjadi ciri planet ini kemungkinan besar terlalu ekstrem untuk diadaptasi oleh organisme makhluk hidup. Sementara planet Jupiter adalah tempat yang tidak mungkin bagi kehidupan makhluk hidup, dan hal ini tidak berlaku bagi beberapa bulannya. Europa adalah salah satu tempat paling mungkin untuk menemukan kehidupan di tempat lain di tata surya kita. Ada bukti samudera luas tepat di bawah lapisan esnya, yang diharapkan dapat mendukung kehidupan bagi makhluk hidup di masa yang akan datang.

Berikut 10 hal unik dari planet Jupiter seperti diuraikan di bawah ini!

  1. Bumi bisa masuk melintasi khatulistiwa Jupiter. Jika Bumi seukuran buah anggur, Jupiter akan menjadi ukuran bola basket.
  2. Jupiter mengorbit sekitar 484 juta mil (778 juta kilometer) atau 5,2 Unit Astronomi (AU) dari Matahari kita (Bumi adalah satu AU dari Matahari).
  3. Jupiter berputar sekali setiap 10 jam (satu hari Jovian), tetapi membutuhkan sekitar 12 tahun Bumi untuk menyelesaikan satu orbit Matahari (satu tahun Jovian).
  4. Jupiter adalah raksasa gas dan karenanya tidak memiliki permukaan seperti Bumi. Jika memiliki inti bagian dalam yang padat, kemungkinan besar hanya seukuran Bumi.
  5. Atmosfer Jupiter sebagian besar terdiri dari hidrogen (H2) dan helium (He).
  6. Jupiter memiliki lebih dari 75 bulan.
  7. Pada tahun 1979 misi Voyager menemukan sistem cincin Jupiter yang lemah. Keempat planet raksasa di tata surya kita memiliki sistem cincin.
  8. Sembilan pesawat ruang angkasa telah mengunjungi Jupiter. Tujuh buah terbang dan dua lainnya lagi mengorbit raksasa gas itu. Juno, yang terbaru, tiba di Jupiter pada tahun 2016.
  9. Jupiter tidak dapat mendukung kehidupan seperti yang kita ketahui. Tetapi beberapa bulan Jupiter memiliki lautan di bawah kulitnya yang dapat mendukung kehidupan.
  10. Bintik Merah Besar Jupiter adalah badai raksasa yang besarnya sekitar dua kali ukuran Bumi dan telah mengamuk selama lebih dari seabad.

Saturnus

151_saturn_carousel_1

Setelah lebih dari 13 tahun di Saturnus, dan dengan takdirnya disegel, wahana antariksa Cassini milik NASA mengucapkan selamat tinggal pada sistem Saturnus dengan menembakkan daun jendela dari kamera sudut lebar dan menangkap mosaik Foto Saturnus dan cincinnya yang terakhir, dua hari sebelum wahana antariksa itu berada. terjun dramatis ke atmosfer planet ini. Kredit gambar: NASA / JPL-Caltech / SSI

Saturnus adalah planet keenam dari Matahari dan planet terbesar kedua di tata surya kita. Dihiasi dengan sistem cincin es yang mempesona, Saturnus memiliki keunikan di antara planet-planet lain. Ini bukan satu-satunya planet yang memiliki cincin, tetapi tidak ada yang spektakuler atau serumit planet Saturnus. Seperti sesama raksasa gas Jupiter, Saturnus adalah bola raksasa yang sebagian besar terbuat dari hidrogen dan helium.

[youtube https://www.youtube.com/watch?v=xrGAQCq9BMU&w=1280&h=720]

Cassini Menabrakkan dirinya di Saturnus

Dikelilingi oleh lebih dari 60 bulan yang dikenal, Saturnus adalah rumah bagi beberapa lanskap paling menarik di tata surya kita. Dari semburan air yang menyembur dari Enceladus ke danau metana di Titan yang berasap, sistem Saturnus adalah sumber yang kaya akan penemuan ilmiah dan masih menyimpan banyak misteri.

Planet terjauh dari Bumi yang ditemukan oleh manusia dengan mata telanjang, Saturnus telah dikenal sejak zaman kuno. Planet ini dinamai dewa pertanian dan kekayaan Romawi, yang juga ayah dari Yupiter.

Ukuran dan Jarak
Dengan radius 36.183,7 mil (58.232 kilometer), Saturnus 9 kali lebih luas dari Bumi. Jika Bumi seukuran kacang, Saturnus akan sebesar bola voli. Dari jarak rata-rata 886 juta mil (1,4 miliar kilometer), Saturnus berjarak 9,5 unit astronomi dari Matahari. Satu unit astronomi (disingkat AU), adalah jarak dari Matahari ke Bumi. Dari jarak ini, dibutuhkan sinar matahari 80 menit untuk melakukan perjalanan dari Matahari ke Saturnus.

Orbit dan Rotasi
Saturnus memiliki hari terpendek kedua dalam Tata Surya kita. Satu hari di Saturnus hanya membutuhkan 10,7 jam (waktu yang dibutuhkan Saturnus untuk berputar atau berputar sekali) dan Saturnus membuat orbit lengkap mengelilingi Matahari (satu tahun dalam waktu Saturnus) dalam sekitar 29,4 tahun Bumi (10,756 hari Bumi). Sumbunya memiliki kemiringan dengan orbitnya, yang mirip dengan kemiringan Bumi yaitu 23,5 derajat. Ini berarti bahwa, seperti Bumi, Saturnus mengalami musim.

Struktur
Seperti Jupiter, sebagian besar Saturnus terbuat dari hidrogen dan helium. Di pusat Saturnus terdapat inti padat logam seperti besi dan nikel yang dikelilingi oleh material berbatu dan senyawa lainnya yang dipadatkan oleh tekanan dan panas yang kuat, yang diselimuti oleh hidrogen cair.

Sulit dibayangkan, tetapi Saturnus adalah satu-satunya planet di tata surya kita yang kerapatan rata-rata lebih rendah dari air. Planet gas raksasa bisa mengambang di bak mandi jika benda kolosal seperti itu ada.

Pembentukan
Saturnus terbentuk diakhir pembentukan Tata Surya sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu. Saturnus terbentuk oleh sisa-sisa gas dan debu Tata Surya ketika grafitasi antar partikel tersebut berkumpul dan secara masif menarik gas dan debu lainnya untuk selanjutnya berputar-putar menjadi bola gas raksasa. Sekitar 4 miliar tahun yang lalu, Saturnus menetapkan posisinya menjadi planet luar Tata Surya, di mana ia adalah planet keenam dari Matahari. Seperti Jupiter, Saturnus sebagian besar terbuat dari hidrogen dan helium, dua komponen utama yang sama yang membentuk Matahari.

Permukaan
Sebagai bola gas raksasa, Saturnus tidak memiliki permukaan sejati. Planet ini kebanyakan berbentuk gas di permukaan dan cairan pada lokasi bagian dalam. Maka pesawat ruang angkasa tidak memiliki tempat untuk mendarat di Saturnus, walaupun bisa mendekat, tetapi akan hancur berkeping-keping karena tekanan dan suhu ekstrem jauh di dalam planet ini.  

Atmosfir
Saturnus diselimuti awan yang tampak seperti garis-garis samar, aliran jet, dan badai. Planet ini memiliki banyak nuansa warna kuning, cokelat, dan abu-abu yang berbeda. Badai di atmosfer bagian atas di sekitar wilayah katulistiwa, memiliki kecepatan mencapai 1.600 kaki per detik (500 meter per detik). Coba bandingkan kekuatan angin topan terkuat di Bumi mencapai puncaknya sekitar 360 kaki per detik (110 meter per detik). Tekanan atmosfir Saturnus yang sangat besar dapat meremas gas menjadi cairan dan cairan menjadi padat dalam waktu singkat.

Kutub utara Saturnus memiliki fitur atmosfer yang menarik berupa aliran badai enam sisi. Pola berbentuk segi enam ini pertama kali diperhatikan dalam gambar dari pesawat ruang angkasa Voyager I, dan yang lebih dekat lagi berhasil direkam oleh pesawat ruang angkasa Cassini. Luasnya membentang sekitar 20.000 mil (30.000 kilometer), berbentuk hexagonal. Aliran badainya bergelombang dengan kecepatan 200 mil per jam (sekitar 322 kilometer per jam) dengan badai besar yang berputar di tengahnya, yang tidak pernah terjadi pada cuaca planet lain dalam Tata Surya.

17573_pia20513_full

Kutub utara Saturnus berbentuk bidang sisi segi enam akibat badai

Magnetosfer
Medan magnet Saturnus lebih kecil dari Jupiter tetapi masih 578 kali lebih kuat dari Bumi. Saturnus, cincin-cincinnya, dan banyak satelit lainnya terletak sepenuhnya di dalam magnetosfer Saturnus yang sangat besar, medan magnet Saturnus lebih dominan berpengaruh terhadap perilaku partikel bermuatan listrik daripada angin matahari. Aurora terjadi ketika partikel bermuatan listrik berbentuk spiral ke atmosfer planet di sepanjang garis medan magnet. Di Bumi, partikel bermuatan ini berasal dari angin matahari. Cassini menunjukkan bahwa setidaknya beberapa aurora Saturnus seperti Jupiter dan sebagian besar tidak terpengaruh oleh angin matahari. Sebaliknya, aurora ini disebabkan oleh kombinasi partikel yang dikeluarkan dari bulan Saturnus dan laju rotasi cepat medan magnet Saturnus. Tapi aurora penyebab aurora lainnya sampai saat ini belum sepenuhnya dipahami.

Cincin
Cincin Saturnus dianggap potongan-potongan komet, asteroid atau bulan yang hancur sebelum mereka mencapai planet ini, terkoyak oleh gravitasi Saturnus yang kuat. Mereka terbuat dari miliaran bongkahan kecil es dan batu yang dilapisi dengan bahan lain seperti debu. Partikel-partikel cincin sebagian besar berkisar dari butiran es kecil berukuran debu hingga potongan sebesar rumah. Beberapa partikel sebesar gunung. Cincin-cincin itu akan terlihat sebagian besar berwarna putih jika Anda melihatnya dari puncak awan Saturnus, dan yang menarik, setiap cincin mengorbit pada kecepatan yang berbeda di sekitar planet ini.

Sistem cincin Saturnus memanjang hingga 175.000 mil (282.000 kilometer) dari planet ini, namun ketinggian vertikal biasanya sekitar 30 kaki (10 meter) di cincin utama. Cincin itu diberi nama berdasarkan urutan abjad berdasarkan urutan mereka ditemukan, cincin-cincin itu relatif dekat satu sama lain, dengan pengecualian jarak selebar 2.920 mil (4.700 kilometer) yang disebut Divisi Cassini yang memisahkan Cincin A dan B. Cincin utama adalah A, B dan C. Cincin D, E, F dan G lebih redup dan lebih baru ditemukan.

Mulai dari Saturnus dan bergerak ke luar, ada cincin D, cincin C, cincin B, Divisi Cassini, cincin A, cincin F, cincin G, dan akhirnya, cincin E. Jauh lebih jauh, ada cincin Phoebe yang sangat samar di orbit bulan Satebe, Phoebe.

426_rings_diagram_nolables

Gambar Cassini dari 2012 ini menunjukkan Saturnus dan lapisan cincinnya

Bulan
Saturnus adalah rumah bagi beragam dunia yang menarik dan unik. Dari permukaan Titan yang diselimuti kabut hingga Phoebe yang penuh kawah, masing-masing bulan Saturnus menceritakan kisah lain seputar sistem Saturnus. Saat ini Saturnus memiliki 53 bulan yang telah dikonfirmasi dengan tambahan 29 bulan yang saat ini menunggu konfirmasi.

863_pia21615

Bulan Saturnus Titan

Potensi untuk Hidup
Lingkungan Saturnus sangat tidak kondusif bagi kehidupan seperti yang kita ketahui. Suhu, tekanan, dan bahan yang menjadi ciri planet ini kemungkinan besar terlalu ekstrem untuk diadaptasi oleh organisme mahkluk hidup. Sementara planet Saturnus adalah tempat yang tidak mungkin bagi makhluk hidup tinggal, tetapi beberapa dari banyak bulannya seperti Enceladus dan Titan, yang merupakan rumah bagi lautan, mungkin dapat mendukung kehidupan di masa yang akan datang.

Berikut 10 hal unik yangharus kmu ketahui tentang Planet Saturnus

  1. Jika sembilan Bumi kita susun berdampingan maka diameternya akan hampir mendekati diameter Saturnus belum termasuk cincin Saturnus.
  2. Saturnus adalah planet keenam dari Matahari dan mengorbit pada jarak sekitar 886 juta mil (1,4 miliar kilometer) dari Matahari
  3. Saturnus membutuhkan sekitar 10,7 jam untuk sekali berputar pada porosnya  (1 hari Saturnus)  dan 29 tahun Bumi untuk mengorbit matahari (1 tahun saturnus)
  4. Saturnus adalah planet bola gas raksasa dan sehingga tidak memiliki permukaan yang padat seperti Bumi. Tetapi mungkin memiliki inti yang padat di suatu tempat di kedalaman planet tersebut.
  5. Atmosfer Saturnus sebagian besar terdiri dari hidrogen (H2) dan helium (He)
  6. Saturnus memiliki 53 bulan. yang dikenal dan dinamai sebanyak 29 bulan dan sisanya menunggu konfirmasi dari astronom dan penemu, sehingga total berjumlah 82 bulan.
  7. Saturnus memiliki sistem dering paling spektakuler, dengan tujuh cincin dan beberapa celah serta perpecahan di antaranya.
  8. Beberapa misi telah mengunjungi Saturnus: Pelopor 11 dan Voyagers 1 dan 2 terbang melewatinya dan Cassini telah mampu mengorbit Saturnus 294 kali dari 2004 hingga 2017.
  9. Saturnus tidak dapat mendukung kehidupan seperti yang kita kenal, tetapi beberapa bulan Saturnus memiliki kondisi yang dapat mendukung kehidupan.
  10. Sekitar dua ton massa Saturnus berasal dari Bumi karena pesawat ruang angkasa Cassini yang sengaja diuapkan di atmosfer Saturnus pada tahun 2017.

Uranus

89_uranus_carousel_1

Ini adalah gambar planet Uranus yang diambil oleh pesawat ruang angkasa Voyager 2 pada 14 Januari 1986 dari jarak sekitar 7,8 million mil (12,7 juta km). Sumber : klik gambar

Planet ketujuh dari Matahari dengan diameter terbesar ketiga di tata surya kita. Uranus sangat dingin dan berangin, dikelilingi oleh 13 cincin redup dan 27 bulan kecil. Kemiringan planet saat mengelilingi matahari, membentuk sudut hampir 90 derajat dari bidang orbitnya. Kemiringan unik ini membuat Uranus tampak berputar di sisinya, mengorbit Matahari seperti bola yang berputar.

Planet pertama yang ditemukan dengan bantuan teleskop adalah Uranus yang ditemukan pada 1781 oleh astronom William Herschel. Meskipun ia awalnya mengira itu adalah komet atau bintang, dua tahun kemudian objek itu diterima secara universal sebagai planet baru. William Herschel hidup di masa Georgium Sidus, setelah Raja George III. Sebaliknya planet itu dinamai Uranus, dewa langit Yunani, seperti yang disarankan oleh Johann Bode, seorang astronom lain yang juga berperan dalam pengenalan awal Planet Uranus.

Ukuran dan Jarak
Planet uranus memiliki radius 15.759,2 mil (25.362 kilometer), Uranus 4 kali lebih luas dari Bumi. Jika Bumi seukuran kasti, Uranus akan sebesar sebesar bola voli. Dari jarak rata-rata 1,8 miliar mil (2,9 miliar kilometer), Uranus berjarak 19,8 unit astronomi dari Matahari. Satu unit astronomi (disingkat AU), adalah jarak dari Matahari ke Bumi. Jarak sejauh itu dibutuhkan waktu 2 jam 40 menit bagi sinar matahari untuk sampai di Planet Uranus.

Orbit dan Rotasi
Satu hari di Uranus membutuhkan waktu sekitar 17 jam untuk berputar pada sumbunya. Uranus membuat orbit lengkap mengelilingi Matahari (satu tahun dalam waktu Uranian) sekitar 84 tahun Bumi (30.687 hari Bumi). Uranus memiliki kemiringan dengan bidang orbitnya sebesar 97,77 derajat, sehingga objek ini adalah satu-satunya planet yang ekuatornya hampir pada sudut atas orbitnya. Hal ini terjadi mungkin akibat tabrakan dengan benda seukuran Bumi pada masa lalu. Kemiringan unik ini menyebabkan musim paling ekstrem di tata surya. Selama hampir seperempat dari setiap tahun Uranian, Matahari bersinar langsung di atas setiap kutub, yang menyebabkan separuh planet lainnya mengalami musim dingin yang gelap selama 21 tahun. Uranus juga merupakan salah satu planet yang berputar berlawanan arah dengan sebagian besar planet lain , dari timur ke barat, seperti halnya Venus.

Struktur
Uranus adalah salah satu dari dua raksasa es di tata surya luar (yang lain adalah Neptunus). Sekitar 80 persen lebih massa planet ini terdiri dari cairan dingin yaitu air, metana, dan amonia  yang  terletak di atas inti yang terbuat dari bebatuan kecil.  Semakin ke mendekati inti keadaan semakin panas hingga mencapai 9.000 derajat Fahrenheit (4.982 derajat Celsius). Uranus berdiameter sedikit lebih besar dari tetangganya, Neptunus, namun massanya lebih kecil. Ini adalah planet paling padat kedua setelah Saturnus.

Uranus mendapatkan warna biru-hijau dari gas metana di atmosfer. Sinar matahari melewati atmosfer dan dipantulkan kembali oleh puncak awan Uranus. Gas metana menyerap bagian merah dari cahaya, menghasilkan warna biru-hijau.

Pembentukan
Uranus terbentuk dari sisa Tata Surya sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu. Gratifitasi antar partikel yang berdekatan, berkumpul berhasil menarik sisa-sisa debu angkasa, sehingga objek tersebut tumbuh makin besar.  Uranus muda terus tumbuh dan berputar sehingga raksasa es yang memiliki grafitasi yang besar dan mampu manarik dan menahan benda-benda di sekitarnya. Seperti halnya tetangganya Neptunus, Uranus kemungkinan terbentuk lebih dekat ke Matahari dan pindah ke tata surya luar sekitar 4 miliar tahun yang lalu, di mana ia adalah planet ketujuh dari Matahari.

Permukaan
Sebagai raksasa es, Uranus tidak memiliki permukaan yang sebenarnya. Planet ini sebagian besar adalah cairan yang berputar-putar. Hal ini berdampak pada pesawat ruang angkasa tidak memiliki tempat untuk mendarat di Uranus, ia tidak akan bisa terbang melalui atmosfernya. Tekanan dan suhu ekstrem akan menghancurkan pesawat wahana ruang angkasa.

Atmosfir
Atmosfer Uranus sebagian besar adalah hidrogen dan helium, dengan sejumlah kecil metana dan jejak air dan amonia. Senyawa Metana memberikan Uranus warna biru yang khas. Pada saat wahana antariksa Voyager 2 mendekatinya pada tahun 1986, hanya melihat beberapa awan terpisah, bintik gelap yang besar, dan bintik gelap kecil. Pengamatan yang lebih baru mengungkapkan bahwa Uranus memperlihatkan awan dinamis ketika mendekati titik balik, termasuk fitur cerah yang berubah dengan cepat.

449_pia01535

Atmosfir Uranus. Sumber : klik gambar

Atmosfer planet Uranus memiliki suhu minimum 49K (-224,2 derajat Celcius) membuatnya lebih dingin daripada Neptunus di beberapa tempat. Kecepatan angin dapat mencapai hingga 560 mil per jam (900 kilometer per jam) di Uranus. Angin mundur di khatulistiwa, bertiup ke arah sebaliknya dari rotasi planet. Tetapi lebih dekat ke kutub, angin mengalir berlawanan dengan rotasi Uranus.

Magnetosfer
Uranus memiliki magnetosfer yang tidak biasa dan berbentuk tidak teratur. Medan magnet biasanya sejalan dengan rotasi planet, tetapi medan magnet Uranus terbalik: sumbu magnetik dimiringkan hampir 60 derajat dari poros rotasi planet, dan juga diimbangi dari pusat planet dengan sepertiga dari jari-jari planet. Auroras di Uranus tidak sejajar dengan kutub (seperti yang ada di Bumi, Jupiter dan Saturnus) karena medan magnet yang miring. Ekor magnetosfer di belakang Uranus di seberang Matahari memanjang ke luar angkasa sejauh jutaan mil. Garis medan magnetnya dipelintir oleh rotasinya yang menyamping sehingga Uranus memiliki bentuk seperti pembuka botol yang panjang.

Cincin
Uranus memiliki dua set cincin. Sistem bagian dalam dari sembilan cincin sebagian besar terdiri dari cincin abu-abu gelap yang sempit. Ada dua cincin luar: yang paling dalam berwarna kemerahan seperti cincin berdebu sama seperti tempat lain di Tata Surya, dan cincin luar berwarna biru seperti cincin E Saturnus. Cincin uranus diistilahkan dengan Zeta, 6, 5, 4, Alpha, Beta, Eta, Gamma, Delta, Lambda, Epsilon, Nu dan Mu. Beberapa cincin yang lebih besar dikelilingi oleh sabuk debu halus.

90_uranus_carousel_2

Cincin Uranus. Sumber: klik gambar

Bulan
Uranus memiliki 27 bulan yang dikenal. Sementara sebagian besar satelit yang mengorbit planet lain mengambil nama mereka dari mitologi Yunani atau Romawi, tetapi bulan-bulan Uranus unik karena dinamai berdasarkan karakter dari karya William Shakespeare dan Alexander Pope. Semua bulan bagian dalam Uranus tampak seperti setengah air dan setengah batu. Komposisi bulan-bulan terluar masih belum diketahui, tetapi kemungkinan besar berbentuk sejenid asteroid yang masuk perangka grafitasi Uranus.

Potensi untuk Hidup
Lingkungan Uranus tidak kondusif bagi kehidupan seperti layaknya di Bumi. Suhu, tekanan, dan bahan yang menjadi ciri planet ini kemungkinan besar terlalu ekstrem untuk diadaptasi oleh organisme.

Berikut adalah 10 hal yang harus kamu ketahui tentang Uranus, adalah sebagai berikut.

  1. Uranus sekitar empat kali lebih luas dari Bumi. Jika Bumi adalah apel besar, Uranus akan menjadi ukuran bola basket.
  2. Uranus mengorbit Matahari kita, sebuah bintang, dan merupakan planet ketujuh dari Matahari pada jarak sekitar 1,8 miliar mil (2,9 miliar kilometer).
  3. Uranus membutuhkan sekitar 17 jam untuk berputar sekali (satu hari Uranian), dan sekitar 84 tahun Bumi untuk menyelesaikan orbit Matahari (satu tahun Uranian).
  4. Uranus adalah bola es raksasa, yang sebagian besar massanya  diselimuti cairan dingin berbahan air, metana dan amonia. Semakin ke dalam semakin panas hingga ke inti yang padat dan berbatu.
  5. Uranus memiliki atmosfer yang sebagian besar terbuat dari molekul hidrogen dan atom helium, dengan sejumlah kecil metana.
  6. Uranus memiliki 27 bulan yang dikenal, dan mereka diberi nama sesuai karakter dari karya William Shakespeare dan Alexander Pope.
  7. Uranus memiliki 13 cincin yang berwarna cerah dari bgian luar, Sementara semakin dalam semakin sempit dan gelap.
  8. Voyager 2 adalah satu-satunya pesawat ruang angkasa yang terbang melewati Uranus. Saat  ini belum ada pesawat ruang angkasa yang mengorbit planet yang jauh ini untuk mempelajarinya secara seksama.
  9. Uranus tidak dapat mendukung kehidupan seperti layaknya bumi kita.
  10. Seperti Venus, Uranus berputar dari timur ke barat. Tapi Uranus unik karena berputar di sisinya

Neptunus

82_carousel_neptune_1

Gambar Neptunus ini dihasilkan dari gambar seluruh planet yang diambil melalui filter hijau dan oranye pada kamera sudut sempit Voyager 2. Sumber : klik gambar

Gelap, dingin, dan dilanda angin supersonik, itulah kondisi Neptunus. Raksasa es Neptunus adalah planet kedelapan dan paling jauh di Tata Surya kita. Jaraknya sekitar 30 kali lebih jauh dari jarak Matahari ke Bumi. Neptunus adalah satu-satunya planet di Tata Surya kita yang tidak dapat dilihat hanya dengan mata telanjang. Pada tahun 2011 Neptunus menyelesaikan orbit 165 tahun pertamanya sejak ditemukan pada tahun 1846.

Neptunus begitu jauh dari Matahari sehingga siang di planet biru itu akan tampak seperti senja redup bagi kita di Bumi. Cahaya hangat yang kita lihat di planet rumah kita di Numi ini kira-kira 900 kali lebih terang dari sinar matahari yang diterima Neptunus.

Raksasa es Neptunus adalah planet pertama yang ditemukan melalui perhitungan matematis. Menggunakan prediksi yang dibuat oleh Urbain Le Verrier, Johann Galle telah menemukan planet ini pada tahun 1846. Planet ini dinamai sesuai dengan dewa laut Romawi, seperti yang disarankan oleh Le Verrier.

Ukuran dan Jarak
Dengan radius 15.299,4 mil (24.622 kilometer), Neptunus sekitar empat kali lebih luas dari Bumi. Jika Bumi seukuran bola kasti, Neptunus akan sebesar bola baseball. Dari jarak rata-rata 2,8 miliar mil (4,5 miliar kilometer), Neptunus berjarak 30 unit astronomi dari Matahari. Satu unit astronomi (disingkat AU), adalah jarak dari Matahari ke Bumi. Dari jarak ini, dibutuhkan waktu selama 4 jam bagi sinar matahari untuk sampai di Neptunus.

Orbit dan Rotasi
Suatu hari di Neptunus memakan waktu sekitar 16 jam (waktu yang dibutuhkan Neptunus untuk berputar atau berputar sekali pada sumbunya). Neptunus membuat orbit lengkap mengelilingi Matahari (satu tahun dalam waktu Neptunus) adalah sekitar 165 tahun Bumi (60.190 hari di Bumi).

Terkadang Neptunus bahkan lebih jauh dari Matahari daripada planet kerdil Pluto. Orbit Pluto yang sangat eksentrik, berbentuk oval membawanya ke dalam orbit Neptunus selama periode 20 tahun setiap 248 tahun Bumi. Peralihan ini, di mana Pluto lebih dekat ke Matahari daripada Neptunus, terjadi baru-baru ini yaitu sejak tahun 1979 hingga 1999. Namun, Pluto tidak pernah bisa menabrak Neptunus, karena, untuk setiap tiga putaran yang dibutuhkan Neptunus mengelilingi Matahari, Pluto menghasilkan dua. Pola berulang ini mencegah terjadinya tabrakan antara dua objek tersebut.

Sumbu rotasi Neptunus memiliki kemiringan 28 derajat dengan bidang orbitnya. Hal ini mirip dengan kemiringan aksial antara Mars dan Bumi. Ini berarti bahwa Neptunus mengalami musim seperti yang kita temukan di Bumi; Namun, dengan durasi masing-masing yang sangat panjang, yaitu dari empat musim yang berlangsung, masing-masing lamanya lebih dari 40 tahun.

612_pia01539

Foto kutub selatan Neptunus yang diambil oleh Voyager 2

Struktur
Neptunus adalah salah satu dari dua raksasa es di Tata Surya luar setelah Uranus. Lebih dari 80% dari massa planet ini terdiri dari cairan dan padatan yang panas, yaitu  lapisan berbahan air, metana, dan amonia yang dingin, di atas inti berbatu yang kecil. Planet Neptunus merupakan planet es raksasa, salah satu yang terpadat di Tata Surya. Para ilmuwan memperkirakan ada lautan air super panas di bawah awan dingin Neptunus. Lautan panas itu tidak mendidih karena tekanan yang sangat tinggi yang diberikan oleh lapisan luarnya yang dingin sehingga membuatnya terkunci.

Pembentukan
Sama halnya dengna Jupiter, Saturnus dan Uranus, Neptunus terbentuk dari materi sisa-sisa pembentukan  Tata Surya sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu. Grafitasi antar partikel yang saling tarik menarik berkumpul dan bertumbuh semakin besar dalam putarannya. Sisa-sisa partikel materi berupa debu angkasa tersebut akhirnya membentuk planet es raksasa dengan gravitasi yang secara berkelanjutan mampu menarik dan menahan gas dan debu disekitarnya. Partikel dan debu berbagai ukuran tertahan oleh grafitasi Neptunus membentuk satelit dan cincin yang setia mengelilinginya. Diperkirakan pembentukan Neptunus sama halnya dengan Uranus berawal sangat dekat dengan Mtahari, dan perlahan selama 4,5 miliar tahun terlempar ke pinggiran Tata Surya.

Permukaan
Neptunus tidak memiliki permukaan yang solid. Atmosfernya sebagian besar terdiri dari hidrogen, helium, dan metana. Ketebalan yang luar biasa ke arah dalam, perlahan-lahan menyatu dengan air dan es-es lainnya yang meleleh di atas inti padat yang lebih berat dengan massa Bumi kita.

Atmosfir
Atmosfer Neptunus sebagian besar terdiri dari hidrogen, helium dengan sedikit metana. Tetangga Neptunus Uranus berwarna biru kehijauan karena keberadaan metana diatmosfirnya. Neptunus memiliki warna biru yang lebih terang, yang hingga kini belum diketahui unsur apa yang dominan sebagai penyebab dari perbedaan warna yang mencolok tersebut.

Neptunus adalah dunia Tata Surya yang penuh dengna badai. Meskipun jaraknya jauh dan menerima energi rendah dari Matahari, hembusan badai Neptunus bisa tiga kali lebih kuat dari Jupiter dan sembilan kali lebih kuat dari Bumi. Angin ini memicu awan metana yang beku di planet ini bergerak dengan kecepatan lebih dari 1.200 mil per jam (2.000 kilometer per jam). Bahkan angin paling kuat di Bumi hanya mencapai 250 mil per jam (400 kilometer per jam).

Pada tahun 1989, badai besar berbentuk oval di belahan bumi selatan Neptunus yang dijuluki “Bintik Gelap Besar” cukup besar untuk menampung seluruh Bumi. Badai itu telah hilang sejak itu, tetapi  sejak itu badai baru telah muncul di berbagai bagian planet ini.

Magnetosfer
Sumbu utama medan magnet Neptunus terbalik sekitar 47 derajat dibandingkan dengan sumbu rotasi planet. Seperti Uranus, yang sumbu magnetnya memiliki kemiringan sekitar 60 derajat dari sumbu rotasi. Magnetosfer Neptunus mengalami ketidak stabilan selama berotasi karena ketidaksejajaran dengan sumbunya. Medan magnet Neptunus sekitar 27 kali lebih kuat dari Bumi.

Cincin

Neptunus setidaknya memiliki lima cincin utama dan empat busur cincin yang  baru diketahui sampai hari ini. Mulai dekat planet ini dan bergerak ke luar, cincin utama bernama Galle, Leverrier, Lassell, Arago dan Adams. Cincin itu dianggap relatif muda dan berumur pendek.

 

249_pia02207

Cincin Neptunus

Sistem cincin Neptunus juga memiliki gumpalan debu yang disebut busur. Empat busur terkemuka bernama Liberté (Liberty), Egalite (Kesetaraan), Fraternité (Persaudaraan) dan Keberanian berada di lingkaran terluar, Adams. Busur itu aneh karena hukum gerak akan memprediksi bahwa mereka akan menyebar secara merata daripada tetap mengelompok. Para ilmuwan sekarang berpikir efek gravitasi Galatea, yaitu bulan yang berada di dalam cincin, menstabilkan busur ini. Berikut nama-nama cincinn Neptunus.

Source: U.S. Geological Survey, Gazetteer of Planetary Nomenclature, Planetary Names: Ring and Ring Gap Nomenclature, https://planetarynames.wr.usgs.gov/Page/Rings.
NameDistance from Planet’s CenterRadial Width
Galle~26,000 miles (41,900 kilometers)9.3 miles (15 kilometers)
Leverrier~33,100 miles (53,200 kilometers)9.3 miles (15 kilometers)
Lassell~34,400 miles (55,400 kilometers)
Arago~35,800 miles (57,600 kilometers)
Adams~39,100 miles (62,930 kilometers)< 31 miles (50 kilometers)
Liberté (Arc)~39,100 miles (62,900 kilometers)
Egalité (Arc)~39,100 miles (62,900 kilometers)
Fraternité (Arc)~39,100 miles (62,900 kilometers)
Courage (Arc)~39,100 miles (62,900 kilometers)

Potensi untuk Hidup

Lingkungan Neptunus tidak kondusif bagi kehidupan seperti yang kita ketahui. Suhu, tekanan, dan bahan yang menjadi ciri planet ini kemungkinan besar terlalu ekstrem dan sulit terlalu sulit untuk diadaptasi untuk kepentingan kehidupan.

Berikut 10 hal unik dari Planer Neptunus

  1. Neptunus sekitar empat kali lebih luas dari Bumi. Jika Bumi adalah apel besar, Neptunus akan sebesar bola basket.
  2. Neptunus mengorbit Matahari kita, sebuah bintang, dan merupakan planet kedelapan dari Matahari dengan jarak sekitar 2,8 miliar mil (4,5 miliar kilometer).
  3. Neptunus membutuhkan sekitar 16 jam untuk berputar sekali (satu hari di Neptunus), dan sekitar 165 tahun Bumi untuk mengorbit matahari (satu tahun di Neptunus).
  4. Neptunus adalah raksasa es. Sebagian besar massanya adalah cairan air, metana dan amonia yang semakin kedalam semakin panas hingga mencapai inti yang padat dan berbatu.
  5. Atmosfer Neptunus sebagian besar terdiri dari hidrogen molekuler, atom helium, dan metana.
  6. Neptunus memiliki 14 bulan yang dikenal yang diberi nama setelah dewa laut dan nimfa dalam mitologi Yunani.
  7. Neptunus memiliki setidaknya lima cincin utama dan empat busur cincin lainnya, yang merupakan gumpalan debu dan serpihan yang kemungkinan terbentuk oleh gravitasi bulan di dekatnya.
  8. Voyager 2 adalah satu-satunya pesawat ruang angkasa yang pernah mengunjungi Neptunus. Tidak ada pesawat ruang angkasa yang  saat ini mengorbit planet jauh itu untuk mempelajarinya dengan seksama
  9. Neptunus tidak dapat mendukung kehidupan seperti layaknya di bumi.
  10. Orbit Planet Neptunus memotong orbit Pluto, karena orbitnya berbentuk elips. Pluto terkadang lebih dekat ke Matahari daripada Neptunus.

3. Planet Kerdil

Pluto

Pluto adalah dunia yang kompleks dan misterius dengan gunung, lembah, dataran, kawah, dan mungkin gletser. Ditemukan pada tahun 1930, Pluto telah lama dianggap sebagai planet kesembilan Tata Surya kita. Tetapi setelah melalui perdebatan para astronomis, rupanya Pluto dunia lebih dekat ke Sabuk Kuiper, Pluto yang dingin direklasifikasi sebagai planet kerdil. Pluto diorbit oleh lima bulan seperti yang baru diketahui, yang terbesar di antaranya adalah Charon. Charon adalah sekitar setengah ukuran Pluto sendiri, menjadikannya satelit terbesar relatif terhadap planet yang diorbitnya. Pluto dan Charon sering disebut sebagai “planet ganda.” Pluto diberi nama dari nama dewa Romawi yang artinya dunia bawah.

137_pia20732_800w

Tampilan warna yang disempurnakan dari pesawat antariksa New Horizons milik NASA ini memperbesar bagian tenggara dataran es Pluto, di mana di bagian kanan bawah perbatasan berbatu, dataran tinggi gelap yang secara informal bernama Krun Macula.

Ukuran dan Jarak
Dengan radius 715 mil (1.151 kilometer), Pluto sekitar 1/6 lebar Bumi. Jika Bumi seukuran bola kasti, maka Pluto akan sebesar kelereng. Dari jarak rata-rata 3,7 miliar mil (5,9 miliar kilometer), Pluto berjarak 39 unit astronomi dari matahari. Satu unit astronomi (disingkat AU), adalah jarak dari matahari ke Bumi. Dari jarak ini, dibutuhkan sinar matahari 5,5 jam untuk menempuh perjalanan dari matahari ke Pluto. Jika Anda berdiri di permukaan Pluto pada siang hari, matahari akan menjadi 1/900 lebih redup dari di Bumi, atau sekitar 300 kali lebih terang dari bulan purnama kita. Situasi ketika matahari terbenam di Bumi merupakan saat siang di Pluto.

Orbit dan Rotasi
Orbit Pluto di sekitar matahari tidak biasa dibandingkan dengan planet-planet lainnya. Orbitnya berbentuk bulat panjang dan miring. Orbit berbentuk oval membutuhkan waktu 248 tahun untuk sekali mengelilingi Matahari. Dari tahun 1979 hingga 1999, Pluto berada di dekat perihelion, ketika ia paling dekat dengan matahari. Selama waktu ini, Pluto sebenarnya lebih dekat ke matahari daripada Neptunus.

Suatu hari di Pluto membutuhkan sekitar 153 jam. Sumbu rotasinya memiliki kemiringan 57 derajat terhadap bidang orbitnya. Pluto juga menunjukkan rotasi retrograde; di mana benada itu berputar dari timur ke barat seperti Venus dan Uranus.

Struktur
Pluto adalah sekitar dua pertiga diameter bulan Bumi dan mungkin memiliki inti berbatu yang dikelilingi oleh mantel es air. Es yang menarik seperti lapisan metana dan nitrogen melapisi permukaannya. Karena kepadatannya yang lebih rendah, massa Pluto sekitar seperenam dari bulan Bumi.

Pluto

Struktur lapisan Pluto


Pembentukan
Planet kerdil Pluto adalah anggota dari sekelompok objek yang mengorbit di zona seperti cakram di luar orbit Neptunus yang disebut Sabuk Kuiper. Wilayah yang jauh ini dihuni oleh ribuan dunia es miniatur, yang terbentuk pada awal sejarah tata surya kita sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu. Benda-benda beku tersebut berupa bebatuan yang disebut objek Sabuk Kuiper, objek transneptunian, atau plutoid.

Permukaan
Permukaan Pluto ditandai oleh gunung, lembah, dataran, dan kawah. Suhu di Pluto bisa sedingin -375 hingga -400 derajat Fahrenheit (-226 hingga -240 derajat Celsius). Pegunungan Pluto bisa setinggi 6.500 hingga 9.800 kaki (2 hingga 3 kilometer) dan merupakan balok-balok besar es air, kadang-kadang dengan lapisan gas beku seperti metana. Lembah-lembahnya yang panjang sepanjang 370 mil (600 kilometer) menambah fitur menarik dari planet kerdil yang jauh ini.

652_pia19948

Permukaan planet Pluto dengan atmosfir tipisnya

Kawah seluas 260 mil (260 kilometer) dengan diameter bervariasi menjadi beberaoa ciri lanskap di Pluto. Bahkan beberapa menunjukkan tanda-tanda erosi dan pengikisan. Ini menunjukkan kekuatan tektonik masih melapisi Pluto. Dataran yang paling menonjol yang diamati pada Pluto tampaknya terbuat dari gas nitrogen beku dan tidak menunjukkan kawah. Dataran ini menunjukkan struktur yang menunjukkan konveksi (gumpalan material yang beredar ke atas dan ke bawah).

Atmosfir

Pluto memiliki atmosfer tipis dan renggang yang mengembang ketika mendekati matahari dan menyusut saat bergerak menjauhi Matahari Komponen pokok planet ini adalah nitrogen molekuler, meskipun molekul metana dan karbon monoksida juga telah terdeteksi.

136_pia21590_800w

Ini adalah bidikan  resolusi tinggi bulan sabit Pluto dari wahana antariksa New Horizons NASA  diambil ketika pesawat ruang angkasa itu berjarak 120.000 mil (200.000 kilometer) jauhnya dari Pluto.

Ketika Pluto dekat dengan matahari, permukaan esnya menyublim (berubah langsung dari padat menjadi gas) dan naik untuk sementara waktu membentuk atmosfer tipis. Gravitasi rendah Pluto (sekitar enam persen dari Bumi) menyebabkan atmosfer menjadi jauh lebih panjang daripada atmosfer planet kita. Pluto menjadi jauh lebih dingin pada bagian setiap tahun ketika ia permukaannya menjauhi matahari. Selama waktu ini, sebagian besar atmosfer planet dapat membeku membentuksalju ke permukaan.


Magnetosfer
Tidak diketahui apakah Pluto memiliki medan magnet, tetapi ukurannya yang kecil dan rotasi yang lambat menunjukkan sedikit atau tidak sama sekali.

Bulan
Pluto memiliki lima bulan yang dikenal: Charon, Nix, Hydra, Kerberos dan Styx. Sistem bulan ini mungkin terbentuk oleh tabrakan antara Pluto dan benda berukuran serupa lainnya di awal sejarah tata surya.

Charon, yang terbesar dari bulan Pluto, adalah sekitar setengah ukuran Pluto itu sendiri, menjadikannya satelit terbesar relatif terhadap planet yang mengorbit di tata surya kita. Itu mengorbit Pluto pada jarak hanya 12.200 mil (19.640 kilometer). Sebagai perbandingan, bulan kita 20 kali lebih jauh dari Bumi. Pluto dan Charon sering disebut sebagai planet ganda.

Orbit Charon di sekitar Pluto membutuhkan 153 jam, waktu yang sama dengan yang dibutuhkan Pluto untuk menyelesaikan satu putaran. Ini berarti Charon tidak naik atau turun, tetapi melayang di tempat yang sama di permukaan Pluto. Sisi yang sama dari Charon selalu menghadap Pluto.

Empat bulan Pluto yang lain jauh lebih kecil, lebarnya kurang dari 100 mil (160 kilometer). Mereka juga berbentuk tidak teratur, tidak bulat seperti Charon. Tidak seperti banyak bulan lain di tata surya, bulan-bulan ini tidak secara terkunci terkunci pada Pluto. Mereka semua berputar dan tidak menjaga wajah yang sama ke arah Pluto.

Potensi untuk Hidup
Permukaan Pluto sangat dingin, jadi sepertinya tidak mungkin ada kehidupan di sana. Pada suhu dingin seperti itu, air yang penting bagi kehidupan seperti yang kita kenal, sangat membeku. Namun, interior Pluto lebih hangat, dan beberapa orang bahkan berpikir ada samudra yang jauh di dalam.

Berikut adalah 10 hal unik dari planet kerdil Pluto

  1. Lebar Pluto sekitar 1.400 mil (2.380 km). Itu sekitar setengah lebar Amerika Serikat, atau 2/3 lebar bulan Bumi.
  2. Pluto mengorbit Matahari sekitar 3,6 miliar mil (5,8 miliar km) jauhnya, sekitar 40 kali jarak Bumi ke Matahari, sangat berdekatan dengan wilayah yang disebut Sabuk Kuiper.
  3. Setahun di Pluto adalah 248 tahun Bumi. Satu hari di Pluto berlangsung selama 153 jam, atau sekitar 6 hari Bumi.
  4. Pluto secara resmi diklasifikasikan sebagai planet kerdil.
  5. Pluto memiliki atmosfer nitrogen, metana, dan karbon monoksida yang tipis, sehingga atmosfirnya berwarna kebiruan dengan variasi lapisan kabut yang berbeda.
  6. Pluto memiliki 5 bulan. Bulan yang  terbesar bernama Charon, ukarannya sangat besar sekitar setengah dari ukuran Pluto. Pluto dan Charon saling mengorbit seperti planet ganda.
  7. Pluto tidak memiliki sistem cincin.
  8. Satu-satunya pesawat ruang angkasa yang mengunjungi Pluto adalah New Horizons milik NASA, yang mengunjunginya pada Juli 2015.
  9. Permukaan Pluto terlalu dingin, sekitar -378 hingga -396 derajat F (-228 hingga -238 C), melihat kondisi itu sangat sulit untuk menopang kehidupan seperti yang kita di Bumi.
  10. Nama Pluto disarankan oleh Venetia Burney pada tahun 1930, yang baru berusia 11 tahun saat itu.

 

Ceres

CeresPlanet kerdil lainnya diberinama Ceres. Nama Ceres diambil dari mitologi Yunani yang berarti dewi jagung.  Ceres juga kemudian disinonimkan dengan dari jagung dan kegiatan panen. Saat ini kata sereal juga berasal dari nama yang sama. Ceres merupakan objek terbesar di sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter dan satu-satunya planet kerdil yang terletak di tata surya bagian dalam. Ceres adalah anggota pertama sabuk asteroid yang ditemukan ketika Giuseppe Piazzi melihatnya pada tahun 1801. Ketika Fajar tiba pada tahun 2015, Ceres menjadi planet kerdil pertama yang menerima kunjungan dari pesawat ruang angkasa.

Disebut sebagai asteroid selama bertahun-tahun, Ceres jauh lebih besar dan sangat berbeda dari tetangganya yang berbatu sehingga para ilmuwan mengklasifikasikannya sebagai planet kerdil pada tahun 2006. Walaupun Ceres terdiri dari 25 persen total massa sabuk asteroid, Pluto kecil masih 14 kali lebih besar darinya.

Ukuran dan Jarak
Dengan radius 296 mil (476 kilometer), Ceres adalah 1/13 jari-jari Bumi. Jika Bumi seukuran keleremg, Ceres akan sebesar biji beras. Dari jarak rata-rata 257 juta mil (413 juta kilometer), Ceres berjarak 2,8 unit astronomi dari matahari. Satu unit astronomi (disingkat AU), adalah jarak dari matahari ke Bumi. Dari jarak ini, dibutuhkan sinar matahari 22 menit untuk melakukan perjalanan dari matahari ke Ceres.

Orbit dan Rotasi
Ceres mengelilingi matahari membutuhkan waktu 1.682 hari Bumi, atau 4,6 tahun Bumi. Saat Ceres mengorbit matahari, ia menyelesaikan satu putaran setiap 9 jam, menjadikan panjang hari itu salah satu yang terpendek di tata surya. Sumbu rotasi Ceres  memiliki kemiringan hanya 4 derajat terhadap bidang orbitnya. Itu artinya ia berputar hampir sempurna dan tidak mengalami musim seperti planet lain yang lebih miring.

Pembentukan
Ceres terbentuk bersama dengan sisa tata surya sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu ketika gravitasi menarik gas dan debu yang berputar-putar menjadi planet kecil. Para ilmuwan menggambarkan Ceres sebagai “planet embrionik,” yang artinya planet ini mulai terbentuk tetapi belum selesai. Gravitasi Yupiter yang kuat di dekatnya mencegah planet tersebut terbentuk secara utuh. Sekitar 4 miliar tahun yang lalu, Ceres menetap di lokasi saat ini di antara sisa-sisa formasi planet di sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter.

Struktur
Ceres lebih mirip dengan planet terestrial (Merkurius, Venus, Bumi dan Mars) daripada tetangga asteroidnya, tetapi jauh lebih padat. Salah satu kesamaan adalah interior berlapis, tetapi lapisan Ceres tidak didefinisikan dengan jelas. Ceres mungkin memiliki inti padat dan mantel yang terbuat dari air es. Padahal, Ceres bisa terdiri dari air sebanyak 25 persen. Jika itu benar, Ceres memiliki lebih banyak air daripada Bumi. Kerak Ceres berbatu dan berdebu dengan endapan garam yang besar. Garam pada Ceres tidak seperti garam meja (natrium klorida), tetapi terbuat dari mineral yang berbeda seperti magnesium sulfat.

145_pia21913_800w

Tampilan ini menunjukkan Occator Crater, berukuran 57 mil (92 kilometer) dan kedalaman 2,5 mil (4 kilometer), yang berisi area paling terang di Ceres. Kredit gambar: NASA / JPL-Caltech / UCLA / MPS / DLR / IDA

Permukaan
Permukaan Ceres terdiri dari kawah kecil  yang tak terhitung jumlahnya, tetapi tidak ada yang memiliki diameter lebih dari 280 mil (280 kilometer). Permukaan Ceres tidak memiliki kawah yang besar, hal ini mengejutkan, mengingat bahwa planet kerdil itu pasti dihantam oleh banyak asteroid besar selama 4,5 miliar tahun. Kawah kecil-kecil tersebut terbentuk mungkin karena lapisan es tepat berada di bawah permukaannya. Fitur permukaan tampak rata karena dari waktu ke waktu  es atau bahan berkepadatan rendah lainnya, seperti garam, tepat di bawah permukaannya menyebabkan aktivitas hidrotermal di masa lalu, sehingga menghapus beberapa kawah besar. Kemungkinan lainnya adalah aktivitas gunung berapi, atau aliran es dapat juga menjadi penyebabnya. Di dalam beberapa kawah Ceres, ada daerah yang selalu tertutup bayangan. Ada kemungkinan bahwa tanpa sinar matahari langsung, “perangkap dingin” ini dapat memiliki air yang membeku di dalamnya untuk jangka waktu yang lama.

149_pia21471_800w

Pesawat ruang angkasa NASA Dawn telah mengungkapkan banyak tanah longsor di Ceres, yang menurut para peneliti telah dibentuk oleh sejumlah besar es air. Kredit gambar: NASA / JPL-Caltech / UCLA / MPS / DLR / IDA

Atmosfer
Ceres memiliki atmosfer yang sangat tipis, dan ada bukti mengandung uap air. Uap bisa dihasilkan oleh gunung berapi es atau oleh es di dekat permukaannya yang mengalami sublimasi (perubahan dari padat menjadi gas).

Potensi untuk Hidup
Ceres adalah salah satu dari sedikit tempat di tata surya kita di mana para ilmuwan ingin mencari kemungkinan tanda-tanda kehidupan. Ceres memiliki sesuatu yang tidak dimiliki planet lain yaitu air. Bumi ini memiliki air sangat penting bagi kehidupan, jadi ada kemungkinan bahwa dengan bahan ini dengan beberapa kondisi lain yang terpenuhi, kehidupan mungkin ada di sana. Makhluk hidup di Ceres, jika mereka ada di sana, kemungkinan akan menjadi mikroba yang sangat kecil mirip dengan bakteri. Walaupun Ceres tidak memiliki makhluk hidup hari ini, mungkin ada tanda-tanda, bahwa hal itu pernah ada di masa lalu.

Bulan Cincin dan Kemagnetan
Berdasarkan pengamatan Ceres tidak memiliki bulan, tidak emmiliki cincin dan para ilmuwan berpendapat Ceres tidak memiliki magnet seperti planet lainnya.

Berikut adalah 10 hal tentang Ceres

  1. Jari-jari Ceres hanya berjarak 296 mil (476 km). Jika Bumi seukuran kelereng, Ceres akan sebesar biji beras.

  2. Ceres membutuhkan 1.682 hari Bumi, atau 4,6 tahun Bumi, untuk melakukan satu perjalanan mengelilingi matahari.

  3. Ceres menyelesaikan satu rotasi di sekitar sumbunya setiap 9 jam.

  4. Ceres jauh lebih besar dan sangat berbeda asteroidi tetangganya  sehingga para ilmuwan mengklasifikasikannya sebagai planet kerdil pada 2006.

  5. Tidak ada bukti atmosfer di Ceres, hanya uap air sporadis — mungkin dari es yang terlontar akibat benturan kecil.

  6. Ceres tidak memiliki bulan.

  7. Ceres tidak memiliki cincin apa pun.

  8. Planet kecil pertama yang pernah dikunjungi pesawat ruang angkasa. Dawn mengunjunginya pada tahun 2015 untuk mempelajari permukaan, komposisi, dan sejarahnya Ceres.

  9. Para ilmuwan ingin mencari kemungkinan tanda-tanda kehidupan di Ceres, karena ada sesuatu yang dimilikinya yaitu air.

  10. Ceres dinamai dewi Romawi untuk tanaman biji jagung dan panen. Kata sereal berasal dari nama yang sama.

This entry was posted in Artikel, Pembelajaran, Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *